
Bola.net - Real Madrid punya ekspektasi besar setelah meresmikan kedatangan Endrick dari Palmeiras pada musim panas 2024 lalu. Penyerang Brasil itu tiba dengan label talenta generasi dan beban harapan tinggi di pundaknya.
Usianya baru 18 tahun ketika mendarat di Spanyol, tetapi reputasinya sudah melangit berkat performa di Brasil. Banyak pendukung Real Madrid membayangkan dampak instan, terutama pada fase transisi lini depan.
Akan tetapi, perjalanan awal Endrick tidak berjalan mulus di ibu kota Spanyol. Menit bermain yang terbatas membuat grafik perkembangannya terkesan stagnan, meski kilasan kualitas kerap muncul.
Awal Sulit di Tengah Persaingan Ketat di Real Madrid

Endrick sejatinya menunjukkan kapasitasnya lewat gol pada debut Copa del Rey, La Liga, dan Liga Champions musim lalu. Namun, bangku cadangan lebih sering menjadi tempatnya, tapi hal itu memengaruhi ritme dan kepercayaan diri pemain muda.
Persaingan di lini serang musim ini membuat situasi kian kompleks karena Vinicius Junior, Kylian Mbappe, dan Rodrygo sudah mapan. Xabi Alonso pun cenderung berhati-hati, tetapi keputusan itu menyisakan pertanyaan soal ruang tumbuh bagi Endrick.
Kesempatan langka akhirnya datang pada laga Copa del Rey melawan Talavera pekan ini. Endrick menjadi starter dan memberi jawaban tegas mengenai kontribusi yang bisa ia hadirkan ketika dipercaya.
Penampilannya solid di tengah performa tim yang tidak optimal. Namun, kalender bergerak cepat menuju Januari, dan waktu menjadi musuh bagi pemain berusia 19 tahun tersebut.
Bukti di Lapangan yang Datang Terlambat

Statistik pertandingan melawan Talavera memperlihatkan Endrick sebagai salah satu pemain paling efektif di kubu Real Madrid. Ia aktif, berani mengambil risiko, dan konsisten mengganggu pertahanan lawan.
Statistik Endrick vs Talavera (Copa del Rey):
- 77 menit bermain
- 35 sentuhan
- 1 dribel sukses
- 4 pelanggaran didapat
- 2/3 umpan panjang akurat
- 4 tembakan
- Akurasi crossing 100%
- 5 duel dimenangkan
- 2 peluang tercipta
- 2 peluang besar tercipta
Dua peluang yang ia ciptakan menjadi yang terbanyak oleh pemain Real Madrid dalam satu pertandingan musim ini. Ia nyaris mencetak gol dan assist, tetapi penyelesaian akhir belum berpihak.
Musim lalu, di bawah Carlo Ancelotti, pola serupa sudah terlihat ketika Endrick tampil efektif saat dipercaya. Kini, di era Xabi Alonso, fakta itu kembali terulang dan memperkuat argumen soal kebutuhan menit bermain reguler.
Produktivitas lini depan selain Mbappe juga belum konsisten. Namun, memberi Endrick peran starter secara rutin tampak sebagai opsi rasional untuk memantik agresivitas serangan.
Sayangnya, performa menjanjikan itu hadir di momen yang kurang ideal. Bursa transfer Januari sudah dekat, dan kesepakatan peminjaman ke Lyon kabarnya hampir rampung.
Real Madrid hanya memiliki satu laga lagi sebelum jendela transfer dibuka. Endrick mungkin telah memainkan pertandingan terakhirnya musim ini, meninggalkan sebuah pelajaran brutal yang datang terlambat bagi sang pelatih.
Sumber: The Real Champs
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Lennart Karl, Wonderkid Bayern yang Membuat Real Madrid Sesali Keputusan Lama
- Real Madrid Diam-diam Masuk, Perburuan Michael Olise Tiba-tiba Makin Panas
- Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
- Dicemooh Bernabeu, Ganti Foto Profil: Vinicius Junior di Persimpangan Masa Depan Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nomor 1! Real Madrid Kantongi Rp3 Triliun dari Hak Siar La Liga 2024/25
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 21:50
-
Sandaran Utama Xabi Alonso di Real Madrid Itu Bukan Bellingham atau Vinicius
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 21:17
-
Real Madrid: Alasan di Balik Penurunan Performa Dean Huijsen
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 21:08
-
Real Madrid: Sebuah Pelajaran Brutal (yang Terlambat) dari Endrick untuk Xabi Alonso
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 20:54
-
Lennart Karl, Wonderkid Bayern yang Membuat Real Madrid Sesali Keputusan Lama
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 20:10
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Galatasaray vs Juventus - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:45
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV dan MOJI, 18-19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:33
-
Olympiacos dan Leverkusen Bukan Lawan yang Asing
Liga Champions 17 Februari 2026, 17:00
-
Club Brugge yang Kuat di Kandang, Atletico Madrid yang Berpengalaman di Fase Gugur
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:29
-
Inter Milan Punya Nama Besar, tapi Bodo/Glimt Bukan Sekadar Penggembira
Liga Champions 17 Februari 2026, 16:01
-
Rekor Buruk Qarabag FK, Performa Stabil Newcastle
Liga Champions 17 Februari 2026, 15:34
-
Jose Mourinho Siapkan 'Kejutan' untuk Real Madrid
Liga Champions 17 Februari 2026, 14:52
-
'Kami Ingin Menang Karena Kami Juventus'
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:22
-
Tekad Juventus untuk Main Berani dan Mengejar Kemenangan di Markas Galatasaray
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:15
-
Galatasaray Sudah Siap untuk Laga yang Sangat Sulit Kontra Juventus
Liga Champions 17 Februari 2026, 13:05
-
Prediksi Wolves vs Arsenal 19 Februari 2026
Liga Inggris 17 Februari 2026, 12:16
-
Prediksi Milan vs Como 19 Februari 2026
Liga Italia 17 Februari 2026, 11:34
-
Prediksi Olympiacos vs Leverkusen 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:16
-
Prediksi Club Brugge vs Atletico Madrid 19 Februari 2026
Liga Champions 17 Februari 2026, 11:02
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
























KOMENTAR