4 Fakta Menarik John Herdman, Sosok yang Dijagokan Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Kualitasnya Sudah Terbukti

Bola.net - Posisi pelatih Timnas Indonesia kini kian kuat dikaitkan dengan nama John Herdman. Pelatih tersebut dianggap layak menjadi figur yang memimpin Timnas Indonesia pada era berikutnya.
Sejumlah kelebihan yang dimiliki juru taktik asal Inggris itu dinilai sejalan dengan kebutuhan Tim Garuda saat ini.
Meski PSSI belum mengumumkan secara resmi, besar kemungkinan jabatan pelatih Timnas Indonesia yang saat ini lowong akan diserahkan kepada John Herdman.
Setelah dibocorkan oleh media Inggris, Sky Sports pada awal bulan ini, rumor kedatangannya untuk menjadi pelatih Timnas Indonesia semakin bertambah kuat.
Menurut media asal Honduras, Diez, John Herdman telah menolak sejumlah tawaran dari negara-negara asal Amerika Utara karena lebih memilih Timnas Indonesia. Sebelumnya, dia sempat didekati oleh beberapa negara seperti Honduras hingga Jamaika.
John Herdman, yang saat ini berusia 50 tahun, terbilang cukup moncer sebagai pelatih. Juru taktik berpaspor Inggris itu pernah memimpin Timnas Kanada di Piala Dunia 2022.
Sebenarnya siapa John Herdman? Bagaimana rekam jejaknya sebagai pelatih? Yuk simak beberapa fakta menarik dari sosok John Herdman selengkapnya.
Herdman Bersinar di Timnas Kanada

John Herdman lahir di Consett, Inggris, pada 19 Juli 1975. Usianya kini telah menginjak 50 tahun, dengan pengalaman pernah membesut Timnas Kanada.
Herdman tidak pernah menjadi pesepak bola profesional. Transfermarkt merangkum, ia membangun karier kepelatihannya dengan menangani Timnas Putro Selandia Baru selama lima tahun pada 2006-2011.
Setelah itu, Herdman dipercaya untuk menjadi juru taktik Timnas Putri Kanada pada 2011-2018 sebelum terpilih menjadi pelatih Timnas Putra Kanada pada 2018-2023.
Selama lima tahun, Herdman meloloskan Kanada ke Piala Dunia 2022, namun tersingkir di penyisihan grup setelah selalu kalah dari tiga pertandingan. Herdman mencatatkan 36 kemenangan, tujuh imbang, dan 15 kekalahan dalam periode itu.
Pengalaman Herdman di MLS
John Herdman pernah mengenyam pengalaman melatih dalam persaingan Major League Soccer (MLS) atau kompetisi sepak bola profesional Amerika Serikat.
Herdman melatih Toronto FC yang diperkuat dua pemain Italia, Federico Bernardeschi dan Lorenzo Insigne, pada periode musim 2023-2024.
Dari 46 penampilan Toronto FC di berbagai kejuaraan, Herdman mempersembahkan 17 kemenangan, empat imbang, dan 25 kekalahan.
Fleksibilitas Taktik Permainan Herdman
Masa kepelatihan Herdman ditandai dengan pemahaman taktik yang fleksibel dan kemampuan mengoptimalkan pemain sesuai kebutuhan pertandingan. Ia tidak terpaku pada satu formasi baku, melainkan menyesuaikan pendekatan berdasarkan lawan.
Timnas Kanada sedang naik daun dalam beberapa tahun terakhir. Di era John Herdman, Kanada dalam generasi emas dengan memiliki pemain sekaliber Jonathan David (Juventus), Alphonso Davies (Bayern Munchen), Tajon Buchanan (Inter Milan).
Saat membesut Timnas Kanada, sistem 3-4-3 (3-4-2-1) menjadi struktur yang paling banyak digunakan, menempatkan Alphonso Davies, Cyle Larin, dan Jonathan David untuk membentuk trio eksplosif di lini depan.
Ketika dibutuhkan pendekatan lebih solid, Herdman dengan cepat beralih ke pola empat bek seperti 4-4-2 atau 4-2-3-1. Adaptasi ini memberikan stabilitas pertahanan sekaligus memudahkan transisi serangan.
Herdman Tebar Pesona di Piala Dunia
Kiprah Herdman bersama Kanada menjadi salah satu alasan namanya mencuat. Ia tidak hanya mengubah identitas permainan, tetapi juga membangun budaya kompetitif yang membuat Kanada kembali disegani di zona CONCACAF.
Salah satu pencapaiannya yang bisa dibanggakan adalah membawa Timnas Kanada tampil di putaran final Piala Dunia 2022 Qatar, turnamen yang akhirnya dijuarai oleh Argentina berkat kebintangan Lionel Messi.
Dalam tiga pertandingan di Piala Dunia 2022, John Herdman dan pasukannya memang selalu menelan kekalahan. Masing-masing adalah kalah kalah 1-2 dari Maroko, 1-4 dari Kroasia, dan 0-1 dari Belgia.
Tentu tiga pertandingan itu sangat berkesan dan menambah pengalamannya. Khususnya hanya kalah tipis dari Maroko dan Belgia, dua tim dengan kekuatan besar. Menariknya, Maroko dan Kroasia menjadi semifinalis di Piala Dunia saat itu.
Disadur dari Bola.com (Vincentius Atmaja, Yus Mei Sawitri) 23 Desember 2025
Jangan Lewatkan!
- Update Ranking FIFA Negara ASEAN Desember 2025: Thailand Masih Tak Tergoyahkan, Malaysia Terpukul, Kalau Timnas Indonesia?
- Musim Depan, Bek Timnas Indonesia Jay Idzes dan Rekan Setimnya di Sassuolo Berpeluang Besar Pindah ke AC Milan!
- Performa Gemilang Emil Audero di Laga Lazio vs Cremonese: Sukses Tahan Imbang Tuan Rumah, Terpilih jadi Pemain Terbaik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bersama John Herdman, Timnas Indonesia Berpeluang Menembus 50 Besar Ranking FIFA
Tim Nasional 23 Desember 2025, 15:25
LATEST UPDATE
-
Enzo Maresca Pergi, Pelatih Ini Ditunjuk Pimpin Chelsea Hadapi Manchester City
Liga Inggris 3 Januari 2026, 11:52
-
Daftar Pemain Voli Putri Medan Falcons di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 11:39
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Livin Mandiri di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 11:10
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Pertamina Enduro di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 10:37
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Popsivo Polwan di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 10:24
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 3 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 09:56
-
Daftar Pemain Voli Putri Bandung bjb Tandamata di Proliga 2026
Voli 3 Januari 2026, 09:43
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini Sabtu 3 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 09:37
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43























KOMENTAR