
Bola.net - Trofi Euro 2020 yang diraih pada musim panas tahun ini tidak membuat Timnas Italia puas. Mereka berencana mengawinkan gelar bergengsi tersebut dengan trofi UEFA Nations League.
Timnas Italia berhasil membawa pulang trofi Euro 2020 usai mengalahkan Inggris dalam laga final yang digelar di Wembley Stadium pada bulan Juli lalu. Kemenangan diraih melalui adu penalti yang cukup dramatis.
Tidak hanya menghasilkan trofi, kemenangan atas Inggris juga memperpanjang rekor tak terkalahkan Italia. Sudah 36 laga berlalu, termasuk di kualifikasi Piala Dunia 2022 baru-baru ini, sejak terakhir Italia menelan kekalahan.
Rentetan hasil apik tersebut menjadi modal penting buat Italia untuk menghadapi Spanyol dalam laga semifinal UEFA Nations League yang digelar hari Kamis (7/10/2021) mendatang. Laga itu sendiri dilangsungkan di markas Gli Azzurri, San Siro.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Harapan Besar Roberto Mancini
Roberto Mancini selaku pelatih memandang laga yang ada di depan mata ini dengan positif. Meski pernah mengalahkan Spanyol di Euro 2020, juga pada babak semifinal, ia enggan memandang enteng sang lawan.
"Spanyol adalah tim yang paling membuat kami kesulitan di Euro 2020. Mereka adalah tim bagus dengan pemain yang bagus pula," ujar Mancini dalam situs resmi UEFA.
Harapan Mancini sangat besar. Eks pelatih Zenit St. Petersburg itu tidak hanya ingin mengawinkan gelar Euro 2020 dan UEFA Nations League, tapi juga membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2022 lebih cepat.
"Akan luar biasa rasanya memenangkan [UEFA Nations League langsung] setelah Piala Eropa, dan akan luar biasa juga jika bisa lolos ke Piala Dunia lebih cepat, tapi itu takkan mudah."
Hal Terbaik dari Euro 2020
Mancini mengenang perjalanan Italia hingga berhasil menjadi juara Euro 2020 lalu. Satu hal yang paling mengesankan untuk pria berusia 56 tahun tersebut adalah kebersamaan di dalam skuat asuhannya.
"Hal terbaik di Euro? Mungkin hubungan yang kami ciptakan di dalam tim. Ini adalah sebuah kelompok yang bekerja bersama selama 50 hari dan itu tidaklah mudah," jawab Mancini.
"Ada [hari-hari] yang berat dan melelahkan, tapi tidak ada masalah. Senyawa dan cinta [di natara mereka semua; itulah] sesuatu yang tak mudah untuk didapatkan," pungkasnya.
(UEFA)
Baca Juga:
- 23 Pemain Italia untuk UEFA Nations League: Mirip Skuat Euro 2020, Siap Juara Lagi?
- Seru! Juara Euro 2020, Italia Dipastikan Akan Tantang Kampiun Copa America 2021, Argentina
- Usai Laga Italia vs Lithuania Mancini Malah Ngamuk-ngamuk, Kenapa Bos?
- Numero Uno! Gasak Lithuania, Italia Resmi Catatkan Rekor Baru
- Hasil dan Klasemen Kualifikasi Piala Dunia 2022 Zona Eropa: Portugal dan Italia Perkasa
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ranieri Comeback, Ini Deretan Pelatih Italia yang Pernah Melatih di Premier League
Editorial 5 Oktober 2021, 12:48
-
Prediksi Italia vs Spanyol 7 Oktober 2021
Piala Eropa 5 Oktober 2021, 12:01
-
Rencana Besar Italia: Mengawinkan Gelar Euro 2020 dan UEFA Nations League
Piala Eropa 5 Oktober 2021, 11:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi Freiburg vs Celta 10 April 2026
Liga Eropa UEFA 8 April 2026, 13:24
-
Persita Tangerang vs Arema FC: Singo Edan Siap Curi Poin di Tangerang
Bola Indonesia 8 April 2026, 12:18
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32




















KOMENTAR