- Gelandang Barcelona, Sergio Busquets, menyebut jika karir yang dia lalui saat ini melebehi ekpektasinya. Busquets tidak pernah menyangka akan meraih banyak gelar juara ketika pertama kali menjalani debut di tim utama.
Busquets mengawali karirnya di beberapa tim lokal Katalunya sebelum akhirnya bergabung dengan Barcelona B pada tahun 2005. Selepas itu, Busquets terus menanjak dan mampu menembus tim utama Barca pada tahun 2008.
Adalah Josep Guardiola yang membawa Busquets promosi ke tim utama Barca. Sebelumnya, pemain yang kini sudah berusia 30 tahun pernah menjadi anak asuh Pep saat masih di Barcelona B. Busquets ke tim utama menyusul promosi Pep ke tim utama Barca.
13 September 2008, Barcelona bermain imbang 1-1 melawan Racing Santander, laga tersebut menjadi debut Busquets di level profesional. Ketika itu, Busquets tidak menyangka bisa menjalani karir sukses seperti saat ini.
Melebihi Ekspektasi
Bersama Barcelone, Busquets sudah meraih hampir semua gelar mayor yang diikutinya. Gelar juara La Liga, Copa del Rey hingga Piala Super Spanyol sudah pernah dia raih. Begitu juga dengan gelar Liga Champions dan Piala Dunia Antarklub.
Bahkan, karir cemerlang Busquets bukan hanya di level klub tapi juga bersama Timnas Spanyol. Pemain 30 tahun sudah pernah meraih gelar juara Piala Dunia dan Euro.
Saya tidak akan pernah membayangkan bisa meraih begitu banyak gelar juara seperti pada saat ini. Saya memainkan begitu banyak pertandingan dan kompetisi. Saya juga menjalani begitu banyak momen-momen yang luar biasa, buka Busquets.
Anda akan selalu memiliki sebuah ekspektasi untuk berada di tim utama sebuah klub, tapi Anda tidak bisa membayangkan apa yang terjadi setelahnya, tandasnya.
Setelah Musim Pertama
Pada musim pertama bersama tim utama Barcelona, tidak banyak yang mengetahui sosok Busquets. Sebab, Guardiola hanya membawanya dari Barcelona B. Tapi, sukses di musim pertama membuat dunia Busquets mulai berubah. Namanya banyak dibicarakan oleh orang.
Musim debut saya bersama Barcelona sangat berkesan dan saya kemudian menjadi lebih dikenal orang. Saya mendapatkan menit bermain yang banyak meskipun saat itu saya masih sangat mudah, tutup Busquets.
Simak Video Menarik Ini
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tangis Pilu Lionel Messi Kala Gagal Bawa Argentina Juara Copa America 2016
Bola Dunia Lainnya 14 September 2018, 23:35
-
Messi Tak Perkuat Argentina, Valverde Bersyukur
Liga Spanyol 14 September 2018, 22:23
-
Media Spanyol Itu Kejam Menurut Guardiola
Liga Spanyol 14 September 2018, 19:44
-
Data dan Fakta La Liga: Real Sociedad vs Barcelona
Liga Spanyol 14 September 2018, 18:32
-
Prediksi Real Sociedad vs Barcelona 15 September 2018
Liga Spanyol 14 September 2018, 18:31
LATEST UPDATE
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
-
Gregor Kobel Berdiri Tegak di Bawah Mistar
Piala Dunia 8 Juli 2026, 11:48
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR