Bola.net - Ketua Umum PSSI Djohar Arifin Husin, kembali mendapatkan tuntutan. Kali ini, datangnya dari manajer tim nasional Indonesia untuk kualifikasi Piala Asia 2015, Mesak Manimbor.
Mesak menegaskan, jika posisinya masih sah menjabat sebagai manajer Timnas. Namun, Bupati Sarmi, Papua, mengaku tidak habis fikir dengan meluasnya pemberitaan-pemberitaan yang menyebutkan jika dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai manajer Timnas.
"Simpang-siurnya kabar tersebut, karena adanya keterangan dari para pengurus PSSI. Hingga kini, saya masih mengantongi SK manajer Timnas hingga kualifikasi Piala Asia 2015 berakhir. Namun, saya dianggap sudah dipecat," terangnya.
Karena itu, Mesak meminta supaya Djohar dapat meluruskan kabar dengan memberikan keterangan resmi melalui media cetak, televisi, radio dan online. Dengan begitu, dapat mempertegas posisinya. Apalagi, dalam pandangannya, Badan Tim Nasional (BTN) tidak punya kewenangan membentuk kepengurusan untuk mengelola Timnas.
"Pembentukan BTN, memporak-porandakan bangunan yang sudah ada. Sebagai Ketua BTN, Isran Noor seharusnya melakukan koordinasi dengan manajemen Timnas yang sebelumnya. Isran Noor terkesan abai dan membiarkan kesalahan-kesalahan yang ada terus terjadi. Sebagai pimpinan, Isran harus mengetahui aturan. Sebab, dalam organisasi ada etika yang harus dipatuhinya," imbuhnya.
"Saya diangkat PSSI dengan cara yang baik. Karena itu, jika saya sudah tidak dibutuhkan, perlakukan saya juga dengan cara yang baik. Saya tidak mencari makan di sepak bola atau Timnas, justru saya yang memberi makan," paparnya.
Itu dibuktikannya dengan melunasi tagihan tunggakan uang saku para pemain ketika menjalani kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Irak dan saat uji coba lawan Yordania. Pada laga persahabatan melawan Yordania dan melawan Irak beberapa pekan lalu, Timnas memboyong 27 pemain. Selama menjalani pertandingan, setiap pemain mendapatkan uang saku Rp1 juta per hari.
"Saya juga sudah melunasi uang saku pada pekan lalu. Uangnya, langsung ditransfer kepada setiap pemain," pungkasnya. (esa/lex)
Mesak menegaskan, jika posisinya masih sah menjabat sebagai manajer Timnas. Namun, Bupati Sarmi, Papua, mengaku tidak habis fikir dengan meluasnya pemberitaan-pemberitaan yang menyebutkan jika dirinya sudah tidak lagi menjabat sebagai manajer Timnas.
"Simpang-siurnya kabar tersebut, karena adanya keterangan dari para pengurus PSSI. Hingga kini, saya masih mengantongi SK manajer Timnas hingga kualifikasi Piala Asia 2015 berakhir. Namun, saya dianggap sudah dipecat," terangnya.
Karena itu, Mesak meminta supaya Djohar dapat meluruskan kabar dengan memberikan keterangan resmi melalui media cetak, televisi, radio dan online. Dengan begitu, dapat mempertegas posisinya. Apalagi, dalam pandangannya, Badan Tim Nasional (BTN) tidak punya kewenangan membentuk kepengurusan untuk mengelola Timnas.
"Pembentukan BTN, memporak-porandakan bangunan yang sudah ada. Sebagai Ketua BTN, Isran Noor seharusnya melakukan koordinasi dengan manajemen Timnas yang sebelumnya. Isran Noor terkesan abai dan membiarkan kesalahan-kesalahan yang ada terus terjadi. Sebagai pimpinan, Isran harus mengetahui aturan. Sebab, dalam organisasi ada etika yang harus dipatuhinya," imbuhnya.
"Saya diangkat PSSI dengan cara yang baik. Karena itu, jika saya sudah tidak dibutuhkan, perlakukan saya juga dengan cara yang baik. Saya tidak mencari makan di sepak bola atau Timnas, justru saya yang memberi makan," paparnya.
Itu dibuktikannya dengan melunasi tagihan tunggakan uang saku para pemain ketika menjalani kualifikasi Piala Asia 2015 melawan Irak dan saat uji coba lawan Yordania. Pada laga persahabatan melawan Yordania dan melawan Irak beberapa pekan lalu, Timnas memboyong 27 pemain. Selama menjalani pertandingan, setiap pemain mendapatkan uang saku Rp1 juta per hari.
"Saya juga sudah melunasi uang saku pada pekan lalu. Uangnya, langsung ditransfer kepada setiap pemain," pungkasnya. (esa/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manajer Timnas Kecewa Sikap Ketum PSSI
Tim Nasional 16 Maret 2013, 20:15
-
19 Pemain Tidak Mengikut TC Timnas
Tim Nasional 16 Maret 2013, 18:20
-
Mesak Manimbor: Saya Masih Sah Manajer Timnas
Tim Nasional 16 Maret 2013, 18:16
-
Blanco Dinilai Tidak Mengetahui Karakteristik Pemain
Tim Nasional 16 Maret 2013, 15:33
-
Pemain ISL Tak Dijadikan Andik Sebagai Saingan
Tim Nasional 16 Maret 2013, 14:03
LATEST UPDATE
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR