
Bola.net - Gaizka Mendieta menilai gaya kepelatihan Xabi Alonso tidak cocok dengan Real Madrid. Mantan bintang Valencia itu memberikan komentar ini menyusul pemecatan Alonso setelah kalah di final Piala Super Spanyol dari Barcelona.
Real Madrid mengakhiri era Xabi Alonso setelah hanya tujuh bulan menukangi klub. Selasa (13/1/2026) dini hari WIB, Los Blancos mengumumkan pemecatan secara resmi dan menunjuk Alvaro Arbeloa sebagai pelatih sementara.
Alonso datang ke Santiago Bernabeu setelah sukses bersama Bayer Leverkusen. Namun pendekatan permainan dan taktik yang diterapkan di Jerman tidak berjalan mulus di Madrid.
Mendieta menekankan bahwa filosofi pressing tinggi dan pertahanan kompak Alonso tidak bisa diterapkan di Real Madrid. Hal ini dianggap menjadi salah satu faktor utama kegagalan pelatih asal Spanyol tersebut.
Pemecatan Xabi Alonso

Keputusan untuk mengakhiri kontrak Alonso diumumkan sebagai hasil kesepakatan bersama. Real Madrid menyatakan bahwa mantan gelandang tersebut tetap menjadi legenda klub dan selalu memiliki tempat di hati penggemar.
Alvaro Arbeloa, yang sebelumnya menangani tim Castilla, ditunjuk sebagai pelatih sementara. Arbeloa memiliki pengalaman panjang dalam akademi Real Madrid sejak 2020 dan telah meraih berbagai gelar bersama tim muda.
"Real Madrid CF mengumumkan bahwa, atas kesepakatan bersama antara klub dan Xabi Alonso, diputuskan untuk mengakhiri masa tugasnya sebagai pelatih tim utama. Xabi Alonso akan selalu memiliki kasih sayang dan kekaguman dari semua penggemar Madrid karena ia adalah legenda dan selalu mewakili nilai-nilai klub kami," demikian pernyataan resmi klub.
"Klub kami mengucapkan terima kasih kepada Xabi Alonso dan seluruh tim teknisnya atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini, serta mendoakan keberuntungan dalam tahap baru hidup mereka," tambah pernyataan itu.
Mendieta Ungkap Alasan Gagalnya Alonso

Gaizka Mendieta menyoroti bahwa gaya permainan Alonso belum pernah diterapkan di Real Madrid. Menurutnya, filosofi pressing tinggi dan pertahanan kompak yang sukses di Leverkusen tidak cocok dengan karakter Los Blancos.
Alonso ingin timnya menekan lawan sejak lini atas dan bertahan secara kolektif. Namun, pendekatan ini belum pernah terlihat dalam sejarah klub, sehingga tim sering kehilangan keseimbangan saat pertandingan berlangsung.
"Jelas, kami tahu bagaimana Xabi bermain bersama Bayer Leverkusen dan apa yang ingin dilakukannya di Madrid. Secara pribadi, saya rasa kita tidak melihat gaya permainan yang Xabi inginkan. Kami belum pernah melihat hal itu di Real Madrid dengan pelatih manapun," ujar Mendieta.
"Maksud saya, berdasarkan apa yang terlihat di Leverkusen, ia ingin tim yang kompak, menekan tinggi, dan bertahan bersama. Saya belum pernah melihat itu di Real Madrid, sama sekali. Tim selalu akan pecah di beberapa momen dalam pertandingan," tambahnya.
Sumber: Goal
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jejak Jose Mourinho di Balik Sosok Alvaro Arbeloa Sang Pelatih Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 22:48
-
Ucapan Joan Laporta Terbukti: Kekacauan di Real Madrid dan Akhir Xabi Alonso
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:44
-
Kesalahan 60 Juta Euro yang Mempercepat Akhir Proyek Xabi Alonso di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:31
-
Mendieta Nilai Taktik Xabi Alonso Tak Sesuai di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 15:20
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
























KOMENTAR