Debut Horor Arbeloa: Real Madrid Dipecundangi Tim Divisi Dua, Tersingkir Tragis, Apa Katanya?

Debut Horor Arbeloa: Real Madrid Dipecundangi Tim Divisi Dua, Tersingkir Tragis, Apa Katanya?
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa di laga 16 besar Copa del Rey, 15 Januari 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Bola.net - Debut Alvaro Arbeloa sebagai nakhoda baru Real Madrid berujung mimpi buruk. Bukannya memberi harapan baru, Los Blancos justru tersingkir memalukan.

Mereka takluk 2-3 dari tim divisi dua, Albacete, dalam laga Copa del Rey yang dramatis, Kamis (15/1/2026) dini hari WIB. Gol penentu lawan tercipta di menit ke-94 lewat aksi Jefte Betancor.

Ini adalah pukulan telak berturut-turut bagi Madrid. Tiga hari sebelumnya, mereka juga baru saja dipecundangi Barcelona di final Supercopa Spanyol.

Arbeloa pun tak mau mencari kambing hitam atas hasil memalukan ini. Ia dengan jantan pasang badan untuk anak asuhnya.

1 dari 4 halaman

Rotasi Pemain Berujung Petaka

Reaksi pemain Real Madrid setelah Albacete mencetak gol di laga 16 besar Copa del Rey, 15 Januari 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Reaksi pemain Real Madrid setelah Albacete mencetak gol di laga 16 besar Copa del Rey, 15 Januari 2026. (c) AP Photo/Jose Breton

Keputusan Arbeloa mengistirahatkan sederet bintang memang berisiko tinggi. Nama-nama besar seperti Jude Bellingham dan Thibaut Courtois ditinggal di Madrid.

Kylian Mbappe dan Rodrygo juga absen karena masalah kebugaran. Namun, Arbeloa bersikeras bahwa skuad yang diturunkannya sudah cukup kompetitif.

"Di klub ini, hasil imbang itu buruk, sebuah tragedi. Jadi bayangkan kekalahan seperti ini," buka Arbeloa dalam konferensi pers pasca-laga.

"Ini menyakitkan, terutama melawan tim divisi bawah. Jelas sekali kami harus berbenah," lanjutnya dengan nada kecewa.

Meski hasil akhirnya mengecewakan, mantan bek sayap Liverpool ini enggan menyesali pilihannya. Ia tetap pada pendirian bahwa rotasi itu perlu.

"Saya bertanggung jawab, saya yang mengambil keputusan: tim, cara kami bermain, pergantian pemain. Kami akan mencoba memulihkan moral dan fisik," tegas Arbeloa.

2 dari 4 halaman

Pemain Kelas Dunia Gagal Bersinar

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa. (c) AP Photo/Jose Breton

Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa. (c) AP Photo/Jose Breton

Arbeloa menolak menyalahkan pemain pelapis yang tampil di laga tersebut. Baginya, satu hari latihan tidak cukup untuk menerapkan filosofi barunya.

Skuad Madrid tampak lesu dan kurang determinasi sepanjang laga. Namun sang pelatih tetap membela usaha para pemainnya.

"Saya yakin skuad itu tepat, dan saya masih berpikir demikian. Kami punya skuad luar biasa dengan pemain hebat," ujar pelatih muda tersebut.

"Saya tidak menyesali apa pun. Saya akan memilih tim yang sama lagi," tambahnya dengan penuh keyakinan.

3 dari 4 halaman

Titik Nadir Real Madrid

Kekalahan ini terasa lebih menyakitkan bagi Dani Carvajal. Sang bek senior menyebut momen ini sebagai titik terendah timnya musim ini.

Madrid yang sebelumnya butuh dua gol Mbappe untuk lolos dari babak sebelumnya, kini benar-benar terhenti. Albacete sukses mencatatkan kemenangan perdana mereka atas raksasa ibukota.

"Saya pikir kami telah menyentuh titik nadir hari ini. Kami disingkirkan oleh tim divisi dua," kata Carvajal kepada awak media.

"Mulai besok kami semua akan melakukan kritik diri, secara individu dan kolektif. Masih ada waktu untuk membalikkan keadaan musim ini," imbuhnya optimistis.

4 dari 4 halaman

Arbeloa Tak Takut Kata Gagal

Meski publik mungkin melabeli debutnya sebagai kegagalan total, Arbeloa tetap tenang. Ia melihat kekalahan ini sebagai bagian dari proses menuju sukses.

Ia juga menolak anggapan bahwa tersingkir dari Copa del Rey akan meringankan beban jadwal tim. Bagi Madrid, kalah bukanlah opsi.

"Jika orang ingin menggambarkan ini sebagai kegagalan, saya mengerti. Bagi saya, kegagalan ada di jalan menuju kesuksesan," ucap Arbeloa filosofis.

"Saya tidak takut dengan kata itu. Saya sudah sering gagal dalam hidup saya, saya pernah kalah di final piala," pungkasnya.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL