Timnas U-19 yang lebih banyak dihuni pemain pelapis sebenarnya cukup mampu menahan Madrid C yang juga diperkuat putra dari Zinedine Zidane, Enso Zidane. Setidaknya sepanjang babak pertama.
Namun, mental skuat berjuluk Garuda Jaya ini seolah runtuh usai wasit menunjuk titik putih begitu Rudolof Yanto Basma menjatuhkan pemain di kotak terlarang. Eksekusi penalti yang dilakukan Juanjo Narvaez sukses membawa timnya unggul 1-0 di menit ke-43.
Runtuhnya mental karena hukuman penalti itu makin terlihat kala Madrid C menggandakan keungggulannya semenit kemudian. Javier Munoz dengan tendangan mendatarnya membawa Madrid C menutup 45 menit babak pertama dengan keunggulan 2-0.
Usai turun minum, Timnas U-19 tak kunjung jua bangkit. Belum genap 10 menit babak kedua berjalan, Indonesia harus kembali kebobolan karena skema umpan satu dua cantik Madrid C. Kali ini pemain pengganti, Alvaro, yang mencatatkan namanya di papan skor dan mengubah kedudukan menjadi 3-0.
Pelatih Indra Sjafri akhirnya bereaksi dengan melakukan rotasi demi membangkitkan mental anak asuhnya tersebut. Pemain yang biasa menghuni skuat utama seperti Maldini Pali, Evan Dimas dan Hargianto dimasukkan.
Perlahan Indonesia mampu bangkit dan melancarkan serangan usai pergantian tersebut. Namun, karena terlalu asyik menyerang, Timnas U-19 malah kebobolan lagi di menit ke-83.
Berawal dari sebuah serangan balik, Alvaro mendapatkan bola muntah. Sekali sontek ia kembali membobol gawang Indonesia tanpa mampu ditepis kiper Diki Indrayana yang sudah kehilangan langkah.
Skor 4-0 ternyata belum cukup bagi Madrid C. Pada injury time, mereka kembali mendapatkan penalti karena Hansamu Yama menjatuhkan Febas. Caballo yang menjadi eksekutor sukses menutup laga uji coba ini dengan skor 5-0 untuk kemenangan Madrid C. (bola/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Review: Diwarnai Dua Penalti, Timnas U-19 Takluk dari Madrid C
Tim Nasional 25 September 2014, 22:57
-
Review: Malaga Sukses Bikin Barca Frustasi
Liga Spanyol 25 September 2014, 05:01
-
Review: Gol Indah Osvaldo, Inter Raih Poin Sempurna
Liga Italia 25 September 2014, 04:17
-
Review: Rotasi, Chelsea Tetap Melaju
Liga Inggris 25 September 2014, 03:40
-
Review: Kalahkan Parma, Roma Turun Peringkat
Liga Italia 25 September 2014, 03:39
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR