Bola.net - Organisasi yang mengurus tim nasional Indonesia, kini terbagi dua. Yakni, manajemen Timnas dan Badan Tim Nasional (BTN). Uniknya, keduanya sama-sama memanggil dan mempersiapkan pemain untuk tampil di pertandingan lanjutan kualifikasi Piala Asia 2015.
Sebanyak 33 pemain, dipanggil untuk menjalani seleksi di pemusatan latihan/Training Centre (TC) Timnas. Sebab, Timnas akan menjamu Arab Saudi di Sleman, Jawa Tengah, pada 23 Maret mendatang.
"Saya mendapatkan pemanggilan ganda. Yang pertama, surat dari manajemen Timnas atau PSSI. Sedangkan kedua, dari BTN. Selain itu, BTN juga menghubungi saya melalui telepon. Hal tersebut membuat saya bingung. Sebab, baru kali ini badan pengelola timnas ada dua," terang gelandang Persebaya, Taufiq.
Ditambahkannya, masih terdapat beberapa pemain lain yang mendapat surat panggilan ganda tersebut. Misalnya saja, Andik Vermansah, Raphael Maitimo, dan Irfan Bachdim.
Baru-baru ini, memang muncul BTN yang diprakarsai Isran Noor (Bupati Kutai Timur), Habil Marati (mantan Manajer Timnas), lalu pengurus PSSI Rudolf Yesayas dan Tommy Rusian Arief.
"Timnas harusnya mengedepankan rasa kebersamaan. Para pengurus tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kalau seperti ini, saya lebih baik konsentrasi di kompetisi sambil menunggu perkembangan," imbuh Taufiq.
Urusan Timnas, sebenarnya sudah diatur dan dikelola Komite Adhoc yang di pimpin Sihar Sitorus. Di Komite yang sudah berjalan sejak Desember tersebut, melibatkan Penanggungjawab (Bernhard Limbong) dan Koordinator Timnas Indonesia (Bob Hippy). Terkait kelengkapan administrasi pemanggilan pemain, wajib ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Halim Mahfudz. (esa/mac)
Sebanyak 33 pemain, dipanggil untuk menjalani seleksi di pemusatan latihan/Training Centre (TC) Timnas. Sebab, Timnas akan menjamu Arab Saudi di Sleman, Jawa Tengah, pada 23 Maret mendatang.
"Saya mendapatkan pemanggilan ganda. Yang pertama, surat dari manajemen Timnas atau PSSI. Sedangkan kedua, dari BTN. Selain itu, BTN juga menghubungi saya melalui telepon. Hal tersebut membuat saya bingung. Sebab, baru kali ini badan pengelola timnas ada dua," terang gelandang Persebaya, Taufiq.
Ditambahkannya, masih terdapat beberapa pemain lain yang mendapat surat panggilan ganda tersebut. Misalnya saja, Andik Vermansah, Raphael Maitimo, dan Irfan Bachdim.
Baru-baru ini, memang muncul BTN yang diprakarsai Isran Noor (Bupati Kutai Timur), Habil Marati (mantan Manajer Timnas), lalu pengurus PSSI Rudolf Yesayas dan Tommy Rusian Arief.
"Timnas harusnya mengedepankan rasa kebersamaan. Para pengurus tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Kalau seperti ini, saya lebih baik konsentrasi di kompetisi sambil menunggu perkembangan," imbuh Taufiq.
Urusan Timnas, sebenarnya sudah diatur dan dikelola Komite Adhoc yang di pimpin Sihar Sitorus. Di Komite yang sudah berjalan sejak Desember tersebut, melibatkan Penanggungjawab (Bernhard Limbong) dan Koordinator Timnas Indonesia (Bob Hippy). Terkait kelengkapan administrasi pemanggilan pemain, wajib ditandatangani Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Halim Mahfudz. (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Djohar Terancam Sanksi Disiplin dan Etik
Bola Indonesia 14 Februari 2013, 16:34
-
PSSI Minta Menpora Tidak Ikut Campur Kelola Timnas
Tim Nasional 14 Februari 2013, 16:26
-
Dapat Pemanggilan Ganda, Pemain Timnas Kebingungan
Tim Nasional 14 Februari 2013, 16:01
-
Exco Tidak Mengenal Luis Manuel Blanco
Bola Indonesia 14 Februari 2013, 14:43
-
Administrasi Raphael Maitimo Sudah Rampung
Tim Nasional 14 Februari 2013, 14:25
LATEST UPDATE
-
Eksklusif Match: Persebaya vs Persik Live Streaming di Vidio
Bola Indonesia 22 Mei 2026, 19:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25

























KOMENTAR