
Bola.net - Italia baru saja membuktikan kebenaran anggapan lama. Bermain menyerang penting untuk memenangi pertandingan, tapi pertahanan adalah modal juara yang paling penting.
Senin (12/7/2021), Italia menjuarai Euro 2020 dengan membuktikan itu. Mereka menundukkan Inggris di final lewat adu penalti dengan skor 3-2.
Italia kebobolan terlebih dahulu, tapi setelah itu mereka menekan Inggris sepanjang laga. Bahkan Italia mendominasi hingga 65% penguasaan bola dan melepas 19 percobaan tembakan.
Namun, jika sudut pandangnya diperluas, cerita Italia jadi juara Euro kali ini tidak terlepas dari peran pemain belakang mereka yang tampil luar biasa.
Chiellini, Bonucci, Donnaruma!
Salah satu foto terbaik final Euro 2020 kemarin adalah ketika Chiellini terlihat menarik jersey Bukayo Saka untuk menjatuhkannya. Foto ini viral di media sosial, Chiellini tahu betul dia membuat pelanggaran dan memang sengaja melakukan itu.
Sekilas Chiellini tampak curang, tapi foto ini juga membuktikan betapa tangguhnya pertahanan Italia. Sepanjang 120 menit, Chiellini tidak membiarkan Harry Kane mengendus gawang Italia.
Kane mengakhri pertandingan tanpa satu sentuhan pun di kotak penalti Italia dan tidak pernah melepas tembakan ke gawang Donnarumma.
Bicara Donnarumma, performanya juga luar biasa. Dia dua kali jadi pahlawan di babak adu penalti, usia 22 tahun seolah-olah hanya angka, ketangguhan mentalnya luar biasa.
Wajah lama Italia

Di awal turnamen Italia dipuji-puji karena permainan ofensif yang mereka suguhkan. Mancini telah mengubah gaya main Italia jadi lebih modern, lebih ofensif.
Namun, di balik topeng ofensif tersebut, masih ada wajah lama Italia sebagai tim dengan pertahanan tangguh. Faktanya, justru wajah lama Italia inilah yang membuat mereka jadi juara.
Leonardo Spinazzola mungkin layak jadi pemain terbaik sebelum dihantam cedera fatal, duet Bonucci-Chiellini tidak perlu diragukan lagi.
Lalu, keberhasilan Donnarumma jadi Player of the Tournament membuktikan bahwa pertahanan Italia adalah kunci jadi juara.
Serang dan solid!
Singkatnya, Italia yang sekarang adalah tim yang komplet berkat sentuhan Roberto Mancini.
Mereka membuat fans terpukau dengan kualitas serangan yang meningkat, lalu kembali menunjukkan ketangguhan pertahanan ketika dibutuhkan.
Kombinasi dua kekuatan ini juga berhasil diracik Mancini dengan sempurna. Italia tahu kapan harus menyerang dan kapan harus bertahan untuk menang.
Sumber: Football Italia
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
- Italia Juara Euro 2020, Setiap Pemain Dapat Bonus Rp4,3 Miliar!
- Italia Memang Layak Juara Euro 2020, Statistik Final Lawan Inggris Beri Bukti
- Pesan Berkelas Chiellini untuk Fans Italia Usai Azzurri Usai Juara Euro 2020
- Dikalahkan Italia di Final Euro 2020, Inggris Kena Troll Legenda Azzurri
- Juara Euro 2020, tak Ada Parade untuk Timnas Italia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Komentar Antri Mainstream Owen Soal Penalti Bukayo Saka
Piala Eropa 13 Juli 2021, 23:39
-
Kolom Bolanet: Euro 2020, Prediksi Tepat yang Ketiga
Piala Eropa 13 Juli 2021, 16:23
-
Italia, Unbeaten 34 Pertandingan, Lanjutkan?
Piala Eropa 13 Juli 2021, 15:59
LATEST UPDATE
-
Sebut Wasit Mafia, Fabio Capello Buru-buru Beri Klarifikasi Penting
Liga Italia 6 Januari 2026, 14:13
-
Persik vs Persib Bandung: Dewangga Kecewa Maung Bandung Tertahan di Kediri
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 13:42
-
Soal Manajer Baru, Gary Neville Minta MU Tidak Coba-coba Lagi
Liga Inggris 6 Januari 2026, 13:27
-
Segera Tayang, Jadwal Live Streaming Proliga 2026 Eksklusif di Vidio
Voli 6 Januari 2026, 12:38
-
Di Balik Tudingan Amorim Sengaja Cari Gara-gara Agar Dipecat Manajemen MU
Liga Inggris 6 Januari 2026, 12:25
-
Fabio Capello: Jangan Coret Juventus dan AS Roma dari Perebutan Scudetto!
Liga Italia 6 Januari 2026, 11:53
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
























KOMENTAR