Bola.net - Barcelona terkesan tidak serius dalam upaya transfer bintang PSG, Neymar. Kondisi ini dikabarkan telah membuat para pemain Barca merasa frustrasi dengan sikap Josep Maria Bartomeu, sang presiden klub.
Neymar telah memberikan indikasi kuat bahwa dia ingin pindah dari PSG. Lebih dari itu, pemain asal Brasil tersebut juga sangat ingin kembali bermain untuk Barcelona, mantan klubnya.
Neymar pernah memiliki memori manis bersama Barcelona. Namun, pada tahun 2017 silam, Neymar pindah dari Barca. Dia memilih hijrah ke PSG dengan transfer 22 juta euro.
Setelah dua musim berjalan dengan baik, kini hubungan Neymar dan PSG memburuk. Barcelona punya peluang besar untuk membawanya kembali ke Camp Nou. Tetapi, klub asal Catalan disebut tidak punya langkah serius.
Pemain Barcelona Frustrasi pada Bartomeu
Jurnalis Marca, Luis F. Rojo, mengatakan bahwa kondisi ruang ganti Barcelona memanas terkait transfer Neymar ini. Mereka marah dengan sikap Barcelona yang dianggap tidak serius mengejar servis Neymar.
Dalam kondisi tersebut, Lionel Messi dan kawan-kawan tentu saja kesal dengan sang presiden klub yakni Bartomeu. Mereka berharap ada tawaran kongkrit yang dilepas oleh Bartomeu untuk mendapatkan Neymar.
"Bukan rahasia lagi bahwa para pemain Barcelona frustrasi karena merasa Bartomeu tidak melakukan usaha yang cukup untuk membawa Neymar kembali," tulis Luis F. Rojo di Marca.
Rojo juga mengungkap bahwa rasa frustrasi tersebut dipicu oleh janji Bartomeu. "Presiden telah berjanji akan melakukan segalanya yang mungkin untuk membawa Neymar kembali," tulisnya.
"Namun, tawaran 140 juta euro tidak masuk dalam kategori 'segalanya', setidaknya di mata para pemain senior," imbuhnya.
Bartomeu Hanya Ingin Senangkan Lionel Messi
Media asal Prancis, Le Parisien, memberi penjelasan yang tidak jauh berbeda terkait kasus transfer Neymar. Mereka menyebut bahwa klub sebenarnya tidak cukup serius dalam memburu pemain berusia 27 tahun.
Bartomeu tidak terlalu berminat pada Neymar. Mereka membuat langkah sekadarnya agar membuat Lionel Messi bahagia. Karena itu, tidak ada tawaran yang cukup serius dari Barcelona kepada pihak PSG.
Messi merupakan teman dekat Neymar. Mereka, bersama Luis Suarez, pernah bermain bersama dan punya hubungan pribadi yang sangat dekat. Messi ingin Neymar kembali ke Barcelona pada musim 2019/2020 ini.
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
- Terungkap! Coutinho Tinggalkan Liverpool karena Kurang Dihargai Jurgen Klopp?
- Dalam Diam, Ernesto Valverde Ternyata Menderita Jadi Pelatih Barcelona
- Riset Superkomputer! Siapa yang lebih baik, Lionel Messi atau Cristiano Ronaldo?
- Nelangsa Neymar: Tidak Bisa Kembali ke PSG, Barcelona dan Real Madrid hanya Bisa Meminjam
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Zidane Berharap Saga Transfer Neymar Segera Berakhir
Liga Spanyol 23 Agustus 2019, 23:32
-
Transfer Neymar: Pemain Barcelona Frustrasi pada Bartomeu
Liga Spanyol 23 Agustus 2019, 08:52
-
Tinggalkan Real Madrid, Keylor Navas Mendekat ke PSG
Liga Spanyol 23 Agustus 2019, 02:20
-
100 Juta Euro dan Tiga Pemain, PSG Tetap Tolak Lepas Neymar ke Real Madrid
Liga Spanyol 22 Agustus 2019, 14:59
LATEST UPDATE
-
Viktor Gyokeres Justru Jadi Tanda Tanya di Lini Depan Arsenal
Liga Inggris 9 Januari 2026, 18:57
-
2 Hal yang Bikin Milan Kehilangan Poin Lawan Genoa: Blunder dan Kurang Sabar
Liga Italia 9 Januari 2026, 18:15
-
FIFA Gandeng TikTok, Konten Live Piala Dunia 2026 Hadir dan Bisa Diakses Langsung
Piala Dunia 9 Januari 2026, 17:58
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 9 Januari 2026, 17:55
-
Kata-kata Pertama Antoine Semenyo Setelah Gabung Man City dan Tolak MU-Liverpool
Liga Inggris 9 Januari 2026, 17:07
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52























KOMENTAR