
Bola.net - Spanyol berhasil mewujudkan comeback di menit terakhir pertandingan untuk menahan imbang Jerman 1-1 pada duel perdana UEFA Nations League (UNL) Liga A Grup 4 yang digelar di Mercedes-Benz Arena, Stuttgart, Jumat (4/9/2020) dini hari WIB.
Saat itu Jerman membuka keunggulan terlebih dahulu melalui Timo Werner di menit ke-51. Mereka nyaris menang, sampai akhirnya Jose Gaya menyamakan kedudukan di menit ke-90+5.
Gol Gaya inilah yang menuai kontroversi. Dia terlihat jelas ada pada posisi offside, bahkan semua pemain Jerman serempak protes. Namun, gol itu tetap disahkan wasit karena masih sesuai peraturan.
Apa maksudnya? Mengapa gol itu disahkan? Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Masih ada satu pemain Jerman
Proses gol Gaya ini bermula dari pergerakan Ferran Torres di sayap kanan. Dia berlari lalu melepas umpan silang, yang kemudian disundul Rodrigo, jatuh ke kaki Gaya, dan langsung jadi gol.
Pemain Jerman pun protes, meminta gol itu dianulir. Namun, sebagian besar pemain Jerman dan fans lalai memperhatikan posisi Robin Gosens yang ada di luar lapangan.
عينكم على اللاعب الألماني اللي طايح خلف المرمى وأظن هو السبب بكشف التسلل واحتساب هدف غايا بالوقت القاتل لتتعادل إسبانيا مع ألمانيا 👀 pic.twitter.com/Qp6IWxd0gq
— في حضرة الريال🏆 (@AlrealExpert) September 3, 2020
Gosens awalnya berusaha mencegah operan Ferran Torres, tapi dia menjatuhkan diri dan terlambat bangkit untuk membuat jebakan offside.
Menurut Article 11 (offside) of the Football Law, pemain yang keluar dari garis lapangan untuk alasan apa pun dianggap berada tepat di garis lapangan, yang berarti menghapus situasi offside.
Gol tetap sah
Peraturan ini sebenarnya sudah dibuat bertahun-tahun lalu untuk menghindari kecurangan bek yang terkadang sengaja keluar lapangan jika terlambat membuat jebakan offside.
Jika diperhatikan lagi, pada momen Gaya menendang bola, dia berada lebih jauh dari garis gawang daripada kiper lawan dan bek lawan yang keluar lapangan tadi, karena itulah gol ini tidak melanggar peraturan apa pun.
Pertandingan ini pun penting bagi kedua tim, terlebih untuk Spanyol. Sang kapten, Sergio Ramos, menegaskan bahwa keberhasilan menyamakan kedudukan di menit akhir sudah cukup membuktikan kekuatan mental pasukan matador.
Susunan Pemain
Jerman: Kevin Trapp; Emre Can, Niklas Sule, Antonio Rudiger; Thilo Kehrer, Toni Kroos, Ilkay Gundogan (Suat Serdar 74'), Robin Gosens; Julian Draxler , Leroy Sane (Matthias Ginter 62'), Timo Werner (Robin Koch 90').
Spanyol: David de Gea; Daniel Carvajal, Sergio Ramos, Pablo Torres, Jose Gaya; Fabian Ruiz (Oscar Rodriguez 80'), Sergio Busquets (Mikel Merino 57'), Thiago Alcantara; Jesus Navas (Ansu Fati 46'), Rodrigo Moreno, Ferran Torres.
Baca ini juga ya!
- Prediksi Italia vs Bosnia Herzegovina 5 September 2020
- Harapan Luis Enrique untuk David de Gea: Media Menulis 'Betapa Hebatnya Kiper Kami!'
- 7 Penyelamatan Super David de Gea di Laga Jerman vs Spanyol
- Ansu Fati Catat Rekor Debutan Termuda Timnas Spanyol Sejak 84 Tahun Silam
- Hasil Pertandingan Jerman vs Spanyol: Skor 1-1
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jose Gaya Tampak Offside, Kenapa Gol Spanyol Tetap Sah?
Piala Eropa 4 September 2020, 11:20
-
Harapan Luis Enrique untuk David de Gea: Media Menulis 'Betapa Hebatnya Kiper Kami!'
Piala Eropa 4 September 2020, 07:35
-
7 Penyelamatan Super David de Gea di Laga Jerman vs Spanyol
Piala Eropa 4 September 2020, 07:11
-
Ansu Fati Catat Rekor Debutan Termuda Timnas Spanyol Sejak 84 Tahun Silam
Piala Eropa 4 September 2020, 06:52
-
Hasil Pertandingan Jerman vs Spanyol: Skor 1-1
Piala Eropa 4 September 2020, 03:43
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR