
Bola.net - Alvaro Arbeloa memulai kariernya sebagai manajer Real Madrid dengan tekanan besar setelah Xabi Alonso mengundurkan diri. Kekalahan 3-2 dari Barcelona di Piala Super Spanyol menjadi pelajaran penting untuk sang pelatih baru.
Los Blancos kembali gagal meraih gelar Piala Super untuk kedua musim beruntun. Hasil ini menunjukkan beberapa kelemahan yang harus segera diperbaiki oleh Arbeloa.
Tugas pertamanya adalah mempersiapkan pertandingan Copa del Rey melawan Albacete dalam waktu kurang dari tiga hari. Kesempatan ini menjadi ujian awal untuk menerapkan pelajaran dari kekalahan di Jeddah, Arab Saudi.
Pelatih baru kini harus memahami dinamika tim, kelemahan taktik, dan penggunaan pemain secara efektif. Tiga pelajaran utama dari final Piala Super menjadi panduan untuk memperbaiki performa Real Madrid.
1. Real Madrid Tidak Dibangun untuk Bertahan Dalam
Xabi Alonso mencoba formasi defensif lima pemain pada final Piala Super. Aurelien Tchouameni diturunkan sebagai bek tengah tambahan, padahal posisinya sebenarnya gelandang.
Penggunaan dua gelandang di lini belakang menciptakan ketidakseimbangan. Hal ini mempersulit transisi serangan cepat bagi Vinicius Junior dan Rodrygo di sayap.
Ketiadaan Toni Kroos dan Luka Modric membuat pemain belakang lebih mudah kehilangan bola. Los Blancos kesulitan membangun serangan dari lini belakang, sehingga peluang cepat lawan meningkat.
Arbeloa harus memastikan timnya tidak terlalu dalam saat menghadapi tekanan tinggi. Formasi defensif yang berlebihan justru melemahkan keseimbangan tim.
2. Real Madrid Lebih Koheren dengan Striker Sejati
Absennya Kylian Mbappe membuat serangan Los Blancos kehilangan keseimbangan. Tim lebih hidup saat Gonzalo Garcia atau striker alami memimpin lini depan.
Gonzalo mampu menarik perhatian bek lawan dan memberi ruang bagi Vinicius Junior. Mbappe sering stagnan di tepi kotak penalti tanpa bola.
Kehadiran striker yang bergerak instinctual membuat serangan tim lebih dinamis. Arbeloa perlu memastikan striker utama berperan sebagai No. 9 sejati, baik dengan atau tanpa bola.
Tanpa penyesuaian ini, Real Madrid sulit merebut trofi utama. Serangan satu dimensi mudah dihentikan lawan jika Vinicius Junior terkunci.
3. Valverde Tidak Menyelesaikan Masalah Lini Tengah
Federico Valverde banyak membantu pertahanan, namun kontribusi kreatifnya minim. Dalam 68 menit bermain, ia hanya menyelesaikan sembilan operan, satu di antaranya operan progresif.
Los Blancos kehilangan kreativitas di lini tengah yang sebelumnya dihadirkan Kroos dan Modric. Valverde harus kembali menonjolkan kemampuan umpan diagonal dan visi permainan.
Sebagai pemain serba bisa, Valverde memiliki potensi membantu tim dalam transisi. Arbeloa perlu memastikan ia tampil optimal agar lini tengah kembali stabil dan mendukung serangan.
Jika Valverde gagal tampil maksimal, Real Madrid akan kesulitan mengontrol permainan. Penyesuaian ini penting menjelang laga-laga penting musim ini.
Sumber: Sports Illustrated
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jejak Jose Mourinho di Balik Sosok Alvaro Arbeloa Sang Pelatih Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 22:48
-
Ucapan Joan Laporta Terbukti: Kekacauan di Real Madrid dan Akhir Xabi Alonso
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:44
-
Kesalahan 60 Juta Euro yang Mempercepat Akhir Proyek Xabi Alonso di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:31
-
Mendieta Nilai Taktik Xabi Alonso Tak Sesuai di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Barcelona vs Villarreal: Lamine Yamal
Liga Spanyol 1 Maret 2026, 00:23
-
Bukan Bruno Fernandes, Bos Crystal Palace Ngeri-ngeri Sedap Lihat Pemain MU Ini
Liga Inggris 28 Februari 2026, 23:33
-
Hasil BRI Super League Bali United vs Persijap: Cuma Hasilkan Skor Kacamata
Bola Indonesia 28 Februari 2026, 23:17
-
Manchester United Kepincut Bek Newcastle United Ini?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 23:00
-
Eks MU Dukung Michael Carrick Jadi Manajer Permanen Setan Merah: Dia Sangat Layak!
Liga Inggris 28 Februari 2026, 22:50
-
Michael Carrick: Tidak Bisa Ditawar, Lolos ke UCL Harga Mati untuk MU!
Liga Inggris 28 Februari 2026, 22:40
-
Rakornas 2026 Bahas Masa Depan Polo Air, PB Akuatik Indonesia Siapkan Langkah Besar
Lain Lain 28 Februari 2026, 22:35
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21

















KOMENTAR