
Pertandingan ini berlangsung dengan tempo sedang. Meski demikian kedua tim ini tak sungkan untuk saling jual beli serangan. Akan tetapi, Prancis tampil sedikit lebih dominan dalam menyerang.
Les Blues pun tak butuh waktu lama untuk bisa mencetak gol. Di menit ke-6 mereka berhasil unggul lebih dahulu melalui tendangan bebas apik Antoine Griezmann. Dengan kaki kirinya, ia menendang bola dari jarak sekitar 17 meter menuju sudut kanan atas gawang Cillesen.
Belanda mencoba untuk bangkit namun Prancis terlanjur di atas angin kali ini. Alhasil pasukan Didier Deschamp itu pun kembali bisa mencetak gol di menit ke-13. Kali ini giliran Olivier Giroud yang mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan bola liar hasil sepak pojok. Skor jadi 0-2.
Di menit ke-14, pertandingan dihentikan sejenak. Seisi stadion memberikan tepuk tangan sebagai tribut untuk legenda mereka yang baru saja meninggal dunia, Johan Cruyff.
Skor 0-2 ini sendiri akhirnya terus bertahan hingga pertandingan babak pertama berakhir.
Di babak kedua, perubahan taktik yang dilakukan oleh pelatih Danny Blind membuahkan hasil positif. Skuat Oranje mampu tampil lebih baik ketimbang sebelumnya.
Hasilnya langsung terlihat dua menit usai laga dimulai. Luuk De Jong langsung bisa membobol gawang sang tamu setelah berhasil memanfaatkan umpan tendangan bebas Depay. Namun gol itu cukup kontroversial karena bola terlihat mengenai tangan kanannya sebelum masuk gawang.
Prancis kembali menguasai bola dengan cukup dominan. Akan tetapi hal itu tak mengalangi skuat Oranje untuk melancarkan serangan mematikan pada menit ke-86. Melalui skema set piece sepak pojok yang apik, Ibrahim Afellay mampu menendang bola dengan keras ke pojok kanan gawang Prancis. Skor menjadi 2-2 sekarang.
Akan tetapi kegembiraan publik Oranje hanya berlangsung sesaat. Sebab dua menit berselang gawang mereka kembali jebol berkat gol Blaise Matuidi yang bekerja sama dengan apik dengan Martial.
Pertandingan ini pun akhirnya berakhir dengan skor 2-3 untuk kemenangan sang tamu. Niatan Belanda untuk memberikan hasil positif bagi mendiang Johan Cruyff gagal terlaksana.
Susunan Pemain:
Belanda (5-3-2): Cillessen; Veltman, Bruma, Van Dijk (Afellay 46'), Blind, Willems (Aanholt 78'); Clasie (Depay 46'), Sneijder (Bazoer 37'), Klaassen (Wijnaldum 76'); L. De Jong (Janssen 81'), Promes.
Prancis (4-3-3): Mandanda; Jallet, Varane, Koscielny, Evra (Digne 46'); Pogba, Diarra (Kante 46'), Matuidi; Griezmann (Martial 46'), Giroud (Gignac 73'), Payet. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Belanda vs Prancis: Skor 2-3
Piala Eropa 26 Maret 2016, 04:56
-
Atletico Optimalkan Kekuatan Dengan 4-3-3
Liga Champions 15 Maret 2016, 08:41
-
Bedah Kekuatan 16 Besar: PSV Eindhoven
Liga Champions 10 Februari 2016, 12:37
-
Gol Terbaik Matchday 4 Fase Grup Liga Champions 2015/16
Editorial 5 November 2015, 13:15
-
De Jong: PSV Ingin Kalahkan Memphis dan United
Liga Champions 15 September 2015, 15:32
LATEST UPDATE
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
-
Kesempatan Emas Arsenal Perlebar Jarak Setelah Man City dan Villa Terpeleset
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:49
-
Ini Alasan Liam Rosenior Tak Pimpin Chelsea Saat Lawan Fulham
Liga Inggris 8 Januari 2026, 11:29
-
Tiga Pemain Muda Persija Siap Asah Jam Terbang di Klub Baru
Bola Indonesia 8 Januari 2026, 11:09
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR