Bola.net - Kabar terkini dari Spanyol menyebutkan bahwa sang pelatih Zinedine Zidane sudah tak punya tempat untuk James Rodriguez di Real Madrid. Zidane bahkan diyakini bakal mengusir bintang Kolombia itu dari skuatnya secepat mungkin.
Masa depan James di Madrid saat ini serba tidak pasti. Pihak klub tak ingin menjualnya, tapi Zidane tak memasukkan dia dalam rencananya untuk musim baru yang akan datang.
Sejak kapan hubungan Zidane dan James seburuk ini? Seperti dilansir Marca, berikut analisis jejak konfrontasi mereka di Madrid.
Kedatangan Zidane, 2016

James merupakan pemain cadangan ketika Madrid menang 5-1 atas Sporting Gijon. Zidane menyuruh James dan Jese melakukan pemanasan saat jeda. Begitu babak kedua dimulai, James langsung kembali ke bangku cadangan. Zidane tidak senang dengan sikapnya itu. Zidane memerintahkan James untuk kembali melakukan pemanasan.
Copa America 2016

Setelah mencetak gol untuk Kolombia dan bermain penuh di fase grup Copa America, James bicara tentang betapa inginnya dia bermain sampai tak bisa bermain lagi untuk negaranya. James melewatkan final Liga Champions dan ambil bagian di Copa America Centenario. Zidane, yang sangat mengutamakan kedisiplinan daripada bakat, jelas tidak senang.
Piala Dunia Antarklub 2016

Lagi-lagi ditinggalkan di final, James benar-benar kecewa. Dia pun tidak menutup-nutupinya. "Saya tak bisa menjamin saya akan bertahan," katanya kala itu. "Saya mendapatkan beberapa tawaran dan punya waktu tujuh hari untuk mempertimbangkannya. Saya ingin bermain."
Kemarahan James Memuncak

Pada 5 April 2017, Madrid mengalahkan Leganes. Ini bisa dibilang sebagai momen-momen terakhir James di klub. Pada titik ini, rasanya mustahil bagi James untuk menyembunyikan rasa frustrasinya. Setelah mencetak gol, dia jadi yang pertama ditarik keluar. Saat meninggalkan lapangan, kemarahannya terlihat sangat jelas.
Bantahan Zidane Setengah Hati

Meski tensi di antara mereka memanas, Zidane seperti biasa membantahnya. Namun, bantahan Zidane terkesan setengah hati. Dia berulang kali mengatakan "tak ada masalah apa-apa dengan James" dan menambahkan kalau James "pemain yang hebat."
Final Liga Champions di Cardiff

Final Liga Champions 2017 melawan Juventus di Cardiff, James lagi-lagi tak masuk skuat Madrid. Setelah Madrid menang dan meraih gelarnya yang ke-12, James turun ke lapangan bersama putrinya dan ikut berselebrasi. Namun, hubungan baik dia dengan Zidane sepertinya benar-benar sudah berakhir.
Salam dari Jerman

James kemudian dipinjamkan ke Bayern Munchen di Jerman. Bersama Bayern, James seolah terlahir kembali. Dia mengawali kariernya di Bavaria dengan beberapa performa memuaskan.
Ketika ditanya tentang hubungannya dengan Zidane, James mengatakan: "Setiap pelatih punya kesukaan sendiri-sendiri, dan saya tak termasuk kesukaannya, meski saya mencetak gol dan merancang assist ketika dimainkan."
Setelah dua musim bermain sebagai pemain pinjamn di Bayern, James kembali ke Madrid. Dia bertemu lagi dengan Zidane, yang diangkat lagi sebagai pelatih Madrid sejak 11 Maret 2019.
Masa depannya di Madrid memang masih belum pasti, tapi James Rodriguez tetap berlatih. Dia sempat dikaitkan dengan Atletico Madrid dan Napoli, tapi Presiden Florentino Perez tak merestui jika dia menyeberang ke kubu sang rival sekota.
Jika James tidak dilepas, dia pun sepertinya tidak bakal dimainkan oleh Zidane.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cinta, Alasan Paul Pogba Gagal Bersinar di Manchester United?
Liga Inggris 4 Agustus 2019, 18:33
-
Trio Casemiro - Kroos - Modric yang Tak Tersentuh
Liga Spanyol 4 Agustus 2019, 16:36
-
Menelusuri Jejak Konfrontasi Zidane dan James Rodriguez di Madrid
Liga Spanyol 4 Agustus 2019, 15:38
-
Pengalaman, Respek, dan Percaya: 3 Hal yang Membentuk Zidane di Real Madrid
Liga Spanyol 4 Agustus 2019, 05:30
LATEST UPDATE
-
Hokky Caraka Jadi Kiper Dadakan Saat Persita Tumbang di Bandung
Bola Indonesia 24 Februari 2026, 12:23
-
Kode Fabio Quartararo Pindah Tim, Alex Rins: Waktunya Yamaha Dengarkan Saya dan Jack Miller
Otomotif 24 Februari 2026, 12:02
-
Unbeaten, Ini 5 Perubahan Michael Carrick yang Langsung Bangkitkan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:48
-
Lawan Bodo/Glimt, Cristian Chivu Tegaskan Inter Harus Tetap Tenang
Liga Champions 24 Februari 2026, 11:43
-
Benjamin Sesko Jadi Supersub Mematikan Manchester United
Liga Inggris 24 Februari 2026, 11:29
-
Tanpa Lautaro, Cristian Chivu Yakin Inter Bisa Balikkan Keadaan Lawan Bodo/Glimt
Liga Italia 24 Februari 2026, 11:17
-
Toprak Razgatlioglu Ngaku Tunggu Kecelakaan Pertama di MotoGP demi Pahami Limit Performanya
Otomotif 24 Februari 2026, 10:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09





















KOMENTAR