Bola.net - Ujicoba keempat Timnas U-19 dalam rangkaian Preparatory Camp Spanyol kembali berujung kekalahan. Melawan Real Madrid C di Estadio di Stefano, Kamis (25/09), dua penalti mewarnai kekalahan 0-5 Timnas U-19.
Timnas U-19 yang lebih banyak dihuni pemain pelapis sebenarnya cukup mampu menahan Madrid C yang juga diperkuat putra dari Zinedine Zidane, Enso Zidane. Setidaknya sepanjang babak pertama.
Namun, mental skuat berjuluk Garuda Jaya ini seolah runtuh usai wasit menunjuk titik putih begitu Rudolof Yanto Basma menjatuhkan pemain di kotak terlarang. Eksekusi penalti yang dilakukan Juanjo Narvaez sukses membawa timnya unggul 1-0 di menit ke-43.
Runtuhnya mental karena hukuman penalti itu makin terlihat kala Madrid C menggandakan keungggulannya semenit kemudian. Javier Munoz dengan tendangan mendatarnya membawa Madrid C menutup 45 menit babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Usai turun minum, Timnas U-19 tak kunjung jua bangkit. Belum genap 10 menit babak kedua berjalan, Indonesia harus kembali kebobolan karena skema umpan satu dua cantik Madrid C. Kali ini pemain pengganti, Alvaro, yang mencatatkan namanya di papan skor dan mengubah kedudukan menjadi 3-0.
Pelatih Indra Sjafri akhirnya bereaksi dengan melakukan rotasi demi membangkitkan mental anak asuhnya tersebut. Pemain yang biasa menghuni skuat utama seperti Maldini Pali, Evan Dimas dan Hargianto dimasukkan.
Perlahan Indonesia mampu bangkit dan melancarkan serangan usai pergantian tersebut. Namun, karena terlalu asyik menyerang, Timnas U-19 malah kebobolan lagi di menit ke-83.
Berawal dari sebuah serangan balik, Alvaro mendapatkan bola muntah. Sekali sontek ia kembali membobol gawang Indonesia tanpa mampu ditepis kiper Diki Indrayana yang sudah kehilangan langkah.
Skor 4-0 ternyata belum cukup bagi Madrid C. Pada injury time, mereka kembali mendapatkan penalti karena Hansamu Yama menjatuhkan Febas. Caballo yang menjadi eksekutor sukses menutup laga uji coba ini dengan skor 5-0 untuk kemenangan Madrid C. (bola/fjr)
Timnas U-19 yang lebih banyak dihuni pemain pelapis sebenarnya cukup mampu menahan Madrid C yang juga diperkuat putra dari Zinedine Zidane, Enso Zidane. Setidaknya sepanjang babak pertama.
Namun, mental skuat berjuluk Garuda Jaya ini seolah runtuh usai wasit menunjuk titik putih begitu Rudolof Yanto Basma menjatuhkan pemain di kotak terlarang. Eksekusi penalti yang dilakukan Juanjo Narvaez sukses membawa timnya unggul 1-0 di menit ke-43.
Runtuhnya mental karena hukuman penalti itu makin terlihat kala Madrid C menggandakan keungggulannya semenit kemudian. Javier Munoz dengan tendangan mendatarnya membawa Madrid C menutup 45 menit babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Usai turun minum, Timnas U-19 tak kunjung jua bangkit. Belum genap 10 menit babak kedua berjalan, Indonesia harus kembali kebobolan karena skema umpan satu dua cantik Madrid C. Kali ini pemain pengganti, Alvaro, yang mencatatkan namanya di papan skor dan mengubah kedudukan menjadi 3-0.
Pelatih Indra Sjafri akhirnya bereaksi dengan melakukan rotasi demi membangkitkan mental anak asuhnya tersebut. Pemain yang biasa menghuni skuat utama seperti Maldini Pali, Evan Dimas dan Hargianto dimasukkan.
Perlahan Indonesia mampu bangkit dan melancarkan serangan usai pergantian tersebut. Namun, karena terlalu asyik menyerang, Timnas U-19 malah kebobolan lagi di menit ke-83.
Berawal dari sebuah serangan balik, Alvaro mendapatkan bola muntah. Sekali sontek ia kembali membobol gawang Indonesia tanpa mampu ditepis kiper Diki Indrayana yang sudah kehilangan langkah.
Skor 4-0 ternyata belum cukup bagi Madrid C. Pada injury time, mereka kembali mendapatkan penalti karena Hansamu Yama menjatuhkan Febas. Caballo yang menjadi eksekutor sukses menutup laga uji coba ini dengan skor 5-0 untuk kemenangan Madrid C. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Diwarnai Dua Penalti, Timnas U-19 Takluk dari Madrid C
Tim Nasional 25 September 2014, 22:57
-
Review: Malaga Sukses Bikin Barca Frustasi
Liga Spanyol 25 September 2014, 05:01
-
Review: Gol Indah Osvaldo, Inter Raih Poin Sempurna
Liga Italia 25 September 2014, 04:17
-
Review: Rotasi, Chelsea Tetap Melaju
Liga Inggris 25 September 2014, 03:40
-
Review: Kalahkan Parma, Roma Turun Peringkat
Liga Italia 25 September 2014, 03:39
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR