Rekam Jejak John Herdman, Calon Pelatih Timnas Indonesia: Mengantar Selandia Baru hingga Kanada Berjaya

Bola.net - John Herdman ramai diperbincangkan sebagai sosok terdepan yang berpeluang menukangi Timnas Indonesia, menggantikan posisi Patrick Kluivert. Lalu, seperti apa perjalanan karier pelatih kelahiran Inggris itu?
Beberapa pelatih turut masuk dalam bursa calon juru taktik Timnas Indonesia. Di samping John Herdman, terdapat pula dua pelatih asal Belanda, yakni Giovanni van Bronckhorst serta John Heitinga.
Dalam pemberitaan di media asing, Herdman dilaporkan telah menolak tawaran dari negara lain, seperti Jamaika dan Honduras. Hal ini menguatkan ketertarikannya terhadap potensi sepak bola Indonesia.
Berbeda dengan Patrick Kluivert yang tahun lalu diwawancara PSSI saat Natal, John Herdman kabarnya sudah di interview federasi sepak bola Indonesia itu pada akhir November lalu.
Siapa John Herdman?

Herdman lahir di Consett, Inggris, pada 19 Juli 1975. Usianya kini menginjak 50 tahun. Secara reputasi, dia memilik track record cukup oke sebagai pelatih.
Menariknya, Herdman merupakan satu di antara sedikit sosok juru taktik yang tidak pernah menjadi pesepak bola profesional. Dirangkum dari Transfermarkt, dia memulai karier kepelatihan pada 2003.
Ketika itu, Herdman menangani skuad muda Timnas Selandia Baru pada medio 2003-2005. Kemudian, pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut dipercaya untuk memimpin Timnas Putri Selandia Baru, 2006-2011.
Selama lima tahun, Herdman mampu mengantarkan Timnas Putri Selandia Baru U-20 ke Piala Dunia U-20 pada 2006 dan 2010. Ia juga meloloskan Timnas Putri senior ke Piala Dunia Wanita 2007 dan 2011.
Yang tak kalah mentereng, dia berhasil membawa tim senior tampil di Olimpiade 2008 Beijing. Atas pencapaian tersebut, John Herdman dua kali terpilih jadi pelatih terbaik Selandia Baru pada 2006 dan 2008.
Hijrah ke Kanada
Barulah pada 2011, John Herdman hijrah ke Amerika Utara dengan melatih Timnas Putri Kanada (2011-2018). Di sana, dia juga mengukir jejak sukses. Apa saja?
Di bawah kepemimpinannya, Timnas Putri Kanada meraih prestasi gemilang dengan merebut medali perunggu pada Olimpiade London 2012 serta Olimpiade Rio 2016, plus lolos perempat final Piala Dunia Wanita 2015.
Pada 2018, Herdman didapuk untuk menukangi Timnas Putra Kanada hingga 2023. Bapak dua anak itu menorehkan tinta emas dalam sejarah skuad berjulukan Les Rouges tersebut.
Ketika itu, Herdman sukses meloloskan Timnas Kanada ke Piala Dunia 2022, setelah penantian selama 36 tahun. Dalam kurun waktu 2019-2022, Les Rouges dibawanya terbang naik 61 tingkat di ranking FIFA, dari 94 ke 33 besar dunia.
Nominasi Pelatih Terbaik
Tangan dinginnya sebagai head coach mengantarkan John Herdman masuk dalam nominasi pelatih terbaik dunia FIFA tiga kali pada 2012, 2015, dan 2019.
Terakhir, Herdman melatih Toronto FC di Major League Soccer (MLS) yang diperkuat dua pemain Italia, Federico Bernardeschi dan Lorenzo Insigne, pada 2023-2024.
Dari 46 penampilan Toronto FC di berbagai kejuaraan, Herdman mempersembahkan 17 kemenangan, empat imbang, serta 25 kekalahan.
Setelah undur diri per 29 November 2024, John Herdman belum melatih kembali hingga sekarang. Dengan segudang pengalaman yang dimiliki, dia diyakini dapat membawa Timnas Indonesia meraih prestasi di masa depan.
Disadur dari Bola.com (Ana Dewi, Yus Mei Sawitri) 23 Desember 2025
Jangan Lewatkan!
- 4 Fakta Menarik John Herdman, Sosok yang Dijagokan Jadi Pelatih Timnas Indonesia: Kualitasnya Sudah Terbukti
- Update Ranking FIFA Negara ASEAN Desember 2025: Thailand Masih Tak Tergoyahkan, Malaysia Terpukul, Kalau Timnas Indonesia?
- Musim Depan, Bek Timnas Indonesia Jay Idzes dan Rekan Setimnya di Sassuolo Berpeluang Besar Pindah ke AC Milan!
- Performa Gemilang Emil Audero di Laga Lazio vs Cremonese: Sukses Tahan Imbang Tuan Rumah, Terpilih jadi Pemain Terbaik
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bersama John Herdman, Timnas Indonesia Berpeluang Menembus 50 Besar Ranking FIFA
Tim Nasional 23 Desember 2025, 15:25
LATEST UPDATE
-
Inter Milan Siapkan Tawaran Baru untuk Gelandang Liverpool
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:27
-
Manchester United dan Para Rival yang Bisa Jegal Arsenal di Premier League 2026-27
Liga Inggris 18 Agustus 2026, 07:19
-
Inter Milan Bangkit Ketika Semua Mengira Mereka Sudah Mati
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:37
-
Juventus Dapat Kiper Tottenham, Luciano Spalletti: Saya Sangat Mengenalnya
Liga Italia 18 Agustus 2026, 06:32
-
Kylian Mbappe dan Refleksi Level yang Ingin Dilihat Real Madrid Sepanjang Musim
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 06:27
-
Rafael Leao Ditawarkan ke Roma, AC Milan Pasang Harga Anyar
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:55
-
RB Leipzig Ingin Pulangkan Nkunku dari AC Milan
Liga Italia 18 Agustus 2026, 05:49
-
Federico Valverde Bukan Toni Kroos, Mourinho Harus Ubah Perannya di Real Madrid
Liga Spanyol 18 Agustus 2026, 05:43
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59






















KOMENTAR