Dikatakan coach RD, melawan Papua Nugini yang baru dikalahkan oleh Maladewa 0-1, Indonesia akan tetap menurunkan formasi terbaiknya.
"Mereka bermain bagus di awal. Papua Nugini memiliki tipikal menunggu dan melakukan serangan balik cepat," kata pria yang akrab dipanggil RD itu.
Selain memiliki tipikal menunggu dan melakukan serangan balik cepat, RD juga menilai Papua Nugini juga berbahaya di bola-bola atas karena memiliki postur tubuh yang lebih tinggi daripada pemain Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Coach RD juga mengindikasikan akan melakukan beberapa perubahan dalam starting line up nanti.
"Rotasi pemain akan kami lakukan. Tapi tidak se-extrem pada ujicoba-ujicoba sebelumnya," kata mantan pelatih Persipura, Sriwijaya FC dan Arema Indonesia tersebut.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rahmad Darmawan Tak Mau Remehkan Papua Nugini
Tim Nasional 21 November 2013, 23:54
-
Timnas U-23 Kesulitan Hadapi Formasi 4-3-3 Laos
Tim Nasional 21 November 2013, 23:35
-
Rahmad Darmawan Akui Indonesia Terlalu Tegang
Tim Nasional 21 November 2013, 22:47
-
MNC Cup Jadi Prospek Jangka Panjang PSSI
Tim Nasional 21 November 2013, 14:12
-
Timnas U-23 Berpeluang Besar Juara MNC Cup 2013
Tim Nasional 21 November 2013, 13:28
LATEST UPDATE
-
Sudah Minta Maaf, Enzo Fernandez Tetap Absen Lawan Man City
Liga Inggris 10 April 2026, 21:02
-
Luciano Spalletti Resmi Perpanjang Kontrak di Juventus hingga 2028
Liga Italia 10 April 2026, 20:39
-
Live Streaming Madrid vs Girona - Link Nonton La Liga/Liga Spanyol di Vidio
Liga Spanyol 10 April 2026, 19:00
-
Live Streaming Roma vs Pisa - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 10 April 2026, 18:45
-
Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs Girona, Misi Bangkit di Bernabeu
Liga Spanyol 10 April 2026, 18:16
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45

























KOMENTAR