Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) memang berhasil mendatangkan Arthur Irawan dari klub RCD Espanyol B ke pemusatan latihan/training centre (TC) Tim Nasional Indonesia. Sebagai persiapan tampil di ajang Piala AFF 2012, Arthur Irawan memulai latihan perdananya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (09/11) pagi.
Namun, pemain yang pernah berkostum klub Divisi amatir Inggris Lytham Town itu nampaknya tidak sedikit pun membuat pelatih Timnas Nil Maizar berdecak kagum. Meski tidak secara gamblang mengungkapkannya, Nil menilai jika kemampuan Arthur dalam mengolah bola tidak memiliki keunggulan.
"Dia memang masih terlalu muda. Gaya bermainnya pun biasa saja. Saya tidak mengetahui berapa banyak dia sudah bertanding di klub. Namun, jika diduga-duga sangat minim," ujarnya.
Dilanjutkan Nil, Arthur tidak memiliki kecakapan yang mutlak dibutuhkan seorang pemain bertahan. Misalnya, dikatakannya lagi, seputar kecepatan, kekuatan, keseimbangan, postur, insting dan refleks, yang sangat bermanfaat dalam membantu penjaga gawang agar tidak kebobolan. Bahkan, pemain kelahiran Surabaya, Jawa Timur, 3 Maret 1993 itu dipandang kerap terlambat bergerak ketika mendapatkan counter attack.
"Idealnya, para pemain bertahan juga mampu maju membantu serangan tim. Caranya, dengan memberikan dukungan serangan maupun umpan pada penyerang," tukas Nil Maizar.
Beberapa cacatan tersebut seakan menjadi sinyal akan didepaknya mantan pemain Sant Adria De Besos tersebut dari skuad Piala AFF 2012. Apalagi, pengumuman 22 pemain yang akan dibawa ke Malaysia akan dilakukan Selasa (20/11).
Cerita lain seputar Arthur juga datang dari para pemain di skuad Timnas. Menurut sumber yang enggan disebutkan identitasnya tersebut, Arthur kerap bersikap ekslusif. Alhasil, terkesan tidak menyatu dan tercipta jarak dengan rekan-rekannya.
Bahkan, oleh rekan-rekannya, kemampuan Arthur kerap dibanding-bandingkan dengan pemain muda lainnya di Timnas yang justru memiliki kematangan dalam permainan. Sebut saja Rasyid Bakri (17 Januari 1991), Andik Vermansyah (23 Nopember 1991) dan Oktovianus Maniani (27 Oktober 1990).
"Kita lihat saja nantinya. Sebab, saya belum bisa sebutkan siapa yang akan dicoret dari skuad ini. Namun, besar kemungkinan adalah Raphael Maitimo karena masih terganjal administrasi kewarganegaraan," pungkasnya. (esa/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nil Maizar Terharu Menerima "Koin Untuk Timnas"
Tim Nasional 20 November 2012, 21:20
-
Syamsidar Punya Peluang Bela Timnas di Piala AFF 2012
Tim Nasional 20 November 2012, 21:00
-
Indonesia Tanpa Raphael Maitimo di Piala AFF
Tim Nasional 20 November 2012, 20:46
-
Kedubes Indonesia di Malaysia Akan Sambut Rombongan Timnas
Tim Nasional 20 November 2012, 19:15
-
Pendapat Nil Maizar Tentang Arthur Irawan
Tim Nasional 20 November 2012, 06:27
LATEST UPDATE
-
Prediksi Roma vs Sassuolo 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 00:00
-
Prediksi Man City vs Exeter City 10 Januari 2026
Liga Inggris 9 Januari 2026, 22:00
-
Transformasi Sisi Kanan Real Madrid: Valverde dan Rodrygo Menggila!
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 21:56
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52





















KOMENTAR