Bola.net - - Timnas Indonesia akan berjumpa Thailand di laga babak semifinal Piala AFF U-18. Indonesia lolos setelah menjadi juara Grup B. Sementara Thailand melaju ke semifinal sebagai peringkat kedua Grup A, di bawah Malaysia.
Tidak hanya sebagai juara grup, Indonesia juga punya catatan sebagai tim yang paling produktif di babak penyisihan grup. Baik itu jika dibandingkan dengan tim lain di Grup A dan Grup B.
Garuda Nusantara sukses mencetak 19 gol dari empat laga yang dimainkan. Dua tim menjadi lumbung gol untuk Indonesia yakni Filipina dan Brunei Darussalam. Tim asuhan Indra Sjafri menang dengan skor 9-0 dan 8-0 di dua pertandingan tersebut.
Sejauh ini, dari 19 gol yang dicetak oleh Indonesia, Egy Maulana Vikri menjadi top skor dengan enam gol. Sementara, ada dua pemain yang mencetak hattrick di fase grup yakni Feby Eka Putra dan M Rafli Nursalim.

Lantas, bagaimana dengan catatan Thailand? Negeri Gajah Putih hanya mampu mencetak 9 gol saja dari lima laga di babak grup, satu laga lebih banyak dari yang dijalani oleh Indonesia.
Melawan tim yang harusnya bisa menjadi lumbung gol, tim asuhan Marc Alavedra Palacios ini hanya mampu menang dengan skor yang tidak mencolok. Thailand hanya menang 3-0 dari Timor Leste dan hanya menang 2-1 atas Laos.
Dari lima laga di fase grup, pemain yang top skor di kubu Thailand yakni Yuthapichai Lertlum. Pemain dengan nomor punggung 9 ini telah mencetak tiga gol. Satu di antaranya lewat titik putih pada laga melawan Laos.

Meski tidak cukup produktif, tapi Thailand punya rekor sebagai tim dengan lini pertahanan yang paling bagus di fase grup. Gawang mereka paling minim di bobol oleh tim yang menjadi lawannya di Grup A.
Gawang Thailand yang dijaga oleh Kantaphat Manpati hanya dua kali dibobol oleh lawannya. Satu gol dicetak oleh pemain Laos, Phommachai, dan satu gol lain lahir dari aksi bintang Malaysia, Nik Akif Syahiran.

Sementara itu, Indonesia sejauh ini sudah kebobolan empat gol dari empat laga di babak grup. Empat gol tersebut tiga diantaranya terjadi saat kalah dari Vietnam dengan skor 3-0. Satu gol lain terjadi di laga pembuka melawan Myanmar.
Indonesia vs Thailand, duel tim dengan lini serang paling tajam melawan benteng pertahanan paling kokoh. Tim mana yang akan jadi pemenang?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Timnas U-19 Siap Tempur Dalam Semua Aspek
Tim Nasional 14 September 2017, 19:30
-
M. Rafli Siap Jika Dipercaya Jadi Starter Lagi
Tim Nasional 14 September 2017, 19:11
-
Indonesia Paling Produktif Bikin Gol, Bagaimana Thailand?
Tim Nasional 14 September 2017, 18:07
-
Video: Egy Maulana Mohon Do'a dan Dukungan Jelang Lawan Thailand
Tim Nasional 14 September 2017, 17:33
-
Jadwal Laga Semifinal Indonesia vs Thailand Diubah
Tim Nasional 14 September 2017, 17:08
LATEST UPDATE
-
Barcelona Menang Besar atas Levante, Jules Kounde: Tidak Semudah Kelihatannya!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:53
-
Ada Apa dengan Marc Marquez? Kurang Fokus, Picu 3 Kecelakaan di Tes MotoGP Thailand 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 10:52
-
Bojan Hodak Singgung Gol Persita yang Dianulir saat Persib Menang Tipis 1-0 di GBLA
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 10:45
-
Barcelona 3-0 Levante, Respon yang Sempurna dari Blaugrana!
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:21
-
Misi Penyelamatan Finansial Blaugrana, Dua Nama Besar Masuk Daftar Jual Musim Panas 2026
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 10:20
-
Prediksi Leverkusen vs Olympiacos 25 Februari 2026
Liga Champions 23 Februari 2026, 10:04
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto2 2026, Yuk Support Mario Aji!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap Moto3 2026, Jangan Lupa Dukung Veda Ega Pratama!
Otomotif 23 Februari 2026, 09:58
-
Daftar Lengkap Pembalap MotoGP 2026
Otomotif 23 Februari 2026, 09:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR