
Bola.net - UEFA menerapkan aturan baru di Euro 2024 yakni hanya kapten yang boleh bicara dengan wasit. Gelandang Spanyol, Rodri, jadi pemain pertama yang jadi korban aturan baru tersebut.
Timnas Spanyol berhadapan dengan Italia pada laga kedua Grup B Euro 2024 di Arena AufSchalke, Jumat (21/6/2024) dini hari WIB. Spanyol menang dengan 1-0 lewat gol bunuh diri Riccardo Calafiori pada menit ke-55.
Hasil itu punya arti yang sangat penting bagi Spanyol. Sebab, dengan enam poin dalam genggaman, Spanyol dipastikan lolos ke babak 16 Besar Euro 2024.
Di sisi lain, ada kabar negatif yang harus diterima Spanyol usai duel lawan Italia. La Roja dipastikan tidak bisa memainkan Rodri pada laga terakhir mereka di fase grup, lawan Albania.
Simak ulasan lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Rodri jadi Korban Regulasi Baru UEFA

Jelang Euro 2024, UEFA telah menetapkan aturan baru. Aturan baru ini adalah hanya kapten yang boleh bicara pada wasit. Jika kapten adalah kiper, tim harus menunjuk pemain lain untuk bicara dengan wasit.
Aturan itu mulai diterapkan di Euro 2024 dan Rodri jadi korban. Gelandang berusia 27 tahun itu protes pada wasit jelang babak pertama usai. Jadi, Rodri dapat kartu kuning.
Di Euro 2024, Spanyol menunjuk Alvaro Morata sebagai kapten utama. Sedangkan, bek kanan Dani Carvajal dipilih sebagai wakil kapten. Jadi, hanya salah satu dari mereka yang boleh protes pada wasit?
Kok Bisa Rodri Kena Sanksi?

Kartu kuning yang didapat Rodri pada duel lawan Italia sangat krusial. Sebab, pada laga sebelumnya, lawan Kroasia, Rodri juga menerima kartu kuning. Jadi, pemain klub Manchester City itu sudah dapat dua kartu kuning.
Sesuai dengan regulasi, Rodri harus absen satu laga di Euro 2024. Dia mendapat sanksi akumulasi kartu dan itu berlaku ketika Spanyol berjumpa Albania pada matchday ketiga.
Kekuatan Spanyol tentu berkurang tanpa Rodri. Namun, ada sisi positif yang bisa didapat Spanyol. Laga melawan Albania tak lagi menentukan dan ketika Rodri kembali pada fase gugur, dia tidak perlu takut terkena akumulasi kartu lagi.
Klasemen Grup B Euro 2024
Baca ini juga ya Bolaneters:
- Profil Tim dan Daftar Pemain Timnas Prancis di Euro 2024
- Profil Tim dan Daftar Pemain Timnas Belanda di Euro 2024
- Alasan Sederhana Kekalahan Timnas Italia dari Timnas Spanyol di Euro 2024: Kecepatan!
- Battle of WAGs Euro 2024: Belanda vs Prancis
- Euro 2024: Timnas Inggris Mungkin Bapuk, tapi di Puncak Klasemen!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol vs Italia: Gol Bunuh Diri Calafiori dan Kekalahan Azzurri
Galeri 21 Juni 2024, 12:53
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR