Bola.net - -
Sekretaris Jendral PSSI, Ratu Tisha mengatakan, PSSI tak bisa begitu saja menilai Indra Sjafri gagal atau tidak. Sebab, perlu ada evaluasi terlebih dahulu sebelum keputusan akhir dikeluarkan.
Setelah resmi ditunjuk sebagai pelatih tim nasional U-19 Indonesia pada awal tahun 2017, Indra membawa timnya berlaga di dua turnamen internasional. Pertama diajang Piala AFF U-18 dan yang kedua di kualifikasi Piala Asia U-19.
Akan tetapi, Indra gagal membawa pasukan Garuda Nusantara (julukan timnas U-19) meraih hasil maksimal di dua ajang tersebut. Di Piala AFF U-18, timnas U-19 hanya menempati peringkat ketiga, sementara di Kualifikasi Piala Asia U-19, mereka hanya bisa finis di posisi tiga klasemen Grup F.
"Kami tidak bisa menyimpulkan sesuatu sebelum ada evaluasi. Kami tidak bisa mengambil keputusan satu pihak karena ini sepakbola," ujar Tisha di Kantor PSSI di Jakarta, Jumat malam.
"Alirannya itu fair play yang artinya tidak keputusan sepihak. Jadi tidak mungkin PSSI tidak mendengarkan evaluasi dari orang yang akan kami evaluasi, lalu kami sudah mengambil keputusan," tambahnya.
Sekjen PSSI, Ratu Tisha.
Sebelumnya, akibat kegagalan tersebut Indra disebut-sebut tak akan diperpanjang kontraknya oleh PSSI. Kontrak kerja pelatih berusia 54 tahun itu sendiri akan berakhir pada bulan Desember 2017.
Kemudian, Tisha membeberkan apa sebenarnya target yang dibebankan pada timnas U-19. Dikatakannya, target utama bukan berorientasi pada hasil namun pada pengembangan pola permainan.
"Target coach itu untuk khusus pembinaan usia muda U-16, U-19, dan U-22 adalah pola permainan. Perkembangan permainan proses anak-anak, bukan hasil. Itu patokan target kami," tutup Tisha.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sekjen PSSI Minta BFC Tak Buru-buru Dinobatkan Sebagai Juara
Bola Indonesia 11 November 2017, 09:20
-
Penggawa Timnas U-19 Galau, Ini Respon PSSI
Tim Nasional 11 November 2017, 03:40
-
PSSI Tak Bisa Nilai Performa Indra Sjafri
Tim Nasional 11 November 2017, 02:18
-
PSSI Panggil Indra Sjafri Pekan Depan
Tim Nasional 10 November 2017, 22:18
-
Indra Sjafri Akui Belum Tahu Rencana Bakal Disekolahkan PSSI
Tim Nasional 10 November 2017, 18:34
LATEST UPDATE
-
Marah-Marah Saat Diganti, Lamine Yamal Malah Dapat Pujian dari Hansi Flick
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 05:26
-
Liverpool Menang Sih, Tapi Memang Main Buruk Lawan Nottingham Forest
Liga Inggris 23 Februari 2026, 05:18
-
Hasil AS Roma vs Cremonese: Gawang Emil Audero Diberondong Tiga Gol
Liga Italia 23 Februari 2026, 04:59
-
Tottenham vs Arsenal 1-4: Panggung Pembuktian Pemain dan Karakter Juara Meriam London
Liga Inggris 23 Februari 2026, 04:50
-
Man of the Match AC Milan vs Parma: Mariano Troilo
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:59
-
Man of the Match Tottenham vs Arsenal: Viktor Gyokeres
Liga Inggris 23 Februari 2026, 02:42
-
Hasil Milan vs Parma: Dipermalukan di Kandang, Rossoneri Semakin Tertinggal dari Inter
Liga Italia 23 Februari 2026, 02:27
-
Hasil Tottenham vs Arsenal: The Gunners Pesta Gol di Kandang Spurs
Liga Inggris 23 Februari 2026, 01:49
-
Hasil Atalanta vs Napoli 2-1: La Dea Bangkit, Partenopei Tersentak di Gewiss
Liga Italia 23 Februari 2026, 01:28
-
Man of the Match Barcelona vs Levante: Joao Cancelo
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:52
-
Hasil Barcelona vs Levante: Menang 3-0, Blaugrana Kudeta Puncak
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 00:24
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR