Bola.net - Meskipun telah mendapatkan sanksi dari Komdis AFC, PSSI tak kehabisan akan untuk terus berupaya agar laga Indonesia vs China dapat dilihat oleh penonton.
Seperti diketahui, Indonesia mendapat sanksi dari Komdis AFC berupa larangan menggelar pertandingan internasional dengan penonton. Sanksi ini didapat karena ulah suporter pada laga kualifikasi Piala AFC U-22 di Riau, Juli 2012.
Namun menurut Direktur Marketing PSSI, Edhi Prasetyo, laga yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 15 Oktober ini bisa dilihat penonton setelah berkonsultasi dengan AFC.
"Ini kami lakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari AFC. Pertandingan tetap bisa ditonton meski hanya oleh sponsor dan partner PSSI," katanya seperti dilansir Antara.
Menurut dia, pada awalnya pihak PSSI mengajukan jumlah penonton yang bisa hadir di stadion mencapai 10 ribu orang. Namun yang terealisasi hanya 5 ribu termasuk media. Hal ini juga terkait dengan kapasitas tribun VVIP dan VIP di stadion terbesar di Indonesia.
Penonton dari kalangan sponsor dan partner yang akan melihat langsung pertandingan Timnas Indonesia melawan China, kata dia, tidak gratis melainkan harus membayar Rp3,5 juta untuk kategori VVIP dan Rp2,5 juga untuk kategori VIP.
"Dana yang dikeluarkan oleh penonton ini sebagai pengganti kostum timnas asli," katanya.
Meski jumlah penonton yang bisa masuk ke stadion terbatas, pihaknya tetap akan memanjakan suporter yang tetap datang ke area stadion. PSSI berencana memasang empat giant screen yang akan ditempatkan di Parkir Timur dan Barat. (ant/dzi)
Seperti diketahui, Indonesia mendapat sanksi dari Komdis AFC berupa larangan menggelar pertandingan internasional dengan penonton. Sanksi ini didapat karena ulah suporter pada laga kualifikasi Piala AFC U-22 di Riau, Juli 2012.
Namun menurut Direktur Marketing PSSI, Edhi Prasetyo, laga yang bakal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, 15 Oktober ini bisa dilihat penonton setelah berkonsultasi dengan AFC.
"Ini kami lakukan setelah mendapatkan rekomendasi dari AFC. Pertandingan tetap bisa ditonton meski hanya oleh sponsor dan partner PSSI," katanya seperti dilansir Antara.
Menurut dia, pada awalnya pihak PSSI mengajukan jumlah penonton yang bisa hadir di stadion mencapai 10 ribu orang. Namun yang terealisasi hanya 5 ribu termasuk media. Hal ini juga terkait dengan kapasitas tribun VVIP dan VIP di stadion terbesar di Indonesia.
Penonton dari kalangan sponsor dan partner yang akan melihat langsung pertandingan Timnas Indonesia melawan China, kata dia, tidak gratis melainkan harus membayar Rp3,5 juta untuk kategori VVIP dan Rp2,5 juga untuk kategori VIP.
"Dana yang dikeluarkan oleh penonton ini sebagai pengganti kostum timnas asli," katanya.
Meski jumlah penonton yang bisa masuk ke stadion terbatas, pihaknya tetap akan memanjakan suporter yang tetap datang ke area stadion. PSSI berencana memasang empat giant screen yang akan ditempatkan di Parkir Timur dan Barat. (ant/dzi)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSSI Terus Cari Solusi Bagi Penonton di SUGBK
Tim Nasional 2 Oktober 2013, 20:21
-
PSSI Pastikan Laga Indonesia vs China Tak Akan Sepi Dukungan
Tim Nasional 2 Oktober 2013, 17:46
-
Victor Igbonefo: Tanpa Suporter, Semangat Tanding Berkurang
Tim Nasional 1 Oktober 2013, 19:17
-
Sanksi Komdis AFC Membuat PSSI Rugi Besar
Tim Nasional 1 Oktober 2013, 17:10
-
Timnas Indonesia Mulai Tatap SEA Games
Tim Nasional 30 September 2013, 00:57
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25





















KOMENTAR