
Bola.net - - Pelatih timnas Italia, Roberto Mancini, mengaku hampir putus asa pada laga melawan Amerika Serikat. Sebab, Italia tak kunjung mencetak gol hingga menit-menit akhir meski mendapatkan banyak peluang.
Italia berjumpa Amerika Serikat pada laga uji coba yang digelar di Luminus Arena, Rabu (21/11) dini hari WIB. Gli Azzurri menang dengan skor 1-0. Gol tunggul dicetak oleh Matteo Politano saat laga sudah memasuki menit 90+4.
Italia tampil cukup dominan pada laga tersebut. Marco Verratti dan kolega menguasai bola hingga 67 persen. Selain itu, ada banyak peluang yang didapatkan dari 17 tendangan yang dilepaskan oleh para pemain timnas Italia.
Ketika timnya belum juga mencetak gol hingga menit-menit akhir, Mancini sempat berpikir jika laga akan berakhir dengan skor 0-0. Apalagi, tren mencetak gol Italia memang tidak bagus di beberapa laga tersebut.
Seperti Lawan Portugal
Sebelum berjumpa Amerika Serikat, Italia lebih juga bertanding melawan Portugal di UEFA Nations League 2018. Laga berakhir dengan skor 0-0. Roberto Mancini sempat terbayang skor yang sama akan terjadi di laga kontra Amerika.
"Saya pikir akan berakhir 0-0 lagi. Tapi, seperti itulah sepakbola. Tidak ada yang bisa Anda lakukan. Kami punya banyak peluang, tapi yang lebih penting adalah kami bermain bagus," ucap Mancini pada Rai Sport.
"Ini adalah pertama kalinya kami bermain bersama. Jadi, kami tidak berpikir bisa tampil seperti di babak pertama selama 90 menit. Kami mencoba meneken dengan lebih intens untuk menemukan jalan keluar," papar eks pelatih Inter Milan.
Puas Performa Debutan
Roberto Mancini menurunkan beberapa pemain debutan di laga melawan Amerika Serikat. Stefano Sensi dimainkan sejak menit pertama. Selain gelandang Sassuolo, ada pula nama Vicenzo Grifo dan Moise Kean yang mendapatkan debut.
"Sensi menjalankan tugasnya dengan sangat baik, begitu juga dengan Kean dan Grifo. [Francesco] Acerbi dan [Mattia] De Sciglio juga membuat saya terkesan. Kami bermain sesuai dengan harapan dan bermain bagus," tandas Mancini.
Berita Video
Petarung asal Indonesia di kelas Atomweight, Priscilla Hertati Lumban Gaol mengungkapkan arti keluarga untuk dirinya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ketika Marco Verratti Mulai Nyaman Bermain di Timnas Italia
Piala Eropa 21 November 2018, 10:38
-
Malam Tidak Terlupakan bagi Matteo Politano
Piala Eropa 21 November 2018, 10:11
-
Roberto Mancini Sempat Putus Asa Lawan Amerika Serikat
Piala Eropa 21 November 2018, 09:48
-
Gol Tunggal Politano Bawa Italia Tumbangkan AS
Lain Lain 21 November 2018, 04:59
-
Mancini Keluhkan Buruknya Produktivitas Gol Timnas Italia
Piala Eropa 20 November 2018, 11:31
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR