Pertandingan berjalan ketat dan kekuatan kedua tim nampak seimbang. Namun Prancis bisa menang lewat dua gol yang tercipta pada akhir masing-masing babak.
Prancis dan Jerman dikenal sebagai tim dengan potensi terbesar saat ini. Barisan pemain muda berkualitas istimewa dari kedua negara ini terus bermunculan dalam beberapa tahun terakhir.
Laga berjalan dengan cukup berimbang sejak awal. Prancis yang mendapat dukungan penuh dari publik sendiri nampak lebih agresif dalam berupaya membongkar pertahanan Jerman. Tapi tim tamu juga memiliki kemampuan yang luar biasa untuk menghadapi tekanan.
Silih berganti kedua tim berupaya melancarkan gempuran ke pertahanan lawan. Terlihat pertarungan taktis antara dua pelatih dalam laga ini mengingat kekuatan skuat mereka yang berimbang.
Jerman harus kehilangan Jonas Hector pada menit ke-34 karena cedera. Posisinya kemudian digantikan oleh Emre Can.
Meski terus beradu serangan, gol pertama baru tercipta pada ujung babak pertama. Anthony Martial berlari membawa bola dari sisi kiri. Ia kemudian melepas umpan tarik yang diselesaikan dengan mudah oleh Olivier Giroud. Prancis pun unggul 1-0 pada saat jeda.
Pada babak kedua, pertandingan kembali berjalan ketat. Kedua tim silih berganti melakukan serangan namun usaha mereka sulit menembus pertahanan lawan masing-masing.
Joachim Loew dan Didier Deschamps sama-sama melakukan banyak pergantian pemain. Loew bahkan menunjukkan niatan menyerang total ketika menarik keluar Matthias Ginter untuk digantikan oleh Kevin Volland pada menit ke-79.
Namun Prancis kembali mengkesploitasi kurangnya konsentrasi Jerman pada akhir babak kedua. Blaise Matuidi menyisir sayap kiri dan kemudian melepas umpan silang yang disambut heading maut Andre-Pierre Gignac.
Hingga laga usai, keunggulan 2-0 Prancis tetap bertahan. Namun kemenangan Prancis ini dinodai adanya insiden penembakan dan ledakan di dekat stadion yang menewaskan setidaknya 18 orang.
Susunan Pemain Prancis: Lloris; Sagna, Varane, Koscielny, Evra; Diarra (Schneiderlin, 80'), Matuidi (Cabaye, 86'), Pogba; Griezmann (Ben Arfa, 80'), Giroud (Gignac, 68'), Martial (Coman, 69').
Susunan Pemain Jerman: Neuer; Ginter (Volland, 79'), Boateng (Mustafi, 46'), Hummels, Hector (Can, 34'); Khedira (Gundogan, 61'), Rudiger, Schweinsteiger; Draxler (Sane, 61'), Gomez, Muller. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bali United Sikat Persipura via Adu Penalti
Bola Indonesia 14 November 2015, 22:14
-
Drama Adu Penalti, PSM Jinakkan Mitra Kukar
Bola Indonesia 14 November 2015, 17:37
-
Diwarnai Kartu Merah, Super Clasico Berakhir Imbang
Piala Dunia 14 November 2015, 09:00
-
Hasil Pertandingan Belgia vs Italia: Skor 3-1
Piala Eropa 14 November 2015, 05:15
-
Hasil Pertandingan Prancis vs Jerman: Skor 2-0
Piala Eropa 14 November 2015, 05:09
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
-
Charles De Ketelaere Menikmati Momen Terbaik dalam Kariernya
Piala Dunia 7 Juli 2026, 22:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir
Piala Dunia 7 Juli 2026, 21:31
-
Swiss vs Kolombia: 1 Tiket, 2 Ambisi Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 20:09
-
3 Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Tersingkir Bersamaan di Babak 16 Besar
Piala Dunia 7 Juli 2026, 19:43
-
Nazriel Alfaro Bidik Kesempatan Emas di Piala Presiden 2026
Bola Indonesia 7 Juli 2026, 19:40
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR