Bola.net - - Legenda , Thierry Henry, mengaku amat menyesal melihat striker Real Madrid, Karim Benzema, hingga kini masih dibekukan dari tim nasional Prancis.
Bos Prancis, Didier Deschamps, tak memasukkan nama Benzema ke dalam skuat Les Bleus sejak Euro 2016 digelar di kampung halaman mereka sendiri. Hal tersebut dilakukan usai sang striker terlibat dalam skandal pemerasan.
Benzema sendiri sudah berulangkali mengatakan dirinya tak bersalah dalam kasus tersebut, namun hal tersebut tak membuat Deschamps, yang mengatakan menyusun skuat demi harmoni di ruang ganti, bergeming.
Thierry Henry.
Henry kemudian mengatakan di Sportsmole: "Ketika saya berbicara dengan Karim Benzema, hanya ada satu kata yang terlintas dan itu adalah berkelas."
"Ketika dia bermain, apapun yang ia lakukan, dia melakukannya secara berkelas."
"Untuk bisa mengomentari sebuah topik, anda harus tahu pasti apa yang sebenarnya terjadi. Dan dua orang yang tahu benar soal apa yang terjadi adalah Karim dan Deschamps. Saya tak bisa menengahi mereka. Jadi saya akan membiarkan semuanya terjadi."
Madrid sendiri baru saja menang 2-0 atas Espanyol dan dua gol kemenangan mereka diborong oleh Isco.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Aksi Menawan De Bruyne Berhasil Memukau Presiden Madrid
Liga Inggris 2 Oktober 2017, 15:10
-
Ronaldo (Mungkin) Perlu Belajar Menembak Dari Zaza
Editorial 2 Oktober 2017, 14:44
-
Aubameyang Beri Harapan pada Milan dan Madrid
Liga Eropa Lain 2 Oktober 2017, 14:00
-
Acungi Jempol Isco, Direktur Madrid Sebut Kondisi Carvajal Tak Serius
Liga Spanyol 2 Oktober 2017, 13:40
-
Cukup Satu Kata Bagi Eks Arsenal untuk Puji Benzema
Liga Spanyol 2 Oktober 2017, 13:20
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
-
Inter Milan Kalah dari Bodo/Glimt, Penyelesaian Akhir Jadi Sorotan
Liga Italia 25 Februari 2026, 09:40
-
Perjalanan Fenomenal Bodo/Glimt, si Pembunuh Raksasa dari Lingkar Arktik
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:27
-
Malam Kelam Bagi Inter Milan, Malam Luar Biasa Bagi Sepak Bola Norwegia
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR