
Bola.net - Joan Laporta kembali membuktikan ketajamannya dalam membaca situasi di sepak bola Spanyol. Ucapan presiden Barcelona itu kini terbukti benar terkait pergolakan di Real Madrid.
Peristiwa yang terjadi setelah final Piala Super Spanyol 2026 di Madrid tampak bukan sebuah kehancuran mendadak. Semua seperti bab terakhir dari masalah yang telah berkembang diam-diam selama berbulan-bulan.
Pada Maret 2024, saat rumor transfer Kylian Mbappe menghebohkan, Laporta memberikan analisis yang banyak dianggap berlebihan. Ia memperingatkan bahwa kehadiran Mbappe bisa mengganggu keseimbangan di ruang ganti Madrid.
Kata-kata Laporta yang dulu dicemooh kini terbukti relevan. Ketegangan internal di Madrid terlihat jelas saat Xabi Alonso gagal menegakkan otoritasnya sebagai pelatih.
Peringatan Dini dari Laporta

Laporta menyatakan bahwa menandatangani bintang besar bisa merusak harmoni tim. Ia menyinggung bahwa Mbappe, meski membawa prestise, bisa menggeser keseimbangan di ruang ganti.
“Saya tidak iri dengan Real Madrid yang merekrut Mbappe. Dia akan mengacaukan ruang ganti mereka,” ucapnya.
Pernyataan itu sempat dianggap provokatif dan menimbulkan kritik dari beberapa pihak. Namun, kenyataannya sekarang, komentar itu lebih terlihat sebagai peringatan yang akurat.
Faktanya, konflik internal muncul saat Real Madrid kalah 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol. Alonso mencoba meminta tim memberi Barcelona Guard of Honour, tetapi permintaannya ditolak oleh para pemain.
Kekacauan di Ruang Ganti Madrid

Mbappe, sebagai bintang utama, memerintahkan rekan-rekannya meninggalkan lapangan. Momen itu menunjukkan siapa yang benar-benar memegang kendali dalam skuad Los Blancos.
Bagi Alonso, hal ini menjadi titik balik. Ia merasa posisinya sudah melemah dan otoritasnya tidak lagi dihormati.
Keputusan akhirnya cepat diambil oleh manajemen Madrid. Xabi Alonso resmi diberhentikan dari kursi pelatih, menutup babak singkat kepemimpinannya.
Dampak Pemain Bintang pada Tim

Laporta sebelumnya menekankan bahwa bintang besar membawa perhatian global dan gol, tetapi juga bisa menimbulkan masalah internal. Madrid kini merasakan konsekuensi dari keputusan mereka mengandalkan kekuatan nama besar.
Kehadiran Mbappe terbukti mengubah dinamika ruang ganti dan melemahkan posisi Alonso. Hal ini menjadi pelajaran bagi klub-klub besar tentang manajemen bintang dalam tim.
Keputusan Real Madrid untuk memprioritaskan kekuatan pemain bintang ternyata berisiko bagi keharmonisan tim. Konsekuensi tersebut membuat proyek Alonso berakhir lebih cepat dari yang diperkirakan.
Sumber: Barca Universal
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jejak Jose Mourinho di Balik Sosok Alvaro Arbeloa Sang Pelatih Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 22:48
-
Ucapan Joan Laporta Terbukti: Kekacauan di Real Madrid dan Akhir Xabi Alonso
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:44
-
Kesalahan 60 Juta Euro yang Mempercepat Akhir Proyek Xabi Alonso di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:31
-
Mendieta Nilai Taktik Xabi Alonso Tak Sesuai di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:20
LATEST UPDATE
-
Kick-off Jam Berapa dan Tayang di Mana Bayern vs Madrid?
Liga Champions 15 April 2026, 19:22
-
Live Streaming UCL Malam Ini: Ada Arsenal vs Sporting dan Bayern vs Madrid
Liga Champions 15 April 2026, 18:51
-
Nonton Live Streaming Liga Champions: Bayern vs Madrid
Liga Champions 15 April 2026, 17:52
-
Perkokoh Tembok Pertahanan, Manchester United Incar Bintang Bournemouth Ini
Liga Inggris 15 April 2026, 17:07
-
Kabar Buruk Untuk Liverpool, Hugo Ekitike Dikabarkan Bakal Absen 9 Bulan!
Liga Champions 15 April 2026, 17:05
-
Juventus Diyakini akan Genggam Tiket Liga Champions
Liga Italia 15 April 2026, 17:01
-
Prediksi Fiorentina vs Crystal Palace 17 April 2026
Liga Eropa UEFA 15 April 2026, 17:00
-
Dusan Vlahovic bakal Absen 3 Laga Lagi
Liga Italia 15 April 2026, 16:54
-
Usai Duel Liverpool vs PSG, Ini Kata Arne Slot Soal Cedera Hugo Ekitike
Liga Champions 15 April 2026, 16:52
-
Juventus Takkan Ambil Risiko dengan Kenan Yildiz
Liga Italia 15 April 2026, 16:45
LATEST EDITORIAL
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
5 Calon Klub Baru Andy Robertson Setelah Tinggalkan Liverpool
Editorial 13 April 2026, 22:39
-
Jangan Panik! 5 Alasan Arsenal Masih Punya Harapan Besar Juara Premier League
Editorial 13 April 2026, 22:21
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51





















KOMENTAR