
Bola.net - Xavi benar-benar serius dalam membenahi Barcelona. Bahkan salah satu pemain senior tim yang pernah jadi rekan setimnya, Gerard Pique, sampai dilarang muncul di televisi.
Seperti yang diketahui, Xavi resmi menjadi pelatih Barcelona menggantikan Ronald Koeman yang dipecat di bulan Oktober lalu. Pengangkatannya ini juga membuat masa jabatannya di klub Qatar, Al Sadd, berakhir.
Karier kepelatihan Xavi sendiri masih seumuran jagung. Ia memulainya di tahun 2019 lalu, beberapa hari setelah gantung sepatu. Namun dalam waktu yang singkat ini, Xavi berhasil mempersembahkan tujuh trofi buat Al Sadd.
Tentu itu adalah sesuatu yang membanggakan. Tapi menjadi pelatih di Eropa, utamanya Spanyol, bukanlah perkara mudah. Xavi harus membawa Barcelona kembali ke papan atas La Liga sembari diintai surat pemecatan yang siap dikeluarkan kalau sampai gagal.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Melarang Pique Muncul di TV
Ketika diperkenalkan sebagai pelatih baru, Xavi menegaskan betapa pentingnya sikap disiplin agar sebuah tim bisa maju. Ia tidak sembarangan dalam berkata-kata dan langsung memberi bukti hanya selang beberapa hari setelah pengangkatannya.
Pique menjadi pemain pertama yang merasakan ketegasan pria berumur 41 tahun tersebut. Menurut laporan Juanma Castano di El Partidazo, Xavi telah melarang Pique untuk muncul dalam sebuah acara TV bermana El Hormiguero.
El Hormiguero merupakan acara TV yang dikenal dengan pendekatan humornya, di mana para tamu diajak ikut dalam sejumlah permainan dan tantangan. Pique sendiri pernah muncul dalam acara ini di tahun 2019 lalu.
Tidak Pandang Bulu
Dalam skuat Barcelona, Pique merupakan salah satu pemain yang sering menampakkan batang hidungnya ke hadapan publik. Pique juga beberapa kali muncul dalam siaran Twitch untuk berbicara soal klubnya.
Xavi tidak ingin aktivitas di luar lapangan seperti ini menjadi gangguan buat para pemainnya. Apalagi, mereka harus bekerja keras agar bisa membawa Barcelona keluar dari masa-masa kritisnya seperti sekarang.
Tindakan terhadap Pique ini juga menjadi bukti bahwa Xavi tidak pandang bulu ketika berurusan dengan sikap disiplin. Mulai dari pemain veteran yang merupakan mantan rekan setimnya hingga pemain baru, semua mendapat perlakuan yang sama.
(El Partidazo via Marca)
Baca Juga:
- Xavi Datang, Barcelona Bakal Pulangkan Trincao?
- 6 Pemain Terburuk Barcelona di Musim 2021/22 Bersi Whoscored: Ter Stegen Paling Bapuk, Coutinho?
- Gandeng IMG, Merchandise Resmi Barcelona Bakal Lebih Mudah Didapatkan di Indonesia
- Bukan Barcelona, Andre Onana Pilih Gabung Inter Milan
- Gosip! Ruang Ganti Barcelona Mulai Muak dengan Coutinho
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Sedang Limbung, Barcelona Disarankan Bajak Cristiano Ronaldo
Liga Inggris 11 November 2021, 20:21
-
Bukan Raheem Sterling, Xavi Minta Barcelona Datangkan Pemain Man City Ini
Liga Spanyol 11 November 2021, 18:45
-
6 Klub Besar Eropa yang Performanya Bapuk: Termasuk MU, Barcelona dan Juventus?
Liga Inggris 11 November 2021, 13:44
-
Timnas Brasil Ingin Kembalikan Philippe Coutinho versi Liverpool
Piala Dunia 11 November 2021, 08:31
-
Hubungan Pelik Messi dan Ramos di PSG: Satu Dekade El Clasico yang Sulit Dihapus
Liga Eropa Lain 11 November 2021, 07:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bologna vs Brann 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:03
-
Prediksi Nottm Forest vs Fenerbahce 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:02
-
Prediksi Celta Vigo vs PAOK 27 Februari 2026
Liga Eropa UEFA 25 Februari 2026, 13:01
-
Prediksi BRI Super League: Borneo FC vs Arema 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:46
-
Prediksi BRI Super League: Persita vs Dewa United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:09
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Madura United 26 Februari 2026
Bola Indonesia 25 Februari 2026, 12:03
-
Bodo/Glimt Singkirkan Inter Milan, Salah Satu Kejutan Terbesar Liga Champions
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:43
-
Bodo/Glimt Cetak Rekor, Inter Milan Alami Eliminasi Bersejarah
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:28
-
Strategi Transfer Real Madrid: Antara Kesuksesan Besar dan Risiko Kegagalan
Liga Champions 25 Februari 2026, 11:24
-
Juventus Hadapi Misi Sulit Lawan Galatasaray, Spalletti Minta Doa Restu Juventini!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:58
-
Main di Kandang, Juventus Pede Bisa Comeback Lawan Galatasaray
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:29
-
Real Madrid vs Benfica, Sebuah Partai 'Final' untuk Los Blancos
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:13
-
Menang 1-0 di Kandang Benfica, Real Madrid Belum Aman ke 16 Besar Liga Champions!
Liga Champions 25 Februari 2026, 10:02
-
Kylian Mbappe Bakal Absen Lawan Benfica, Ada Apa Gerangan?
Liga Champions 25 Februari 2026, 09:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35

























KOMENTAR