
Bola.net - Spekulasi mengenai kursi pelatih Real Madrid kembali memanas setelah pemecatan mengejutkan Xabi Alonso. Klub raksasa Spanyol itu kini berada dalam fase transisi, dengan Alvaro Arbeloa ditunjuk sebagai pelatih sementara hingga akhir musim.
Di tengah situasi tersebut, nama Jurgen Klopp kembali mencuat ke permukaan. Pelatih asal Jerman itu sebelumnya sudah dikaitkan dengan Real Madrid pada musim semi lalu, dan kini disebut sebagai kandidat unggulan untuk musim depan.
Kondisi semakin menarik karena Arbeloa dikabarkan mengagumi karya Klopp. Ia bahkan disebut mencoba mengadopsi beberapa karakteristik sepak bola ala Klopp dalam pendekatan kepelatihannya bersama Real Madrid.
Namun, hingga kini Arbeloa belum memberikan kepastian mengenai status jangka panjangnya. Ketidakjelasan tersebut membuat spekulasi soal siapa pelatih Real Madrid berikutnya terus bergulir, dengan Klopp berada di pusat perbincangan.
Jurgen Klopp Tidak Terhubung dengan Real Madrid

Berbicara kepada Servus TV, Jurgen Klopp akhirnya memberikan respons langsung terkait rumor yang mengaitkannya dengan Real Madrid. Ia ditanya secara spesifik mengenai pemecatan Xabi Alonso dan kemungkinan dirinya menjadi penerus.
“Saya akan mengantisipasi pertanyaan Anda, tetapi saya dapat mengatakan bahwa rumor tersebut tidak ada hubungannya dengan saya, dan tidak memengaruhi saya dengan cara apa pun,” kata Klopp dikutip oleh Diario AS.
Pernyataan itu menegaskan posisi Klopp saat ini. Meski disebut memiliki penggemar di jajaran manajemen Real Madrid, pelatih berusia 57 tahun tersebut sama sekali tidak menunjukkan ketertarikan untuk masuk ke pusaran spekulasi.
Fokus di Red Bull dan Kritik untuk Manajemen Madrid
Saat ini, Klopp menjabat sebagai Kepala Sepak Bola Global di Red Bull. Perannya lebih bersifat strategis dan penasihat, dan sejak meninggalkan Liverpool, ia belum menunjukkan keinginan kuat untuk kembali ke dunia kepelatihan harian.
“Posisi pelatih selalu berubah, dan tidak apa-apa untuk menonton dari pinggir lapangan tanpa mengkhawatirkan apa artinya bagi Anda secara pribadi, karena tempat saya sekarang adalah tempat yang tepat untuk saya," kata Klopp.
Klopp juga memberikan pandangan yang lebih luas terkait situasi Real Madrid. Menurutnya, masalah Los Blancos bukan semata soal siapa pelatihnya, melainkan bagaimana klub dikelola di level tertinggi.
“Ini pertanda bahwa tidak semuanya berjalan 100% dengan benar jika Xabi Alonso, yang selama lebih dari dua tahun di Leverkusen menunjukkan bakat luar biasanya sebagai pelatih, harus meninggalkan Real Madrid hanya enam bulan kemudian," sambungnya.
Alasan Kegagalan Xabi Alonso

Menurut analisis Klopp, gegar budaya jadi alasan mengapa proyek Xabi Alonso di Real Madrid tak berhasil. Baik kubu Xabi Alonso maupun Real Madrid tidak menemukan titik temu atas filosofi dan keyakinan masing-masing.
"Jika Anda mengambil alih dari pelatih legendaris seperti Carlo Ancelotti, yang memiliki cara yang sangat jelas dalam mengelola timnya, sangat sulit untuk datang dan mengubah segalanya," kata Klopp.
"Itulah yang membuat situasi terlalu rumit bagi Xabi Alonso. Saya benar-benar merasa kasihan padanya, karena saya pikir dia adalah pelatih hebat," tegas mantan pelatih Borussia Dortmund.
Sumber: Diario AS, Football Espana
Baca Ini Juga:
- Jejak Jose Mourinho di Balik Sosok Alvaro Arbeloa Sang Pelatih Real Madrid
- Ucapan Joan Laporta Terbukti: Kekacauan di Real Madrid dan Akhir Xabi Alonso
- Kesalahan 60 Juta Euro yang Mempercepat Akhir Proyek Xabi Alonso di Real Madrid
- Mendieta Nilai Taktik Xabi Alonso Tak Sesuai di Real Madrid
- 3 Pelajaran yang Bisa Diambil Alvaro Arbeloa dari Kekalahan Real Madrid di Piala Super Spanyol
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jejak Jose Mourinho di Balik Sosok Alvaro Arbeloa Sang Pelatih Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 22:48
-
Ucapan Joan Laporta Terbukti: Kekacauan di Real Madrid dan Akhir Xabi Alonso
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:44
-
Kesalahan 60 Juta Euro yang Mempercepat Akhir Proyek Xabi Alonso di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:31
-
Mendieta Nilai Taktik Xabi Alonso Tak Sesuai di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:20
LATEST UPDATE
-
Meski Sulit, Crystal Palace Ingin Jegal Manchester United di Old Trafford
Liga Inggris 28 Februari 2026, 22:25
-
Absen Lawan Everton, Lisandro Martinez Bisa Perkuat MU lawan Crystal Palace?
Liga Inggris 28 Februari 2026, 22:14
-
Nonton Live Streaming Barcelona vs Villarreal di Vidio - Liga Spanyol 2025/2026
Liga Spanyol 28 Februari 2026, 21:37
-
Prediksi BRI Super League: Persis Solo vs Persik Kediri 1 Maret 2026
Bola Indonesia 28 Februari 2026, 21:30
-
Nonton Live Streaming Liverpool vs West Ham di Vidio - Liga Inggris 2025/2026
Liga Inggris 28 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Bhayangkara FC 1 Maret 2026
Bola Indonesia 28 Februari 2026, 20:57
-
Assist Sudah, Gol Kapan? Ardon Jashari Bidik Momen Spesial di San Siro Bersama AC Milan
Liga Italia 28 Februari 2026, 20:50
-
Liverpool Diminta Beri Rio Ngumoha Lebih Banyak Menit Bermain
Liga Inggris 28 Februari 2026, 20:14
-
Prediksi Cremonese vs Milan 1 Maret 2026
Liga Italia 28 Februari 2026, 18:30
-
Tempat Menonton Inter vs Genoa: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Italia 28 Februari 2026, 17:31
LATEST EDITORIAL
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
























KOMENTAR