
Bola.net - - Timnas Indonesia bertekad untuk tidak pulang dengan tangan hampa dari Piala AFF U-18. Untuk itu mereka akan mengincar juara 3 Piala AFF U-18 ini dengan mengalahkan Timnas Myanmar U-18 di Thuwunna Stadium.
Pertandingan antara Indonesia melawan Myanmar ini akan digelar pada hari Minggu (17/9) pukul 15.30 WIB. Sama seperti pertandingan-pertandingan sebelumnya, para masyarakat Indonesia bisa menyaksikan pertandingan ini melalui siaran langsung di saluran Indosiar.
Pertandingan ini menjadi pertandingan yang cukup penting bagi Eggy Maulana Vikri dan kolega, mengingat pemenang dari laga ini bisa membawa medali perunggu ke negara mereka masing-masing sebagai obat penawar luka atas kegagalan mereka di partai semi final.
Pertandingan Dejavu
Myanmar sendiri bukanlah sosok yang asing bagi skuat Garuda Nusantara. TIm besutan Rabah Benlarbi ini merupakan lawan pertama yang dihadapi Indonesia di Turnamen Piala AFF U-18 ini.
Pada pertandingan tersebut, Indonesia sempat tertinggal terlebih dahulu melalui gol Myat Kaung Khant sebelum akhirnya Egy Maulana Vikri berhasil membawa Indonesia menang berkat bracenya jelang laga usai.
Selain itu pertandingan melawan Myanmar ini juga menjadi laga Dejavu Sea Games 2017 yang lalu. Pada perebutan medali Perunggu, Indonesia juga berhadapan dengan Myanmar di mana Evan Dimas dkk itu berhasil menang dengan skor 3-1. Untuk itu skuat Garuda Nusantara dipercaya mampu untuk membawa pulang juara ketiga.
Partai Gampang-Gampang Sulit
Pada pertandingan ini TImnas Indonesia masih diunggulkan untuk memenangkan laga ini. Hal ini mengacu pada pertemuan pertama kedua tim, di mana Anak asuh Indra Sjafri ini mendominasi jalannya pertandingan kendati mereka harus kebobolan terlebih dahulu.
Salah satu aspek yang perlu diperhatikan dari Myanmar adalah serangan balik mereka yang mematikan. Hal ini terbukti pada pertandingan pertama Piala AFF U-18 di mana mereka sukses mencetak gol terlebih dahulu ke gawang Indonesia kendati Garuda Nusantara berhasil mendominasi jalannya pertandingan.
Track record Myanmar sendiri cukup bagus usai dikalahkan Indonesia. Mereka mengalahkan Brunei Darussalam dengan skor 7-0, Mengalahkan Filipina dengan skor 0-7, dan membekuk Vietnam dengan skor akhir 2-1 sebelum dikalahkan Malaysia melalui adu penalti. Oleh karenanya jika anak asuh Indra Sjafri ini lengah, bukan tidak mungkin kemenangan akan jatuh ke tangan Myanmar.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Timnas U-19 vs Myanmar 17 September 2017, Pantang Pulang Tangan Hampa
Tim Nasional 16 September 2017, 20:38
-
Prediksi Indonesia U-19 vs Myanmar U-19 17 September 2017
Tim Nasional 16 September 2017, 20:00
-
Gagal di Piala AFF, Timnas U-19 Diharap Berprestasi di Piala Asia
Tim Nasional 16 September 2017, 03:17
-
Manajer Timnas U-19: Thailand Beruntung
Tim Nasional 16 September 2017, 01:55
-
Pelatih Thailand: Kami Kalahkan Tim Terbesar
Tim Nasional 15 September 2017, 22:08
LATEST UPDATE
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR