
Bola.net - Direktur Teknik (Dirtek) PSSI, Indra Sjafri mengungkapkan penyebab Marc Klok belum bisa memperkuat Timnas Indonesia. Gelandang naturalisasi kelahiran Belanda itu disebutnya terganjal garis keturunan.
Indra menyatakan bahwa FIFA meminta bukti darah Indonesia PSSI dan Klok. Namun, pihaknya bersama pemain berusia 28 tahun itu tidak dapat memenuhi syarat tersebut.
"Marc Klok belum bisa berpindah asosiasi. Kasusnya seperti Ezra Walian beberapa waktu lalu," ujar Indra, kepada wartawan di Sentul, Kabupaten Bogor Minggu (7/11/2021).
"Menurut Klok, dia tidak bisa menunjukkan dokumen keturunan. FIFA meminta dokumen keturunan. Kami juga tidak bisa membuktikan dokumen itu," katanya menambahkan.
Klok telah dinaturalisasi sejak November 2020. Penggawa Persib Bandung itu mendapatkan status sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) lewat bantuan dari Kemenpora, Kemenkumham, dan PSSI.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Jalur Naturalisasi Marc Klok

Klok dinaturalisasi lewat jalur Pasal 20 UU Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia yang memperbolehkan Warga Negara Asing (WNA) menjadi WNI tanpa perlu melalui pasal ke-9 huruf b dengan syarat WNA itu telah berjasa kepada Republik Indonesia atau dengan alasan kepentingan negara.
Klok tidak dapat memenuhi pasal 9 huruf b karena belum tinggal minimal lima tahun berturut-turut atau sepuluh tahun tidak berturut-turut di Indonesia.
Klok baru empat tahun menetap di Indonesia. Mantan pemain Persija Jakarta itu mengaku punya garis keturunan dari kakek buyutnya yang lahir di Makassar, Sulawesi Selatan.
"Kebutuhan tim sepak bola juga dinilai sangat penting karena akan memasuki ajang kejuaraan yang menentukan peringkat," ucap Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali dinukil dari laman Kemenpora setelah naturalisais Marc Klok disetujui Komisi III DPR RI pada Oktober 2020.
"Terima kasih kepada Komisi III DPR RI. Tentunya kami berharap atlet mau mengabdikan diri untuk Tanah Air. Kami harap bisa mengharumkan nama bangsa. Kami juga akan terus bekerja sama dengan Menpora dan mendorong cabang olahraga untuk terus meningkatkan prestasi," timpal Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly dalam kesempatan yang sama.
Tinggal 5 Bulan Lagi

Klok harus menuruti Statuta FIFA karena tidak punya garis keturunan untuk tinggal selama lima tahun sebelum membela Timnas Indonesia.
Statuta FIFA 2020 Pasal Ketujuh tentang Kelayakan Bermain untuk tim perwakilan menjelaskan bahwa siapapun pemain yang ingin bermain di negara barunya, harus lahir di wilayah asosiasi itu, ibu kandung atau ayahnya lahir di wilayah asosiasi itu, nenek atau kakeknya lahir di wilayah asosiasi itu, atau telah tinggal di wilayah asosiasi itu.
FIFA juga menetapkan lama menetap di wilayah asosiasi yaitu minimal tiga tahun sebelum usia 10 tahun, lima tahun untuk usia 10-18 tahun, dan lima tahun sejak usia 18 tahun.
Marc Klok telah berada di Indonesia sejak April 2017. Dengan begitu, eks gelandang PSM Makassar itu tinggal membutuhkan lima bulan lagi untuk menyentuh peraturan masa tinggal demi membela Timnas Indonesia.
"Dia harus lima tahun tinggal di Indonesia," imbuh Indra.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Main di Klub Asia, 5 Pemain Timnas Indonesia Ini Bisa Diandalkan di Piala AFF 2020
- Termasuk Elkan Baggott, Ini Daftar 26 Pemain yang Dipanggil Shin Tae-yong untuk TC di Turki
- Persiapan Lawan Afghanistan, Timnas Indonesia Berangkat ke Turki Lebih Cepat
- Piala AFF Bukan Agenda FIFA, 5 Pemain Terancam Absen Perkuat Timnas Indonesia
- Jangan Lewatkan! Inilah Jadwal Dua Laga Uji Coba Timnas Indonesia Menjemput Piala AFF 2020
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Tak Beri Target Tinggi Shin Tae-yong di Piala AFF 2020
Bola Indonesia 8 November 2021, 21:01
-
Saddil Ramdani Tertahan di Imigrasi Malaysia, Menpora Carikan Jalan Pulang
Tim Nasional 4 November 2021, 11:37
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Persija vs PSM Makassar di BRI Super League, 20 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 16:17
-
Live Streaming Semen Padang vs Malut United Hari Ini - BRI Super League
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 16:09
-
AC Milan Putuskan Perpanjang Kontrak Luka Modric?
Liga Italia 20 Februari 2026, 15:23
-
Penerus Casemiro di Manchester United Berasal dari Jerman?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 15:15
-
Tempat Menonton Persik vs Bhayangkara FC: Apakah Tayang di Indosiar?
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 15:00
-
7 Momen Unik MotoGP di Phillip Island, Sirkuit Cantik Legendaris Favorit Para Pembalap
Otomotif 20 Februari 2026, 14:58
-
Michael Carrick Selangkah Lebih Dekat Jadi Manajer Permanen Manchester United
Liga Inggris 20 Februari 2026, 14:52
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 21-24 Februari 2026
Liga Inggris 20 Februari 2026, 14:16
-
Jadwal Siaran Langsung Persija Jakarta vs PSM Makassar Hari Ini, 20 Februari 2026
Bola Indonesia 20 Februari 2026, 13:46
-
Cerita Bukayo Saka: Dari Akademi Hale End, Kini jadi Wajah Proyek Besar Arsenal
Liga Inggris 20 Februari 2026, 13:38
-
Akhiri Puasa 24 Tahun, Comeback Sensasional Alysa Liu Rebut Emas Olimpiade 2026
Olahraga Lain-Lain 20 Februari 2026, 13:02
-
Hasil FP2 WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Kembali Tercepat, Asapi Duet Bimota
Otomotif 20 Februari 2026, 12:59
-
Olimpiade Musim Dingin 2026: Tim AS Rebut Emas di Hoki Es Putri dan Figure Skating
Olahraga Lain-Lain 20 Februari 2026, 12:52
-
Sudah Pulih, Kapan Romeo Lavia Kembali Main untuk Chelsea?
Liga Inggris 20 Februari 2026, 12:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39

























KOMENTAR