
Bola.net - Real Madrid menutup 2025 dengan kemenangan kandang atas Sevilla dalam laga La Liga/Liga Spanyol di Santiago Bernabeu. Hasil itu penting, tetapi rasa tenang yang diharapkan Xabi Alonso belum sepenuhnya hadir.
Kemenangan di Bernabeu selalu bernilai tinggi, terutama saat kepercayaan diri diuji. Namun, penampilan di lapangan kembali menghadirkan tanda tanya yang sama seperti pekan-pekan sebelumnya.
Hasil akhir memang berpihak, tetapi alur permainan tidak sepenuhnya meyakinkan. Dari bawah mistar, Thibaut Courtois membaca situasi itu dengan kejernihan yang jarang terbantahkan.
Para pemain merasakannya sejak menit awal pertandingan. Reaksi paling tegas datang dari Courtois setelah laga berakhir.
Kiper Belgia itu menyampaikan penilaian jujur yang cepat menyebar luas. Ia tidak berlindung di balik skor maupun nirbobol.
“Ia berkata, ‘Pada 2026, kami harus meningkatkan level. Semoga 2026 membawa trofi, dan untuk itu kami harus sedikit lebih baik, baru kemudian kegembiraan datang,’” ujar Courtois. Kalimat tersebut menjadi pengingat bahwa kemenangan belum cukup sebagai tujuan akhir.
Performa yang Menjawab Keraguan

Di laga melawan Sevilla, Courtois tampil sangat krusial sepanjang 90 menit. Mengacu pada data AS, ia membuat lima penyelamatan yang menjadi catatan terbaik ketiganya musim ini.
Hanya dua pertandingan yang memaksanya bekerja lebih keras, yakni melawan Manchester City dengan enam penyelamatan dan Liverpool dengan delapan. Angka-angka itu memperlihatkan konsistensi di level tertinggi.
Secara statistik, tim tuan rumah pantas menang. Namun, angka tidak sepenuhnya menggambarkan ancaman yang muncul sepanjang laga.
Sevilla mencatatkan 14 tembakan dengan lima mengarah ke gawang. Pada malam yang berbeda, peluang-peluang itu bisa mengubah arah pertandingan.
Di titik inilah Courtois kembali berperan sebagai jaring pengaman. Dua situasi satu lawan satu berhasil ia gagalkan dengan ketenangan luar biasa.
Ia juga menangani tembakan jarak jauh dengan kontrol sempurna. Penyelamatan itu terlihat sederhana, tetapi lahir dari kualitas kelas dunia.
Jaring Pengaman Xabi Alonso

Berkat rangkaian intervensi tersebut, tim mencatatkan nirbobol ke-10 musim ini. Catatan itu menegaskan pengaruh Courtois jauh melampaui perannya sebagai penjaga gawang.
Lebih dari sekadar penyelamat, ia kini menjadi sandaran utama Xabi Alonso, melebihi Jude Bellingham maupun Vinicius Junior. Ucapannya memiliki bobot karena berangkat dari realitas di lapangan.
Real Madrid mengakhiri tahun dengan kemenangan yang sahih. Akan tetapi, pesan dari pemimpin lini belakangnya jelas bahwa peningkatan tetap menjadi kebutuhan.
Kesimpulan ini memperlihatkan bahwa bintang tidak selalu datang dari lini serang. Di tengah inkonsistensi permainan, Courtois menjadi figur yang menjaga arah dan harapan tetap utuh.
Sumber: AS, Madrid Universal
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Lennart Karl, Wonderkid Bayern yang Membuat Real Madrid Sesali Keputusan Lama
- Real Madrid Diam-diam Masuk, Perburuan Michael Olise Tiba-tiba Makin Panas
- Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
- Dicemooh Bernabeu, Ganti Foto Profil: Vinicius Junior di Persimpangan Masa Depan Real Madrid
- Rapor Pemain Real Madrid vs Sevilla: Bellingham Bersinar, Mbappe Penentu Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nomor 1! Real Madrid Kantongi Rp3 Triliun dari Hak Siar La Liga 2024/25
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 21:50
-
Sandaran Utama Xabi Alonso di Real Madrid Itu Bukan Bellingham atau Vinicius
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 21:17
-
Real Madrid: Alasan di Balik Penurunan Performa Dean Huijsen
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 21:08
-
Real Madrid: Sebuah Pelajaran Brutal (yang Terlambat) dari Endrick untuk Xabi Alonso
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 20:54
-
Lennart Karl, Wonderkid Bayern yang Membuat Real Madrid Sesali Keputusan Lama
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 20:10
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR