Bola.net - Meskipun gagal meloloskan Indonesia ke putaran final Piala Asia 2015, Jacksen F Tiago disebut sebagai otak di balik kebangkitan sepakbola Indonesia.
Dalam situs resmi FIFA, Jacksen Tiago disebut sebagai sosok yang mampu membuat Indonesia lebih baik dan meningkat. Misalnya saja, saat mengangkat posisi Indonesia di peringkat ke 170 dunia, yang merupakan posisi terburuk dalam sejarah sepakbola Indonesia, menjadi peringkat ke-162 pada rilis FIFA bulan Oktober lalu.
Di atas lapangan, salah satu bukti sahih adalah saat membuat kejutan paling besar di Kualifikasi Piala Asia 2015 kala menahan imbang 1-1 tim kuat China di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Hasil ini sempat memberikan harapan bagi Indonesia untuk lolos ke putaran final. Jacksen F Tiago kala itu menyebut bahwa hasil tersebut merupakan moral booster bagi anak asuhnya untuk laga-laga selanjutnya.
"Hasil ini adalah pengangkat mental kami. Ini adalah ujian pertama saya sejak saya melatih timnas. Jadi kami menghabiskan banyak waktu untuk mempersiapkan laga ini," ujar Jacksen Tiago saat itu.
"Kami pemanasan dengan melawan Belanda dan Filipina. Kami mempelajari permainan lawan secara menyeluruh. Jadi tidak mengherankan bila pemain dapat mempertahankan bentuk permainan mereka bahkan ketika kebobolan di babak pertama dan kami kedudukan di babak kedua," timpalnya.
Namun sayang, harapan itu harus kandas setelah Indonesia kalah 0-1 dalam lawatannya ke kandang China, dan kembali menelan pil pahit saat kalah 0-2 dari Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, beberapa waktu lalu.
Bukan hanya itu, Jacksen Tiago sendiri harus rela posisinya digusur setelah kontraknya, yang habis usai laga melawan Irak, tak diperpanjang PSSI dengan alasan "diminta pulang" oleh klubnya, Persipura Jayapura. Santer disebut, nama Alfred Riedl bakal menjadi suksesor pelatih asal Brasil tersebut.[initial]
(fifa/dzi)
Dalam situs resmi FIFA, Jacksen Tiago disebut sebagai sosok yang mampu membuat Indonesia lebih baik dan meningkat. Misalnya saja, saat mengangkat posisi Indonesia di peringkat ke 170 dunia, yang merupakan posisi terburuk dalam sejarah sepakbola Indonesia, menjadi peringkat ke-162 pada rilis FIFA bulan Oktober lalu.
Di atas lapangan, salah satu bukti sahih adalah saat membuat kejutan paling besar di Kualifikasi Piala Asia 2015 kala menahan imbang 1-1 tim kuat China di Stadion Utama Gelora Bung Karno.
Hasil ini sempat memberikan harapan bagi Indonesia untuk lolos ke putaran final. Jacksen F Tiago kala itu menyebut bahwa hasil tersebut merupakan moral booster bagi anak asuhnya untuk laga-laga selanjutnya.
"Hasil ini adalah pengangkat mental kami. Ini adalah ujian pertama saya sejak saya melatih timnas. Jadi kami menghabiskan banyak waktu untuk mempersiapkan laga ini," ujar Jacksen Tiago saat itu.
"Kami pemanasan dengan melawan Belanda dan Filipina. Kami mempelajari permainan lawan secara menyeluruh. Jadi tidak mengherankan bila pemain dapat mempertahankan bentuk permainan mereka bahkan ketika kebobolan di babak pertama dan kami kedudukan di babak kedua," timpalnya.
Namun sayang, harapan itu harus kandas setelah Indonesia kalah 0-1 dalam lawatannya ke kandang China, dan kembali menelan pil pahit saat kalah 0-2 dari Irak di Stadion Utama Gelora Bung Karno, beberapa waktu lalu.
Bukan hanya itu, Jacksen Tiago sendiri harus rela posisinya digusur setelah kontraknya, yang habis usai laga melawan Irak, tak diperpanjang PSSI dengan alasan "diminta pulang" oleh klubnya, Persipura Jayapura. Santer disebut, nama Alfred Riedl bakal menjadi suksesor pelatih asal Brasil tersebut.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jacksen Tiago: Boaz Solossa Pemain Luar Biasa
Tim Nasional 21 November 2013, 19:02
-
Jacksen Tiago: Gairah Sepakbola Indonesia Tiada Duanya!
Tim Nasional 21 November 2013, 18:29
-
'Jacksen Tiago, Otak di Balik Kebangkitan Indonesia'
Tim Nasional 21 November 2013, 17:15
-
Jacksen Harapkan Muncul Generasi Baru di Timnas Senior
Tim Nasional 21 November 2013, 14:38
-
BTN Berikan Kontrak Percobaan Pada Alfred Riedl
Tim Nasional 20 November 2013, 21:53
LATEST UPDATE
-
Swiss Membuktikan Keberuntungan Memang Bagian dari Sepak Bola
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:52
-
Gol Ke-3000 Piala Dunia Antar Argentina ke Perempat Final
Piala Dunia 8 Juli 2026, 08:27
-
Man of the Match Swiss vs Kolombia: Gregor Kobel
Piala Dunia 8 Juli 2026, 05:59
-
Tempat Menonton Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:56
-
Dari Tangis Sedih Cristiano Ronaldo ke Tangis Bahagia Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:35
-
Man of the Match Argentina vs Mesir: Lionel Messi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 01:21
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Swiss vs Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:34
-
Luis Diaz, Pilar Mimpi Besar Kolombia
Piala Dunia 7 Juli 2026, 23:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55






















KOMENTAR