Alasan di Balik Eden Hazard Pensiun: Sudah Tidak Bergairah Bermain Sepak Bola dan Tidak Tergiur dengan Uang

Bola.net - Eden Hazard baru-baru ini mengungkapkan bahwa ia sudah bulat atas keputusannya untuk pensiun dari panggung sepak bola. Sang pemain menyebutkan ia sudah tidak lagi menikmati permainannya dan tidak ingin bermain di suatu tempat demi uang.
Pemain berusia 32 tahun itu gantung sepatu pekan lalu setelah meninggalkan Real Madrid pada musim panas dengan kontraknya diperpanjang satu tahun lebih awal.
Total, ia hanya tampil sebanyak 76 penampilan selama empat tahun di Bernabeu, dan hanya bermain selama 90 menit dalam enam pertandingan, dan tidak pernah tampil setelah Desember 2021. Itu adalah situasi yang tidak dapat diteruskan oleh sang pemain sayap.
Namun, pada Kamis (19/10/2023) dini hari WIB, Hazard menghidupkan kembali masa-masa kejayaannya sebagai pesepak bola handal dengan penampilan gemilang di laga amal di Calais, mencetak satu gol dan mengkreasi beberapa peluang maupun assist.
Simak pengakuan sang pemain di bawah ini.
Alasan Pensiun
Meskipun ia tampak tersenyum dalam pertandingan yang tidak terlalu banyak tekanan bersama para mantan ikon sepak bola Prancis, termasuk Robert Pires dan Didier Deschamps, ia menjelaskan bahwa hatinya kini berada di tempat lain.
"Saya selalu mengatakan bahwa saya akan berhenti segera setelah saya tidak bersenang-senang lagi di lapangan. Saya tidak ingin pergi dan bermain di suatu tempat demi uang," katanya kepada L'Avenir.
"Itu adalah solusi terbaik. Saya tidak menikmati latihan lagi... Dan saya tidak bermain lagi. Keputusan yang sangat sederhana."
Sosok Legenda
Ia mengatakan bahwa bermain untuk klub Belgia akan menjadi sebuah cerita yang luar biasa, namun ada banyak 'omong kosong' yang diberitakan selama bursa transfer.
Hazard juga mengungkapkan emosi yang dirasakannya terhadap Real Madrid bukan berarti semuanya penuh dengan kebencian, seperti yang mungkin dipikirkan oleh sebagian orang. Ia mengatakan bahwa ia telah bertemu dengan orang-orang yang luar biasa dan merasakan mimpi saat bermain untuk mereka.
"Dalam hidup, Anda tidak bisa menjelaskan semuanya. Saya berdamai dengan diri saya sendiri. Saya bahagia. Saya memiliki banyak hal yang harus dilakukan di luar sepak bola sehingga saya dapat membuat pilihan yang tenang."
Warisannya akan selalu rumit untuk diuraikan. Ia memenangkan lima gelar liga sepanjang kariernya bersama Lille, Chelsea, dan Real Madrid, serta satu Liga Champions, dua Liga Eropa dan berbagai trofi domestik.
Pensiun di Saat yang Tepat
Secara individu, ia dinobatkan sebagai Pemain Terbaik PFA dan Pemain Terbaik Premier League pada musim 2014/15. Selama di Chelsea, ia mencetak 110 gol dan 92 assist dalam 352 penampilan.
Namun, ia tidak pernah berkembang di ibu kota Spanyol. Selama empat musim, ia mengalami 18 kali cedera dan hanya mencetak tujuh gol dalam 76 pertandingan, sangat jauh berbeda dengan produktivitasnya yang gemilang di London dan Lille.
Penjelasannya yang baru tentang pengunduran dirinya masuk akal. Hazard berada dalam kondisi terbaiknya saat ia bermain dengan penuh sukacita dan kebebasan, ketika hal itu mengering, sepak bola tidak lagi menjadi hal yang sama baginya.
Sumber: L'Avenir
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen La Liga 2023/24
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kisah Bintang West Ham yang Kena PHP Chelsea
Liga Inggris 19 Oktober 2023, 23:01
-
Chelsea vs Arsenal: Gol Tercipta, Tapi Tanpa Pemenang
Liga Inggris 19 Oktober 2023, 15:19
-
Daftar Pemain Cedera 20 Klub Premier League 2023/2024: Manchester United Punya 9!
Liga Inggris 19 Oktober 2023, 08:30
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR