Bola.net - Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI, Yunus Nusi menegaskan, PSSI akan tetap jadi bagian dari Konfederasi Sepak Bola ASEAN (AFF). Sebab, jika keluar, para pencinta sepak bola di Tanah Air, khususnya pendukung Timnas Indonesia bakal nonton apa?
"Kalau PSSI keluar dari AFF, lalu apa yang akan ditonton oleh publik? Menunggu event AFC? Kan belum tentu sepadat di AFF. Lagian AFF juga menjadi ajang uji coba kita menuju event-event AFC," ujar Yunus, disadur dari laman PSSI, Selasa (9/8/2022) malam WIB.
AFF memang punya banyak ajang yang bisa diikuti Timnas Indonesia, baik senior maupun kelompok umur.
Piala AFF untuk timnas senior biasanya digelar dua tahun sekali. Untuk U-16, U-19, U-15 women, dan U-18 women, dihelat setahun sekali.
Sementara itu, event AFC untuk timnas senior berlangsung empat tahun sekali. Untuk U-17, U-20, U-23, U-16 women, dan U-19 women-nya digelar dua tahun sekali.
"Jadi PSSI tetap berada di naungan AFF. Sudah sewajarnya jika anggota ASEAN itu solid di semua bidang, termasuk olahraga," kata Yunus.
Baca halaman berikutnya ya Bolaneters.
Hormati Putusan AFF
Sebelumnya, sempat ramai ada desakan kepada PSSI untuk keluar dari AFF dan pindah ke Federasi Asia Timur (EAFF). Ini menyusul dugaan kecurangan dalam laga terakhir fase Grup A Piala AFF U-19 2022 antara Vietnam dan Thailand yang membuat Timnas Indonesia U-19 gagal lolos ke semifinal.
Namun, setelah diinvestigasi, AFF memutuskan tidak ada pelanggaran fair play dalam laga tersebut. PSSI pun menerima putusan itu.
“Soal PSSI yang mempertanyakan laga antara Vietnam dan Thailand sudah dijawab AFF. Kami semua menerimanya dengan lapang dada. Jika memang tidak ditemukan kecurangan saat laga antara Thailand dan Filipina, kami juga menghargai keputusan AFF," tutur Yunus.
"Kami berterima kasih. Kami menghormati putusan itu. Fokus kami saat ini adalah memajukan sepak bola," imbuhnya.
(Bola.net/Fitri Apriani)
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Piala AFF U-16 2022: 5 Pemain Kunci Timnas Indonesia U-16 untuk Bungkam Myanmar
- Pemain Vietnam Dilempari oleh Suporter Timnas Indonesia U-16, Bima Sakti Minta Maaf
- AS Trencin, Tim Anyar Witan Sulaeman Spesialis Babak Kualifikasi Liga Champions dan Liga Europa
- Dukungan Penuh Marc Klok hingga Stefano Lilipaly untuk Witan Sulaeman yang Gabung AS Trencin
- FC ViOn Zlate Moravce, Klub Egy Maulana Vikri Penghuni Dasar Klasemen Liga Slovakia
- Resmi Gabung AS Trencin, Witan Sulaeman: Tantangan Baru Dimulai!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Yunus Nusi: Jika PSSI Keluar dari AFF, Publik Nonton Apa?
Tim Nasional 10 Agustus 2022, 08:15
-
Cair! Timnas Indonesia U-16 Diguyur Bonus Rp 100 Juta Oleh PSSI
Tim Nasional 7 Agustus 2022, 13:54
-
Kantor PSSI Bakal Pindah ke Ibu Kota Nusantara, Iwan Bule: Itu Aturan FIFA
Tim Nasional 5 Agustus 2022, 13:53
LATEST UPDATE
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
-
Jadwal Live Streaming WorldSBK Australia 2026 di Vidio, 20-22 Februari 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 10:10
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR