
Bola.net - Bintang Timnas Georgia, Khvicha Kvaratskhelia, tampil sebagai pemain terbaik untuk membawa negaranya melaju ke babak 16 besar dengan mengalahkan Portugal sekaligus idola masa kecilnya, Cristiano Ronaldo.
Georgia sukses menaklukkan Portugal pada laga pamungkas Grup F Euro 2024. Bermain di Arena AufSchalke, Kamis (27/6/2024) dini hari WIB, mereka menang dengan skor 2-0.
Kvaratskhelia mencetak gol pembuka Georgia dalam waktu dua menit untuk mengejutkan mantan juara Euro itu, kemudian Georges Mikautadze menggandakan keunggulan sekaligus memastikan kemenangan lewat eksekusi penalti di menit 57.
Kvaratskhelia bermain cukup sensasional di laga ini. Beberapa kali aksinya mampu membuat lini pertahanan Portugal begitu kocar-kacir hingga pelatih Willy Sagnol menariknya keluar di menit 81 dan mendapat tepuk tangan meriah dari seisi stadion.
Simak berita selengkapnya di bawah ini.
Idolakan Ronaldo
Secara tidak langsung, para penggemar Timnas Georgia bertumpu di pundak Kvaratskhelia dan sebelum pertandingan sang pemain berbicara tentang mimpinya untuk bermain melawan Ronaldo dan mendapatkan jersey sang idola.
"Sebelum pertandingan, kami telah mengadakan pertemuan dan ia mendoakan saya untuk meraih kesuksesan, saya tidak pernah membayangkan bahwa ia akan datang dan berbicara dengan saya," ucap pemain yang akrab disapa Kvara.
"Ia adalah seorang pemain hebat dan pribadi yang luar biasa. Itulah mengapa ia merupakan pribadi yang hebat di dalam dan di luar sepak bola
"Saya sangat menghormatinya, ia adalah salah satu pemain terbaik di dunia. Ketika ia datang untuk berbicara dengan Anda sebelum pertandingan, itu luar biasa.
"Hal tersebut membantu kami untuk percaya bahwa kami dapat melakukan sesuatu hari ini dan terbukti."
Wujudkan Mimpi
Seperti diketahui, sebuah foto dari tahun 2013 ketika Ronaldo mengunjungi akademi sepak bola di Tbilisi beredar di media sosial yang menunjukkan pemain asal Portugal itu dikelilingi oleh para pemain muda Georgia yang antusias.
Rupanya di antara para pemain muda tersebut, salah satunya adalah Kvaratskhelia dan seusai pertandingan melawan Portugal, ia mendapatkan kenang-kenangan spesial dari Ronaldo.
"Saya mendapatkannya . Dan kami juga berhasil lolos ke babak berikutnya. Ini adalah hari terbaik dalam kehidupan masyarakat Georgia," kata Kvara.
"Semua orang sangat senang, kami baru saja membuat sejarah. Tidak ada yang percaya bahwa kami bisa mewujudkannya dan mengalahkan Portugal. Namun saya pikir inilah alasan mengapa kami adalah tim yang kuat."
Berkat Permainan Koletif
Terlepas mendapatkan jersey plus Pemain Terbaik di laga melawan Portugal, Kvaratskhelia bersikeras bahwa dasar dari hasil terbaik yang pernah diraih Georgia adalah upaya kolektif bukan individu.
"Tidak ada pemain terbaik secara individu," katanya. "Ini adalah kerja tim dan kami membuktikan kepada siapa pun bahwa kami benar-benar bisa bermain."
Timnas Georgia untuk pertama kalinya sanggup melangkah ke babak 16 besar Euro 2024 dan mereka sudah ditunggu oleh Spanyol di babak tersebut.
Sumber: Sky Sports
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Grup F Euro 2024
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pelajaran buat Portugal: Jangan Pernah Mengentengkan Lawan
Piala Eropa 27 Juni 2024, 11:14
-
Cristiano Ronaldo di Laga Georgia vs Portugal: Nihil Gol dan Marah-marah
Piala Eropa 27 Juni 2024, 09:47
LATEST UPDATE
-
Statistik Buruk Viktor Gyokeres, Haruskah Arsenal Mulai Khawatir?
Liga Inggris 19 Februari 2026, 12:24
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 19 Februari 2026
Voli 19 Februari 2026, 11:47
-
Arsenal Mulai Tersendat: Tujuh Poin Hilang, Alarm Bahaya di Puncak Premier League
Liga Inggris 19 Februari 2026, 11:42
-
Jadwal Pertandingan Proliga 2026 Putaran II Seri Bogor, 19 Februari-1 Maret 2026
Voli 19 Februari 2026, 11:38
-
Hasil Lengkap, Klasemen, dan Jadwal Pertandingan Proliga 2026
Voli 19 Februari 2026, 11:23
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 19 Februari 2026, 11:23
-
Cowok Simple Wajib Punya! Grooming Praktis FFAR untuk Bulan Puasa
Lain Lain 19 Februari 2026, 11:22
-
Casey Stoner Kecam Keputusan MotoGP Tinggalkan Phillip Island demi Sirkuit Jalanan Adelaide
Otomotif 19 Februari 2026, 11:19
-
8 Tahun dan 20 Kasus Rasisme: Vinicius Junior Tak Selalu Bahagia di Real Madrid
Liga Spanyol 19 Februari 2026, 11:17
-
Rafael Leao Kesal AC Milan Ditahan Imbang Como: Kami Harusnya Menang!
Liga Italia 19 Februari 2026, 10:44
-
Arsenal Gagal Menang, Arteta: Harga Kecerobohan yang Harus Dibayar
Liga Inggris 19 Februari 2026, 10:42
-
Kalah 3-1 dari Bodo/Glimt, Inter Milan Sudah Berikan Segalanya!
Liga Champions 19 Februari 2026, 10:30
-
Kalah di Kandang Bodo/Glimt, Inter Milan Pede Bakal Comeback di Leg Kedua
Liga Champions 19 Februari 2026, 10:21
-
Gagal Kalahkan Wolverhampton, Arsenal Bidik Tottenham Jadi Pelampiasan
Liga Inggris 19 Februari 2026, 10:13
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48

























KOMENTAR