Mendapat debutnya di tim senior Gli Azurri pada tahun 1995, Vialli muda pada saat itu masih berstatus sebagai pemain pelapis. Hal ini dikarenanakpada saat itu skuat Gli Azurri diperkuat oleh sejumlah nama-nama penyerang tenar seperti Alessandro Altobelli, Giuseppe Galderisi, Paolo Rossi dan Aldo Serena sehingga Vialli muda harus puas menjadi pelapis saja di ajang Piala Dunia 1986 di Mexico.
Seiring berjalannya waktu, Viali semakin berkembang menjadi salah satu striker yang konsisten di Serie A sehingga pelatih Azeglio Vicini tidak ragu untuk memasukkannya kedalam skuat Euro 1988. Pada ajang empat tahunan ini, Pelatih Vicini melakukan perombakan di skuat Gli Azurri di mana ia banyak memainkan pemain muda, seperti contoh di lini serang ia memasukkan Roberto Mancini, Ruggiero Rizzitelli dan Vialli sebagai tumpuan utama lini serang mereka, menggantikan Paolo Rossi dan Aldo Serena yang sudah memasuki masa tua.
Diberi kepercayaan besar oleh Pelatih Vicini, Viali langsung tampil menawan pada babak kualifikasi saat ia mencetak dua gol ke gawang . Oleh karenanya Vialli digadang-gadang menjadi The Next Italia Golden Boy berkat penampilan sensasionalnya tersebut. Di putaran final Euro 1988 di Jerman, ia sukses membawa Italia lolos ke babak semifinal setelah Italia menjadi runner up grup A di bawah Jerman Barat. Pada babak grup ini, Vialli berhasil mencetak gol kemenangan atas Spanyol sehingga mereka mengamankan tempat di babak semi final.
Di babak semifinal, Italia bertemu dengan salah satu tim kuat pada saat itu, Uni Soviet. Namun sayang pada partai semifinal ini, Viali seakan kehilangan magisnya yang ditunjukkan bagaimana ia gagal mengeksekusi peluang-peluang matang sehingga Italia harus puas ditekuk Uni Soviet dengan skor 2-0.
Meski hanya mencetak 1 gol, Viali dinilai menunjukan permainan yang spektakuler. Oleh Karenanya ia masuk kedalam novinasi EURO 1988 Team of The Tournament bersama penyerang top Belanda yaitu Ruud Gullit dan Marco van Basten.[initial]
(bola/dub)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Euro 1988: Momen Pembuktian Gianluca Vialli
Piala Eropa 25 April 2016, 10:41
-
Di Livio Sayangkan Cederanya Marchisio
Liga Italia 21 April 2016, 01:27
-
Dukungan Balotelli Pada Marchisio dan Harapan ke Euro 2016
Liga Italia 18 April 2016, 13:30
-
Cedera Renggut Mimpi Tampil di Euro, Marchisio Tetap Kuat
Liga Italia 18 April 2016, 08:10
-
Ditinggal Marchisio, Bonucci Siap Jadi Gelandang
Liga Italia 18 April 2016, 01:50
LATEST UPDATE
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR