Idealnya pada turnamen seakbar Euro ini, pelatih masing-masing Tim Nasional akan membawa pemain-pemain terbaik yang ada di negaranya. Biasanya pemain-pemain yang di bawa adalah para pemain-pemain 'matang' yang berada di akhir usia 20'an yang tengah memasuki periode emas pesepakbola dan juga beberapa pemain muda yang menyandang gelar sebagai wonderkid. Selain kedua tipe pemain ini, para pelatih juga biasanya membawa beberapa pemain 'tua' untuk menjaga keseimbangan tim dengan pengalaman bertanding mereka.
Para pemain 'tua' ini memang biasanya tidak dimainkan secara penuh dalam turnamen, namun bukan berarti mereka tidak bisa menjadi pembeda dalam sebuah pertandingan. Hal inilah yang terlihat pada sosok Ivica Vastic di Timnas Austria pada ajang Euro 2008. Vastic sendiri bukanlah nama yang tersohor di dunia sepakbola, karena sepanjang karirnya, ia hanya memperkuat beberapa klub lokal Swiss dan sempat membela tim asal Jepang, Nagoya Grampus Eight.
Ia sudah langganan tampil di Timnas Austria semenjak ia mendapatkan debut di Das Team pada tahun 1996. Pada ajang Euro 2008 digelar di Austria dan Swiss, Vastic secara mengejutkan dipanggil oleh Pelatih Timnas Austria saat itu, Josef Hickersberger. Pemanggilan ini tergolong mengejutkan karena sudah 2,5 tahun lamanya ia tidak memperkuat Timnas Austria.
Tergabung dalam Grup B bersama Polandia, Kroasia dan Jerman, Austria hanya mampu finish di peringkat tiga Grup B dengan meraih satu hasil seri dan dua kekalahan. Di turnamen Euro 2008, Austria hanya mampu mencetak satu gol saja melalui tendangan penalti Vastic di menit-menit akhir pertandingan kontra Polandia.
Selain menyelamatkan Austria dari kekalahan, Vastic juga resmi menjadi pencetak gol tertua di sejarah penyelenggaraan Euro. Vastic berusia 38 tahun dan 257 hari saat mencetak gol tersebut, sehingga ia dinobatkan sebagai pemain tertua yang pernah mencetak gol di empat tahunan tersebut. Rekor Vastic ini masih bertahan hingga hari ini.[initial]
Baca Juga:
- Euro 1988: Momen Pembuktian Gianluca Vialli
- Fernando Chalana, Winger Terbaik Portugal Sebelum Era Cristiano Ronaldo
- Inilah Pemain Yang Paling Banyak Mengoleksi Medali Euro Sepanjang Masa
- Inilah Lajos Ku, Pencetak Gol Terakhir Hungaria di Ajang Euro
- Flashback Euro 1984: Platini Bawa Prancis Juarai Euro Di Rumah Mereka Sendiri
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inilah Pencetak Gol Tertua Euro Sepanjang Masa
Piala Eropa 25 April 2016, 11:45
-
Jadi Pahlawan Brasil, Neymar Beri Selamat Firmino
Piala Dunia 19 November 2014, 20:08
-
Cetak Gol Perdana di Brasil, Firmino Girang
Piala Dunia 19 November 2014, 19:51
-
Neymar: Ini Alasan Saya Beri Ban Kapten pada Silva
Piala Dunia 19 November 2014, 12:38
-
Diminta Tanda Tangan, Neymar Buang Pulpen Fans
Open Play 19 November 2014, 12:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40





















KOMENTAR