
Bola.net - - Timnas Italia tampil dengan formasi 4-3-3 pada laga Kualifikasi Euro 2020 melawan Liechtenstein, Rabu (27/3) dini hari WIB. Tiga pemain yang mengisi lini depan, semuanya belum pernah bermain bersama.
Saat mengalahkan Liechtenstein dengan skor 6-0 pada laga di Enio Tardini, lini serang Italia dipercayakan pada Moise Kean, Fabio Quagliarella dan Metteo Politino. Mereka pun tampil apik dan mencetak gol.
Kean, setelah mencetak gol ke gawang Finlandia, membuat satu gol saat jumpa Liechtenstein. Politano juga memberi donasi satu gol. Sementara, Quagliarella mencetak dua gol. Keduanya dari eksekusi penalti.
Lantas, apa alasan Roberto Mancini memilih tiga pemain tersebut di lini serang? Simak penjelasannya di bawah ini.
Bermula dari Cedera
Jelang pertandingan melawan Liechtenstein, Roberto Mancini harus kehilangan sejumlah pemain pilarnya. Celakanya, banyak pemain yang cedera berposisi penyerang. Hal ini membuat Mancini harus memutar otak.
Jadilah dia memainkan trio Kean, Quagliarella dan Politano di lini serang. Namun, Mancini memastikan jika ketiganya memang layak mendapat menit bermain. Bukan pilihan yang terpaksa.
"Kean masih sangat muda dan dia tidak merasakan tekanan pada laga di level tinggi. Quagliarella juga layak untuk bermain karena dia adalah top skor di Serie A. Kami butuh kecepatan, kualitas dan dribbling dari Politano," papar Mancini pada Rai Sport.
Daftar cedera penyerang Italia jelang laga kontra Liechtenstein antara lain: Lorenzo Insigne, Federico Chiesa dan Stephan El Shaarawy. Selain itu, Alessandro Florenzi dan Cristiano Piccini juga mengalami cedera.
Mainkan Debutan
Selain memberi kesempatan pada pemain veteran seperti Quagliarella, Mancini juga memberikan debut bagi pemain belakang Gianluca Mancini. Usianya baru 22 tahun. Musim ini dia bermain bagus untuk Atalanta.
Gianluca Mancini telah mencetak lima gol do Serie A. Saat di Atalanta, dia memainkan peran sebagai bek tengah. Namun, Gianluca Mancini bermain di posisi bek kiri saat menjalani debut bersama Gli Azzurri.
"Saya berharap kepada para debutan ini untuk tetap memakai jersey timnas Italia selama bertahan-tahun. Sungguh, itu akan menjadi sebuah kisah yang memuaskan," harap Roberto Mancini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Eropa 2020, Mancini Berencana Bawa Pencetak Gol Tertua Italia
Piala Eropa 27 Maret 2019, 23:30
-
Pesta Gol Langka Italia dan Rekor Bersejarah Quagliarella
Piala Eropa 27 Maret 2019, 12:24
-
Kualifikasi EURO 2020: Skor, Klasemen, Jadwal, Daftar Pencetak Gol Grup J
Piala Eropa 27 Maret 2019, 11:30
-
Kisah Moise Kean, Fans Inter yang Gabung Juve karena Traktor
Liga Italia 27 Maret 2019, 09:52
-
Mengapa Mancini Andalkan Trio Kean, Quagliarella dan Politano?
Piala Eropa 27 Maret 2019, 09:28
LATEST UPDATE
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR