Strategi tersebut diungkapkan oleh asisten pelatih Timnas U-23, M Zein Al Hadad. Menurutnya, skuat Garuda Muda harus pandai bermain tempo dalam laga nanti.
"Korea Selatan memiliki kekuatan individual maupun tim. Organisasi permainan juga baik, dari menyerang dan bertahan. Mereka juga punya kecepatan. Karena itu, Kami harus pintar mainkan tempo," ujar Zein.
"Kalau mereka bermain dengan kecepatan, tidak bisa dilawan dengan kecepatan. Kalau ternyata mereka lebih kuat dalam kecepatan, mereka akan menang. Kecepatan harus dilawan dengan kesabaran. Kapan bermain cepat dan kapan menurunkan tempo. Bukannya bermain lambat, tapi memainkan tempo diperlukan agar mereka tidak bisa mengandalkan kecepatannya," tambahnya.
Lebih lanjut, Zein menyatakan timnya membutuhkan dukungan masyarakat untuk mewujudkan kemenangan di laga nanti, yang sekaligus menjadikan Indonesia menjuarai Grup H.
"Laga melawan Korea Selatan menentukan lolos atau tidaknya ke Qatar. Tidak ada kata lain, anak-anak harus fight dan tampil habis-habisan. Kami tentu harus memanfaatkan motivasi untuk lolos. Dukungan dari publik juga dibutuhkan untuk melipatgandakan motivasi. Kami berharap masyarakat datang memberikan dukungan," pungkasnya. [initial]
Jangan Lewatkan!
- Selain Kalahkan Korsel, Ini Skenario Lolos Timnas U-23
- Manahati dan Evan Dimas Sabar Tunggu Arahan Tim Pelatih
- Zein Al Hadad: Korsel Juga Takut Kepada Indonesia
- Menpora Berharap Timnas U-23 Ulangi Sukses Libas Korsel
- Tantang Korsel, Indonesia Harapkan Bantuan Non-Teknis
- Pelatih Timor Leste: Korsel Lebih Kuat dari Indonesia
- Aji Santoso Tak Ingin Timnas U-23 Silau Kekuatan Korsel
- Ramu Skuat Terkuat, Korea Selatan Songsong Indonesia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Evan Dimas Akui Petik Pelajaran Dari Korsel
Tim Nasional 31 Maret 2015, 22:12
-
Aji Santoso Ungkap Alasan Turunkan Evan Dimas
Tim Nasional 31 Maret 2015, 22:09
-
Tragis, Indonesia Gagal Lolos ke Piala Asia U-23
Tim Nasional 31 Maret 2015, 22:04
-
Aji Santoso Akui Pemain Tidak Tampil Konsisten
Tim Nasional 31 Maret 2015, 19:25
-
Galeri 31 Maret 2015, 19:21
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58



















KOMENTAR