Bola.net - - Pemanggilan Sebastian Giovinco ke timnas Italia sempat mengejutkan sebagian dari para penggemar. Ternyata, Roberto Mancini selaku pelatih mengaku keputusan itu tidak diambil secara mendadak.
Tiga tahun sudah Giovinco terlupakan dari timnas Italia. Semenjak dirinya memutuskan pergi dari Juventus dan bergabung dengan klub Amerika Serikat, Toronto FC, namanya sudah tak pernah lagi menghiasi skuat Gli Azzuri.
Namun baru-baru ini, di umurnya yang sudah menginjak usia 31 tahun, Giovinco akhirnya kembali menjadi bagian dari timnas. Ia disiapkan oleh Mancini sebagai salah satu pemain untuk menghadapi Ukraina dan Polandia.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pengakuan Mancini
Walaupun senang, namun banyak yang mempertanyakan keputusan Mancini memanggil Giovinco. Sebab sebagian publik tidak mengira penyerang bertubuh kecil itu akan kembali dipanggil di tengah banyaknya penyerang berkualitas lainnya.
Mancini mengungkapkan bahwa keputusan memanggilnya tidak dibuat secara tiba-tiba. Eks nahkoda Zenit St Petersburg tersebut mengaku bahwa dirinya sudah memantau Giovinco sejak jauh-jauh hari.
"Giovinco bermain baik dalam beberapa tahun, dia sudah berumur 31 tahun, kami memonitornya cukup lama dan ingin melihatnya secara utuh," ujar Mancini dalam konferensi persnya, dikutip dari Football Italia.
"Dia tidak punya pilihan untuk ke sini sebelumnya, sekarang dia bersama kami," lanjutnya.
Selain pemanggilan Giovinco, Mancini juga membuat kejutan dengan meninggalkan Mario Balotelli dan Andrea Belotti di klubnya masing-masing. Untuk ini, sang pelatih mengatakan bahwa keduanya tidak dipanggil karena alasan teknis.
Alasan Tinggalkan Balotelli
"Balotelli dan Belotti? Keputusan teknis. Mereka tidak dalam penampilan yang luar biasa," tambahnya.
"Mereka adalah bagian dari kelompok ini, saat mereka kembali dalam keadaan 100 persen, seharusnya tidak akan ada masalah. Dalam dua tahun ini, semuanya akan mendapatkan kesempatan untuk dipanggi," pungkasnya.
Italia akan menjalani laga persahabatan kontra Ukraina yang digelar pada hari Kamis (11/10) mendatang. Tiga hari berselang, giliran Polandia yang menjadi lawannya dalam laga lanjutan UEFA Nations League.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Italia vs Ukraina 11 Oktober 2018
Piala Eropa 9 Oktober 2018, 16:00
-
Sebelum Memanggil, Mancini Sudah Pantau Giovinco Jauh-jauh Hari
Piala Eropa 9 Oktober 2018, 09:15
-
Italia Lupakan Balotelli, Giovinco Dipanggil Lagi
Piala Eropa 5 Oktober 2018, 22:02
-
Aneh, Chiellini Tak Pilih Allegri Sebagai Pelatih Terbaik FIFA
Liga Italia 25 September 2018, 18:53
-
Mancini Didesak Berhenti Bereksperimen dengan Italia
Piala Eropa 12 September 2018, 17:20
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45




















KOMENTAR