Meski pertandingan berjalan cepat dan banyak peluang tercipta, namun kedua tim tak mampu mencetak gol dalam pertandingan ini. Kedua tim pun harus puas berbagi satu poin karena hanya bermain imbang tanpa gol.
Pada awal-awal laga, Sevilla lebih memilih menunggu diserang oleh Atletico Madrid. Namun tim tamu tak terlalu terpancing dan memilih membangun serangan dengan sabar.
Unai Emery nampaknya memang sengaja menginstruksikan anak asuhnya untuk memaksimalkan serangan balik. Alhasil, Sevilla lebih banyak menempatkan pemain di daerah sendiri dan kerap mengirim umpan jauh dalam membangun serangan cepat. Umpan-umpan presisi dari Ever Banega menjadi senjata andalan Sevilla dalam laga ini.
Kecepatan para pemain Sevilla memang terbukti mampu memberikan masalah bagi Atleti. Berkali-kali para pemain Atleti harus mengejar pemain dengan kecepatan tinggi macam Carlos Bacca dan Vitolo.
Ketika laga berjalan setengah jam, Sevilla memiliki peluang emas lewat Iborra. Menerima umpan dari Banega, Iborra melepas tembakan yang sayangnya hanya membentur gawang. Sevilla menjadi semakin nyaman bermain dan perlahan-lahan mengambil alih kendali permainan.
Atletico yang juga berbahaya ketika melakukan serangan balik tak bisa menggunakan senjata andalan mereka itu. Pasalnya, pertahanan Sevilla sangat disiplin dan nyaris tak terpancing untuk maju meski timnya tengah menyerang.
Meski pertandingan berjalan dalam tempo cepat, namun kedua tim tak mampu mencetak gol hingga jeda. Sevilla mendominasi namun tak bisa memanfaatkan keunggulan penguasaan bola mereka menjadi gol.
Pada babak kedua, pertandingan berjalan menjadi semakin panas. Wasit Carlos Clos Gomez harus mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
Sevilla masih sangat dominan sepanjang babak kedua. Berkali-kali mereka mengancam gawang Atleti, terutama lewat Arribas dan Jose Antonio Reyes. Atletico mulai bisa menyerang setelah Diego Simeone melakukan perubahan komposisi di lini depan.
Masuknya Fernando Torres dan Mario Mandzukic memberikan nyawa baru dalam penyerangan Atleti. Torres bahkan nyaris saja mencetak gol ketika lolos dari kepungan pemain bertahan Sevilla. Sayang, tendangan Torres masih menyamping di samping kiri gawang Rico.
Hingga laga berakhir, skor tanpa gol masih bertahan. Hasil ini tak memengaruhi posisi kedua tim di papan klasemen sementara La Liga. Atleti masih berada di posisi tiga dengan 54 poin sementara Sevilla berada di posisi lima dengan 46 poin.
Statistik Sevilla - Atletico Madrid
Penguasaan bola: 65% - 35%
Shot (on goal): 13 (4) - 9 (2)
Corner: 7 - 1
Pelanggaran: 13 - 14
Kartu kuning: 4 - 7
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Sevilla: Sergio Rico; Coke (M'Bia, 70'), Arribas (Reyes, 70'), Kolodziejczak, Navarro; Krychowiak, Iborra; Vidal, Banega, Vitolo; Bacca (Gameiro, 79').
Susunan pemain Atletico Madrid: Moya; Juanfran, Miranda, Godin, Gamez; Mario Suarez, Gabi (Koke, 64'), Tiago; Raul Garcia, Griezmann (Mandzukic, 75'), Arda Turan (Torres, 59'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sukses Tahan Madrid, Kini Villarreal Incar Barcelona
Liga Spanyol 2 Maret 2015, 22:12
-
Busquets Larang Barca Pikirkan El Clasico
Liga Spanyol 2 Maret 2015, 21:55
-
Punya Peran Lebih Defensif, Toni Kroos Tetap Bahagia
Liga Spanyol 2 Maret 2015, 20:57
-
Marcelo: Madrid Tak Boleh Ulang Kesalahan Lawan Villarreal
Liga Spanyol 2 Maret 2015, 19:37
-
Casillas Patahkan Rekor Caps Legenda Madrid
Liga Spanyol 2 Maret 2015, 15:19
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:06
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Malut United 10 Januari 2026
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 14:00
-
Jadwal Lengkap Manchester United 2025/2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 13:46
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 13:41
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 13:33
-
Daftar Tanggal Launching 11 Tim Formula 1 Jelang Musim 2026
Otomotif 9 Januari 2026, 13:15
-
Federico Valverde Anggap Real Madrid Beruntung Menang atas Atletico
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 12:53
-
Aryna Sabalenka Kritik Keras WTA: Jadwal Gila, Aturan Kaku, dan Risiko Cedera
Tenis 9 Januari 2026, 11:43
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52


























KOMENTAR