Bola.net - Dua pemuncak klasemen Grup H Kualifikasi Euro 2016, Italia dan Kroasia, saling berhadapan pada matchday 4. Laga ini digelar di Giuseppe Meazza pada Senin (17/11).
Pertandingan berjalan ketat dan panas dengan kedua tim sama-sama mencoba memaksakan kemenangan. Namun Kroasia dan Italia harus puas dengan hasil imbang 1-1 lewat gol dari Antonio Candreva dan Ivan Perisic pada babak pertama. Laga ini juga diwarnai pelemparan falre oleh para pendukung Kroasia.
Pertandingan langsung dibuka dengan tensi dan tempo tinggi. Kedua tim menunjukkan permainan cepat dan cenderung keras. Hasilnya, laga berlangsung end to end alias saling serang dengan intens.
Kroasia lebih dulu mengambil inisiatif menyerang dan beberapa kali sempat menguji kesigapan Buffon. Italia menjawab ancaman-ancaman itu juga dengan serangan cepat yang langsung menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Gli Azzurri mampu unggul lebih dulu lewat serangan kilat. Tendangan Simone Zaza bisa dihentikan defender lawan tetapi kemudian bola muntah diumpankan kepada Antonio Candreva. Dengan sekali sentuhan, Candreva melepas tendangan keras dari luar kotak penalti untuk membawa Italia unggul pada menit ke-11.
Keunggulan Italia tak bertahan lama. Tendangan keras menyusur tanah Ivan Perisic dari sayap kiri tak mampu dihalau Gianluigi Buffon yang terlambat melakukan antisipasi. Bola meluncur begitu saja di bawah badan Buffon dan kedudukan kembali imbang.
Pertandingan sempat terhenti akibat lemparan flare ke lapangan yang dilakukan oleh suporter Kroasia. Setelah petugas keamanan memadamkan flare itu laga kembali dilanjutkan.
Luka Modric mengalami cedera pada pertengahan babak pertama dan harus digantikan oleh Mateo Kovacic. Pelatih Italia Antonio Conte bereaksi dengan menarik keluar Manuel Pasqual untuk digantikan debutan Roberto Soriano.
Laga tetap berjalan panas dan banyak peluang tercipta namun kedua tim tak mampu mencetak gol hingga babak pertama usai.
Tensi pertandingan tetap tinggi ketika babak kedua dimulai. Menyikapi kebuntuan, Conte merombak lini depannya dengan menarik keluar Ciro Immobile dan Simone Zaza untuk digantikan dengan Stephan El Shaarawy dan Graziano Pelle.
Pelatih Kroasia Niko Kovac baru bereaksi jelang menit ke-70 dengan menarik keluar Ivica Olic dan memasukkan Andrej Kramaric. Adu serangan antara kedua tim pun berlanjut sampai suporter Kroasia berulah lagi.
Kali ini beberapa flare dilempar ke lapangan dan wasit Bjorn Kuipers asal Belanda memutuskan untuk menghentikan pertandingan. Setelah sekitar empat menit terhenti, laga kembali dilanjutkan.
Kedua tim masih terus saling mengancam namun peluang-peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan hingga laga usai. Italia dan Kroasia harus puas berbagi angka dengan skor 1-1.
Hasil ini tak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen sementara Grup H. Kroasia dan Italia masih di puncak dengan torehan 10 poin, dengan Kroasia unggul selisih gol.
Susunan pemain Italia: Buffon; Darmian, Ranocchia, Chiellini; De Sciglio, Candreva, De Rossi, Marchisio, Pasqual (Soriano, 28'); Immobile (El Shaarawy, 52'), Zaza (Pelle, 63').
Susunan pemain Kroasia: Subasic; Srna, Vida, Corluka, Pranjic; Modric (Kovacic, 28'), Brozovic (Badelj, 83'); Perisic, Rakitic, Olic; Mandzukic. (bola/hsw)
Pertandingan berjalan ketat dan panas dengan kedua tim sama-sama mencoba memaksakan kemenangan. Namun Kroasia dan Italia harus puas dengan hasil imbang 1-1 lewat gol dari Antonio Candreva dan Ivan Perisic pada babak pertama. Laga ini juga diwarnai pelemparan falre oleh para pendukung Kroasia.
Pertandingan langsung dibuka dengan tensi dan tempo tinggi. Kedua tim menunjukkan permainan cepat dan cenderung keras. Hasilnya, laga berlangsung end to end alias saling serang dengan intens.
Kroasia lebih dulu mengambil inisiatif menyerang dan beberapa kali sempat menguji kesigapan Buffon. Italia menjawab ancaman-ancaman itu juga dengan serangan cepat yang langsung menusuk ke jantung pertahanan lawan.
Gli Azzurri mampu unggul lebih dulu lewat serangan kilat. Tendangan Simone Zaza bisa dihentikan defender lawan tetapi kemudian bola muntah diumpankan kepada Antonio Candreva. Dengan sekali sentuhan, Candreva melepas tendangan keras dari luar kotak penalti untuk membawa Italia unggul pada menit ke-11.
Keunggulan Italia tak bertahan lama. Tendangan keras menyusur tanah Ivan Perisic dari sayap kiri tak mampu dihalau Gianluigi Buffon yang terlambat melakukan antisipasi. Bola meluncur begitu saja di bawah badan Buffon dan kedudukan kembali imbang.
Pertandingan sempat terhenti akibat lemparan flare ke lapangan yang dilakukan oleh suporter Kroasia. Setelah petugas keamanan memadamkan flare itu laga kembali dilanjutkan.
Luka Modric mengalami cedera pada pertengahan babak pertama dan harus digantikan oleh Mateo Kovacic. Pelatih Italia Antonio Conte bereaksi dengan menarik keluar Manuel Pasqual untuk digantikan debutan Roberto Soriano.
Laga tetap berjalan panas dan banyak peluang tercipta namun kedua tim tak mampu mencetak gol hingga babak pertama usai.
Tensi pertandingan tetap tinggi ketika babak kedua dimulai. Menyikapi kebuntuan, Conte merombak lini depannya dengan menarik keluar Ciro Immobile dan Simone Zaza untuk digantikan dengan Stephan El Shaarawy dan Graziano Pelle.
Pelatih Kroasia Niko Kovac baru bereaksi jelang menit ke-70 dengan menarik keluar Ivica Olic dan memasukkan Andrej Kramaric. Adu serangan antara kedua tim pun berlanjut sampai suporter Kroasia berulah lagi.
Kali ini beberapa flare dilempar ke lapangan dan wasit Bjorn Kuipers asal Belanda memutuskan untuk menghentikan pertandingan. Setelah sekitar empat menit terhenti, laga kembali dilanjutkan.
Kedua tim masih terus saling mengancam namun peluang-peluang yang tercipta gagal dimaksimalkan hingga laga usai. Italia dan Kroasia harus puas berbagi angka dengan skor 1-1.
Hasil ini tak mengubah posisi kedua tim di papan klasemen sementara Grup H. Kroasia dan Italia masih di puncak dengan torehan 10 poin, dengan Kroasia unggul selisih gol.
Susunan pemain Italia: Buffon; Darmian, Ranocchia, Chiellini; De Sciglio, Candreva, De Rossi, Marchisio, Pasqual (Soriano, 28'); Immobile (El Shaarawy, 52'), Zaza (Pelle, 63').
Susunan pemain Kroasia: Subasic; Srna, Vida, Corluka, Pranjic; Modric (Kovacic, 28'), Brozovic (Badelj, 83'); Perisic, Rakitic, Olic; Mandzukic. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Diganggu Flare, Kroasia Imbangi Italia
Piala Eropa 17 November 2014, 04:52
-
Review: Belanda Akhiri 2014 Dengan Enam Gol
Piala Eropa 17 November 2014, 01:54
-
Review: La Roja Sempurna di Huelva
Piala Eropa 16 November 2014, 04:42
-
Review: Armenia Tumbang di Kaki Ronaldo
Piala Eropa 15 November 2014, 04:42
-
Review: Meksiko Sukses Balas Dendam Atas Belanda
Piala Dunia 13 November 2014, 04:32
LATEST UPDATE
-
Alasan Persib Pilih Igor Tolic Jadi Penerus Era Emas Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:26
-
Ini Alasan Di Balik Perpisahan Persib Bandung dan Bojan Hodak
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:17
-
RESMI: Persib Ganti Bojan Hodak dengan Igor Tolic
Bola Indonesia 26 Mei 2026, 05:09
-
Piala Dunia 2026: Pesan Haru Gavi Setelah Masuk Skuad Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 01:00
-
Juventus dan AC Milan Buang Tiket Liga Champions karena Tim Kecil
Liga Italia 25 Mei 2026, 23:34
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR