
Bola.net - Real Madrid mengawali musim dengan ekspektasi besar terhadap Dean Huijsen, rekrutan musim panas yang datang membawa label mahal dan potensi jangka panjang. Akan tetapi, perjalanan bek muda itu di ibu kota Spanyol berjalan jauh dari kata mulus sejak pekan-pekan awal kompetisi.
Real Madrid menghadapi situasi yang kompleks ketika performa Huijsen mulai dipertanyakan publik dalam beberapa laga terakhir. Namun, laporan internal dan penilaian orang-orang terdekat sang pemain mengarah pada satu faktor utama yang luput dari perhatian, yakni kelelahan fisik yang menumpuk.
Real Madrid pun berada di antara tuntutan hasil instan dan kebutuhan melindungi pemain muda yang masih beradaptasi. Gambaran ini menjadi konteks penting untuk memahami penurunan performa yang dialami Huijsen sepanjang paruh musim.
Beban Musim Pertama di Real Madrid yang Terlalu Berat

Huijsen menjalani tahun pertamanya di Real Madrid dengan tekanan besar setelah pindah dari Bournemouth senilai 50 juta poundsterling, atau sekitar Rp1 triliun. Di usia 20 tahun, ia langsung dihadapkan pada ritme kompetisi tinggi dan sistem taktik baru yang menuntut konsistensi.
Menurut laporan Guillermo Rai di The Athletic, pihak terdekat Huijsen menilai narasi publik belum menyentuh inti persoalan yang sebenarnya. Mereka melihat kondisi fisik sang pemain sudah terkuras setelah kalender pertandingan yang sangat padat.
Sepanjang 2025, Huijsen hampir menyentuh angka 50 pertandingan bersama klub dan tim nasional. Jumlah itu menjadi beban luar biasa bagi seorang bek muda yang masih menyesuaikan diri dengan level tertinggi sepak bola Eropa.
Situasi tersebut diperberat oleh tiga cedera otot yang memang tidak parah secara individual. Namun, setiap gangguan fisik memaksanya mengulang proses pemulihan, baik secara tubuh maupun mental.
Puncak tekanan terjadi saat laga La Liga/Liga Spanyol di Santiago Bernabeu melawan Sevilla. Dalam satu momen kehilangan fokus, Huijsen hampir membuat kesalahan fatal dan menerima reaksi negatif dari sebagian penonton.
Waktu Istirahat yang Tak Bisa Ditawar

Orang-orang terdekat Huijsen menilai banyak pihak belum sepenuhnya memahami dampak fisik dari musim yang dijalaninya. Bermain nyaris tanpa jeda di berbagai ajang membuatnya berada pada kondisi kelelahan ekstrem.
Mereka menegaskan bahwa Huijsen membutuhkan waktu untuk memulihkan tubuh dan menemukan kembali ritme bermain. Dalam pernyataan mereka, sang pemain harus “mengisi ulang baterai” agar dapat tampil stabil.
Kesempatan itu mulai terbuka karena skuad Real Madrid akan mendapatkan waktu libur hingga 29 Desember. Bagi Huijsen, jeda ini dinilai sebagai kebutuhan mendasar, bukan sekadar opsi rotasi.
Di internal klub, ada pemahaman bahwa kelelahan dan keterbatasan kedalaman skuad berperan besar dalam kesulitan tim belakangan ini. Jika ingin stabil pada 2026, menjaga kondisi pemain seperti Huijsen akan sama pentingnya dengan penyesuaian taktik apa pun.
Sumber: The Athletic, Madrid Universal
Klasemen
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Lennart Karl, Wonderkid Bayern yang Membuat Real Madrid Sesali Keputusan Lama
- Real Madrid Diam-diam Masuk, Perburuan Michael Olise Tiba-tiba Makin Panas
- Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
- Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2025/2026
- Dicemooh Bernabeu, Ganti Foto Profil: Vinicius Junior di Persimpangan Masa Depan Real Madrid
- Rapor Pemain Real Madrid vs Sevilla: Bellingham Bersinar, Mbappe Penentu Kemenangan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nomor 1! Real Madrid Kantongi Rp3 Triliun dari Hak Siar La Liga 2024/25
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 21:50
-
Sandaran Utama Xabi Alonso di Real Madrid Itu Bukan Bellingham atau Vinicius
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 21:17
-
Real Madrid: Alasan di Balik Penurunan Performa Dean Huijsen
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 21:08
-
Real Madrid: Sebuah Pelajaran Brutal (yang Terlambat) dari Endrick untuk Xabi Alonso
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 20:54
-
Lennart Karl, Wonderkid Bayern yang Membuat Real Madrid Sesali Keputusan Lama
Liga Spanyol 22 Desember 2025, 20:10
LATEST UPDATE
-
Barcelona Terancam Sanksi Usai El Clasico, 10 Insiden Suporter Masuk Laporan La Liga
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:44
-
Jadwal Pekan ke-8 BRI Super League 2026/2027, Live di Indosiar dan Vidio!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 18:26
-
Hansi Flick dengan Sengaja Batasi Menit Bermain Pedri di Barcelona
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 18:14
-
Krisis Bek Barcelona yang Parah: Hansi Flick Punya 4 Opsi untuk Rombak Lini Belakang
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 17:33
-
Usai Kalah dari Brighton, Chelsea Bidik Kemenangan di Kandang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:28
-
Lagi On Fire, Liverpool Siap Ladeni Perlawanan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:18
-
Kedewasaan Como yang Makin Teruji
Liga Italia 28 Oktober 2026, 17:09
-
Antonio Conte, Sosok yang Sempurna untuk Disiplinkan Skuad Bebal MU!
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 17:06
-
Michael Carrick Diberi Tiga Laga untuk Selamatkan Pekerjaannya di Manchester United
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 16:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




















KOMENTAR