Bola.net - Real Madrid nampaknya tidak bisa menunggu lebih lama lagi. Sang juara La Liga musim 2019/20 tersebut ingin menggunakan jasa Martin Odegaard mulai musim depan.
Potensi Odegaard terdeteksi pada tahun 2015 lalu. Ia direkrut dari Stomgodset saat masih berusia belia, 16 tahun. Faktor ini yang membuat Madrid harus menaruhnya di tim Castilla saat dia baru mendarat di Santiago Bernabeu.
Setelah memberinya kesempatan debut, Real Madrid lalu mengirim Odegaard ke klub lain sebagai pinjaman, seperti Heerenveen dan Vitesse. Performa terbaiknya terlihat pada musim ini bersama klub asal Spanyol lainnya, Real Sociedad.
Dalam kesepakatannya, Real Sociedad punya kesempatan untuk menambah masa pinjamannya selama satu musim lagi. Namun sepertinya, Real Madrid enggan membiarkan opsi itu diambil oleh Sociedad.
Lalu, apa sih yang membuat Real Madrid kepincut dan ingin segera 'memulangkan' Odegaard secepat mungkin? Marca memiliki sederet alasan mengapa Madrid harus memulangkannya. Informasi selengkapnya bisa disimak di bawah ini.
Pemain yang Berbeda
Banyak yang ingin melihat perubahan dalam diri Odegaard sejak dikirim sebagai pemain pinjaman. Apalagi, tidak sedikit yang percaya kalau sang pemain takkan bisa masuk ke tim utama Real Madrid.
Sekarang Odegaard sudah jauh berbeda. Usia mematangkan mentalnya dan Real Sociedad pun membimbingnya ke arah yang tepat. Saat ini, ia merupakan salah satu pemain kunci dalam permainan klub berjuluk La Real tersebut.
Odegaard menjelma menjadi salah satu gelandang paling produktif di sepanjang musim 2019/20. Sudah jelas, Odegaard bisa memberikan pengaruh positif kepada Real Madrid untuk musim depan.
Tidak Mahal
Odegaard bisa dihitung sebagai salah satu 'rekrutan' untuk musim depan. Namun Real Madrid tidak perlu mengeluarkan uang hanya untuk membawanya ke Santiago Bernabeu pada tahun ini.
Situasi saat ini sedang menyulitkan klub untuk mengeluarkan uang demi memboyong pemain anyar. Mereka harus menjual salah satu pemainnya dulu sebelum mendatangkan yang lain. Itulah mengapa kembalinya Odegaard bisa menjadi vital buat klub.
Performanya sedang apik, tak membutuhkan biaya dan gajinya pun kompetitif namun tidak menjadi masalah. Berbeda dengan pemain Real madrid lain seperti Gareth Bale dan juga James Rodriguez.
Sektor Gelandang Butuh Penyegaran
Sektor tengah Real Madrid saat ini digawangi oleh Casemiro, Toni Kroos, dan Luka Modric. Komposisi ini tak pernah berubah selama bertahun-tahun lamanya dan seiring waktu berjalan, usia ketiganya juga terus bertambah.
Bisa jadi ini menjadi penyebab kekalahan Real Madrid atas Manchester City di pentas Liga Champions beberapa waktu lalu. Odegaard masih berusia muda, sehingga bisa memberi penyegaran jika dipulangkan oleh Real Madrid.
Zidane Mengenal Odegaard dengan Baik
Zinedine Zidane memiliki pengalaman melatih Odegaard kala masih menukangi Real Madrid Castilla beberapa tahun silam. Ia dimainkan dalam 25 pertandingan dan berkat itu, Odegaard pun diberi kesempatan untuk melakoni debutnya.
Zidane telah mengikuti perkembangan Odegaard setiap pra-musim. Dan mereka selalu membuat keputusan yang terbaik untuk sang pemain.
Mencoba untuk memasukkannya ke lini tengah yang telah disebutkan di atas selalu menyulitkan. Tetapi untuk musim 2020/21, Los Merengues membutuhkan pemain sekaliber pria asal Norwegia tersebut.
(Marca)
Baca Juga:
- Madrid Pertimbangkan Berikan Kontrak Dua Tahun Pada Sergio Ramos
- Jadon Sancho Lepas, MU Kejar Vinicius Junior
- 10 Klub dengan Poin Terbanyak di Liga Champions: Real Madrid Nomor 1, Barcelona?
- Gareth Bale Menolak Tinggalkan Real Madrid, Mau Makan Gaji Buta?
- Resmi, Real Madrid Pulangkan Alphonse Areola ke PSG
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Waduh, Real Madrid Tidak Belanja Pemain di Musim Panas Ini?
Liga Spanyol 13 Agustus 2020, 16:20
-
Carolina Dias, Model Muda Brasil yang Berhasil Merebut Hati Kaka
Bolatainment 13 Agustus 2020, 14:40
-
Cara Belanja Cerdas ala Real Madrid: Beli 'Pemain Baru' dengan Gratis
Liga Spanyol 13 Agustus 2020, 11:20
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR