Bola.net - Kekalahan atas Meksiko dalam laga uji coba pekan lalu ternyata mampu memotivasi Belanda untuk meraih kemenangan di matchday keempat grup A kualifikasi Euro 2016. Menjamu Latvia di Amsterdam ArenA, Senin (17/11) Oranje memetik poin solid dengan skor 6-0.
Seperti biasa Belanda langsung menguasai bola dan peluang pertama pun tercipta saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Afellay yang beroperasi di sayap kiri menerima umpan van Persie namun sayang sepakan pemain Olympiakos itu hanya membentur tiang gawang.
Tiga menit kemudian kapten Robin van Persie membuka deadlock. Berawal dari rangkaian umpan di sisi kiri, Robben menempatkan bola tepat di muka gawang, bek-bek Latvia statis sehingga memudahkan RVP untuk melompat dan menyundul bola.
Terus menekan, tuan rumah hampir kecolongan. Fertovs melepas umpan lambung di luar jangkauan pemain belakang Belanda tetapi diving header yang diluncurkan Sakala hanya membuat bola melebar.
Meski menguasai pertandingan, beberapa kali serangan Belanda putus karena umpan-umpan yang tidak tepat sasaran atau juga karena pergerakan tanpa bola yang kurang tepat.
Akhirnya suporter tuan rumah kembali bersorak ketika Robben menggandakan kedudukan pada menit ke-35. Membuka ruang tembak di depan gawang dan tanpa pengawalan yang bagus, penyerang Bayern Munich tersebut melepaskan tendangan lengkung yang mengoyak jala Kolinko.
Tiga menit sebelum usai babak pertama giliran Klaas-Jan Huntelaar yang menempatkan namanya dalam papan skor. Ibrahim Afellay yang menjadi ancaman di sayap kiri memanfaatkan ruang dan pergerakannya cepat dibaca Huntelaar sehingga ketika crossing rendah dikirim, Huntelaar melakukan sliding untuk meneruskannya ke gawang lawan.
Keunggulan tiga gol, membuat permainan Belanda tak segarang 45 menit pertama. Meskipun begitu mereka tetap menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan peluang-peluang berbahaya.
Robben sangat bersemangat di pertandingan ini, ia begitu menonjol dengan pergerakan dan tusukan-tusukan khasnya. Setelah dua kali ia gagal memaksimalkan peluang, keunggulan Belanda makin bertambah.
Kali ini melalui skema tendangan sudut Wesley Sneijder yang di-flick oleh van Persie di muka gawang lalu diteruskan oleh Jeffrey Bruma saat pertandingan masuk menit 78.
Empat menit berikutnya Robben kembali masuk papan skor. Lagi-lagi dengan tusukan khasnya ia menciptakan ruang dan tendangannya tepat sasaran. Gol ini hampir mirip dengan gol pertamannya.
Malang bagi kiper Kolinko, untuk keenam kalinya ia harus memungut bola dari jalanya sendiri. Menit 89 giliran Huntelaar menunjukkan kemampuan individu dalam mengontrol bola sekaligus melakukan finishing touch.
Belanda pun mengakhiri tahun 2014 ini dengan kemenangan penting yang membuat mereka mengumpulkan enam poin di klasemen sementara. Bila tak ada perubahan, pertandingan berikutnya akan dilakukan pada bulan Maret 2015 mendatang dengan menjamu Turki.
Susunan pemain
Seperti biasa Belanda langsung menguasai bola dan peluang pertama pun tercipta saat pertandingan baru berjalan tiga menit. Afellay yang beroperasi di sayap kiri menerima umpan van Persie namun sayang sepakan pemain Olympiakos itu hanya membentur tiang gawang.
Tiga menit kemudian kapten Robin van Persie membuka deadlock. Berawal dari rangkaian umpan di sisi kiri, Robben menempatkan bola tepat di muka gawang, bek-bek Latvia statis sehingga memudahkan RVP untuk melompat dan menyundul bola.
Terus menekan, tuan rumah hampir kecolongan. Fertovs melepas umpan lambung di luar jangkauan pemain belakang Belanda tetapi diving header yang diluncurkan Sakala hanya membuat bola melebar.
Meski menguasai pertandingan, beberapa kali serangan Belanda putus karena umpan-umpan yang tidak tepat sasaran atau juga karena pergerakan tanpa bola yang kurang tepat.
Akhirnya suporter tuan rumah kembali bersorak ketika Robben menggandakan kedudukan pada menit ke-35. Membuka ruang tembak di depan gawang dan tanpa pengawalan yang bagus, penyerang Bayern Munich tersebut melepaskan tendangan lengkung yang mengoyak jala Kolinko.
Tiga menit sebelum usai babak pertama giliran Klaas-Jan Huntelaar yang menempatkan namanya dalam papan skor. Ibrahim Afellay yang menjadi ancaman di sayap kiri memanfaatkan ruang dan pergerakannya cepat dibaca Huntelaar sehingga ketika crossing rendah dikirim, Huntelaar melakukan sliding untuk meneruskannya ke gawang lawan.
Keunggulan tiga gol, membuat permainan Belanda tak segarang 45 menit pertama. Meskipun begitu mereka tetap menguasai jalannya pertandingan dan menciptakan peluang-peluang berbahaya.
Robben sangat bersemangat di pertandingan ini, ia begitu menonjol dengan pergerakan dan tusukan-tusukan khasnya. Setelah dua kali ia gagal memaksimalkan peluang, keunggulan Belanda makin bertambah.
Kali ini melalui skema tendangan sudut Wesley Sneijder yang di-flick oleh van Persie di muka gawang lalu diteruskan oleh Jeffrey Bruma saat pertandingan masuk menit 78.
Empat menit berikutnya Robben kembali masuk papan skor. Lagi-lagi dengan tusukan khasnya ia menciptakan ruang dan tendangannya tepat sasaran. Gol ini hampir mirip dengan gol pertamannya.
Malang bagi kiper Kolinko, untuk keenam kalinya ia harus memungut bola dari jalanya sendiri. Menit 89 giliran Huntelaar menunjukkan kemampuan individu dalam mengontrol bola sekaligus melakukan finishing touch.
Belanda pun mengakhiri tahun 2014 ini dengan kemenangan penting yang membuat mereka mengumpulkan enam poin di klasemen sementara. Bila tak ada perubahan, pertandingan berikutnya akan dilakukan pada bulan Maret 2015 mendatang dengan menjamu Turki.
Susunan pemain
Belanda : Cillessen; Van der Wiel, Bruma, De Vrij, Willems; Afellay (Depay 69), Blind (Clasie 20), Sneijder, Robben; Huntelaar, Van Persie (Wijnaldum 79)
Latvia : Kolinko; Visnakovs, Kurakins, Gorkss, Gabovs; Sabala, E.Visnkovs (Rudnevs 70), Fertovs, Ikaunieks (Laizans 46); Zjuzins (Cauna 55), Dubra.
Statistik pertandingan
Attmepts (on target) : 25 (13) - 6 (2)
Tendangan sudut : 14 - 2
Pelanggaran : 11 - 9
Ball poss : 71 - 29. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Diganggu Flare, Kroasia Imbangi Italia
Piala Eropa 17 November 2014, 04:52
-
Review: Belanda Akhiri 2014 Dengan Enam Gol
Piala Eropa 17 November 2014, 01:54
-
Review: La Roja Sempurna di Huelva
Piala Eropa 16 November 2014, 04:42
-
Review: Armenia Tumbang di Kaki Ronaldo
Piala Eropa 15 November 2014, 04:42
-
Review: Meksiko Sukses Balas Dendam Atas Belanda
Piala Dunia 13 November 2014, 04:32
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR