Salah satu kunci sukses mengapa Jerman selalu sukses tampil konsisten adalah mereka sukses memproduksi pemain-pemain terbaik Eropa setiap tahun. Namun diantara para pemain-pemain terbaik yang pernah mengenakan seragam Timnas Jerman, ada satu sosok yang patut disebut sebagai gelandang terbaik Jerman sepanjang masa, dia adalah Lothar Matthaus.
Lotthar Mathaus lahir di sebuah kota kecil Erlangen, Bavaria pada tahun 1961. Pada masa mudanya, ia memperkuat tim lokal FC Herzogenaurach selama kurang lebih delapan tahun sebelum bakatnya berhasil diendus oleh para pencari bakat Borussia Monchengladbach pada tahun 1979. Di musim debutnya bersama Monchengladbach, ia langsung tampil sebagai salah satu pilihan utama pelatih Monchengladbach saat itu, Jupp Heynckes. Ia tampil di 28 pertandingan Bundesliga dan mencetak 4 gol di usianya yang masih 19 tahun. Alhasil ia di bawa pelatih Timnas Jerman saat itu, Jupp Derwall untuk masuk kedalam skuad TImnas Jerman di Euro 1980.
Matthaus mendapat debutnya pada pertandingan pertama Euro 1980 saat Jerman berhadapan dengan . Ia masuk dari bangku cadangan menggantikan sang kapten, Bernhard Dietz pada menit ke 73. Pertandingan itu merupakan satu-stunya pertandingan yang dilakoni Matthaus sepanjang Euro 1980, di mana negaranya sukses keluar sebagai juara setelah mengalahkan Belgia pada partai final.
Dari pertandingan debut tersebut, Matthaus tumbuh sebagai salah satu pemain terbaik Jerman sepanjang masa. Ia menjadi bagian dari timnas Jerman saat menjadi Runner Up Piala Dunia 1982 dan 1986 sebelum ia menjadi Kapten Jerman saat mereka menjadi Juara dunia pada tahun 1990. Sampai saat ini ia adalah pemegang caps terbanyak untuk Timnas Jerman dengan total 150 caps dan membuat 23 gol. Hingga saat ini ia adalah satu-satunya pemain Jerman yang pernah memenangkan FIFA World Player of The Year (Sekarang FIFA Ballon D'Or) dan sejumlah prestasi apik lainnya.[initial]
Baca Juga:
- Euro 1988: Awal Kontroversial Eric Cantona di Timnas Prancis
- Euro 1996: Arena Pembuktian Davor Suker
- Hans van Breukelen, Pahlawan Belanda yang terlupakan di Euro 1988
- Inilah Pencetak Gol Termuda Sepanjang Masa di Partai Final Euro
- Inilah Frank Arnesen, Gelandang Serang Denmark Yang Paling Disegani di Era 80'an
- Euro 1984: Debut Spektakuler Bek Kanan Terbaik Portugal Sepanjang Masa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dikaitkan Real Madrid, Ini Kata Loew
Liga Spanyol 20 April 2016, 15:01
-
Euro 1980: Debut Gelandang Terbaik Jerman Sepanjang Masa
Piala Eropa 20 April 2016, 12:57
-
Loew Harap Schweinsteiger Fit untuk Euro 2016
Liga Inggris 20 April 2016, 07:10
-
Can Nyaman Bermain Sebagai Gelandang Bertahan
Piala Dunia 19 April 2016, 22:07
-
Van Gaal: Musim Schweinsteiger Sudah Berakhir
Liga Inggris 16 April 2016, 09:50
LATEST UPDATE
-
Gol Dianulir, Penalti Dibatalkan, Napoli Murka: Ini Memalukan!
Liga Italia 23 Februari 2026, 08:27
-
Drama Mac Allister di Menit 90+7: Liverpool Pecahkan Rekor Gol Larut Premier League
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:15
-
Inspirasi Kemenangan Arsenal itu Bernama Victor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 08:01
-
Nasib Sial AC Milan di San Siro
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:12
-
Runtuhnya Rekor Unbeaten AC Milan di Tangan Parma
Liga Italia 23 Februari 2026, 06:09
-
Rapor Pemain Barcelona vs Levante: Cancelo Gemilang, De Jong Memukau
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:31
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09























KOMENTAR