Jurnalis Argentina Ragukan Kualitas Franco Mastantuono: Dia Suka Madrid Mungkin Cuma karena PlayStation!

Bola.net - Bintang muda asal Argentina, Franco Mastantuono, akhirnya secara resmi merampungkan proses transfer besarnya ke Real Madrid. Namun, kepindahan sensasionalnya ini justru langsung disambut dengan kritik tajam.
Kritik pedas tersebut datang dari negaranya sendiri, Argentina. Jurnalis ternama ESPN, Hernán Pereyra, menilai bahwa Mastantuono belum siap dan terlalu terburu-buru untuk pindah ke panggung sebesar Eropa.
Pereyra bahkan melabeli Mastantuono sebagai pemain yang masih terlalu "hijau" dan keputusannya ini berpotensi menjadi sebuah bencana. Ia juga menyoroti bagaimana harga transfer sang pemain meroket drastis hanya karena satu gol tendangan bebas.
Meskipun begitu, pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, tampaknya sama sekali tidak peduli dengan kritik tersebut. Ia bahkan dilaporkan siap untuk memberikan Mastantuono debut cepat di laga perdana La Liga melawan Osasuna, Selasa (19/8/2025) ini.
Hype Tinggi Sang Bintang Baru
Franco Mastantuono akhirnya bisa bergabung secara resmi dengan skuad Real Madrid. Proses transfernya dari River Plate baru bisa dirampungkan setelah ia genap berusia 18 tahun pada tanggal 14 Agustus lalu.
Ekspektasi para penggemar Los Blancos terhadapnya tentu saja sangatlah tinggi. Apalagi, ia langsung dimasukkan ke dalam rencana tim utama oleh pelatih kepala, Xabi Alonso, untuk musim 2025/2026.
Peluangnya untuk bisa melakoni debut dalam waktu dekat juga semakin terbuka lebar. Badai cedera yang sedang menimpa lini tengah Real Madrid bisa dibilang menjadi berkah tersendiri bagi sang wonderkid.
Gelandang andalan seperti Jude Bellingham dan Eduardo Camavinga dipastikan akan absen di laga pembuka. Hal ini membuat Xabi Alonso diyakini tidak akan ragu untuk segera memberikan kesempatan pada bintang barunya itu.
Dianggap Masih Terlalu 'Hijau'
Di tengah antusiasme besar yang menyelimuti ibu kota Spanyol, suara sumbang justru datang dari tanah kelahiran Mastantuono. Jurnalis ESPN, Hernan Pereyra, melontarkan kritik keras terhadap kepindahan sang pemain.
Pereyra menuding bahwa remaja tersebut telah mengambil sebuah keputusan yang terlalu terburu-buru. Menurutnya, Mastantuono masih terlalu mentah dan sama sekali belum siap untuk menghadapi tantangan sebesar di Real Madrid.
"Dia mempercepat kepergiannya, dia belum siap, dia masih sangat hijau," kata Pereyra seperti yang dikutip oleh Cadena SER.
"Dia mencetak gol hebat ke gawang Boca Juniors dari tendangan bebas dan tiba-tiba dia bernilai $50 juta," lanjutnya dengan nada menyindir.
Sentil Soal Identitas dan PlayStation
Kritik yang dilontarkan oleh Hernan Pereyra ternyata tidak berhenti sampai di situ saja. Ia juga menyentil soal lunturnya rasa identitas dan motivasi yang dimiliki oleh para pemain muda pada zaman sekarang.
Ia bahkan berspekulasi bahwa Mastantuono mungkin jatuh cinta pada Real Madrid hanya karena terlalu sering memainkan klub tersebut di video game PlayStation. Ia pun berharap perasaan sang pemain tidak akan berbalik mengkhianatinya di masa depan.
"Tidak ada lagi rasa identitas di antara para pemain muda ini. Dia mungkin bermain PlayStation dengan Real Madrid dan jatuh cinta dengan tim itu," ujarnya.
"Saya harap dia memiliki karier yang hebat, tetapi jangan biarkan perasaannya mengkhianatinya, karena dia mencintai Real Madrid," pungkas Pereyra.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Real Madrid di La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 18 Agustus 2025, 16:26
-
Arsenal Kubur Dalam-dalam Niat Real Madrid untuk Dapatkan William Saliba
Liga Inggris 18 Agustus 2025, 16:15
LATEST UPDATE
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Aston Villa
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:17
-
Bedah Kekuatan Finalis Liga Europa: Freiburg
Liga Eropa UEFA 19 Mei 2026, 18:09
-
Di-PHP Barcelona, Jose Mourinho Ajak Marcus Rashford ke Real Madrid
Liga Spanyol 19 Mei 2026, 18:00
-
Jadwal Premier League di SCTV Malam Ini, 20 Mei 2026
Liga Inggris 19 Mei 2026, 17:34
LATEST EDITORIAL
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13

























KOMENTAR