Jose Mourinho Mengulangi Kesalahan Arbeloa

Jose Mourinho Mengulangi Kesalahan Arbeloa
Jose Mourinho ketika bertugas sebagai pelatih Real Madrid musim 2026/2027 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Real Madrid mengawali kembali kiprahnya di La Liga usai jeda internasional dengan kemenangan tipis 1-0 atas Villarreal. Jose Mourinho membawa timnya tetap berada dalam persaingan papan atas, tetapi kemenangan tersebut juga memperlihatkan persoalan yang belum terselesaikan di lini tengah.

Salah satu keputusan menarik Mourinho adalah mencadangkan Vinicius Junior. Namun, hal yang lebih penting justru kembali terlihat dari pilihan Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni sebagai duet gelandang tengah.

Secara individu, Valverde dan Tchouameni mampu menjalankan tugas masing-masing dengan cukup baik. Akan tetapi, ketika dimainkan bersama, keduanya kembali kesulitan memberikan keseimbangan dan kontrol permainan yang dibutuhkan Real Madrid.

Ini seperti mengulangi kesalahan Alvaro Arbeloa ketika ia masih menangani Los Blancos.

1 dari 4 halaman

Valverde dan Tchouameni Kembali Tidak Padu

Villarreal beberapa kali mampu melewati lini tengah Real Madrid hanya dengan satu atau dua operan. Situasi tersebut memperlihatkan bahwa duet Valverde dan Tchouameni masih memiliki persoalan ketika harus menutup ruang dan menjaga struktur permainan.

Keduanya juga belum mampu menciptakan koneksi yang kuat ketika Real Madrid menguasai bola. Valverde memiliki energi dan kemampuan membawa bola, sementara Tchouameni lebih kuat dalam menjaga area tengah, tetapi kombinasi keduanya belum menghasilkan sinergi yang optimal.

Persoalan ini semakin sulit diabaikan karena mereka sudah bermain bersama selama beberapa musim. Kehadiran Toni Kroos sebelumnya memang memberi struktur berbeda, tetapi setelah era tersebut berakhir, masalah koordinasi Valverde dan Tchouameni tetap terlihat.

2 dari 4 halaman

Mourinho Mengabaikan Alternatif di Lini Tengah

Jose Mourinho kini memiliki beberapa opsi lain yang dapat digunakan untuk mengubah karakter lini tengah. Namun, sejumlah pemain justru kesulitan mendapatkan menit bermain sejak Tchouameni kembali dari cedera.

Eduardo Camavinga menjadi salah satu contoh. Ia tampil positif selama jeda internasional, tetapi kesempatan bermainnya bersama Real Madrid masih terbatas ketika Tchouameni kembali tersedia.

Kondisi tersebut membuat keputusan Mourinho layak dipertanyakan. Jika sebuah kombinasi tidak memberikan keseimbangan yang dibutuhkan tim, terus menggunakannya berisiko membuat pemain lain kehilangan kesempatan untuk memberikan solusi.

3 dari 4 halaman

Kesalahan Lama yang Terulang

Situasi ini mengingatkan pada kesalahan yang sebelumnya dilakukan Arbeloa ketika Aurelien Tchouameni dan Federico Valverde terus diperlakukan sebagai pilihan utama. Ketika dua pemain dianggap tidak tergantikan, performa individu yang cukup baik dapat menutupi persoalan kolektif yang sebenarnya lebih penting.

Real Madrid tidak hanya membutuhkan gelandang yang mampu tampil baik secara individu. Tim juga membutuhkan kombinasi pemain yang mampu menutup ruang, mengontrol tempo, serta membantu pertahanan ketika lawan melakukan transisi.

Oleh karena itu, Jose Mourinho perlu lebih terbuka terhadap perubahan. Kemenangan atas Villarreal memang mengamankan tiga poin, tetapi performa lini tengah menunjukkan bahwa Real Madrid masih membutuhkan formula yang lebih seimbang jika ingin bersaing hingga akhir musim.

Sumber: The Real Champs

4 dari 4 halaman

Klasemen


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL