
Bola.net - Pelatih Inter Milan Antonio Conte angkat topi pada Shakhtar Donetsk karena melihat tim tersebut mampu tampil pada level tertinggi meski berganti pelatih dan pemain.
Pujian itu terlontar jelang pertemuan antara Inter Milan vs Shakhtar di semifinal Liga Europa. Duel itu akan digelar di Esprit Arena, Dusseldorf, Jerman, Selasa (18/08/2020) dini hari WIB.
Bagi kedua tim, ini adalah pertemua kedua mereka di Eropa. Sebelumnya mereka bersua di babak kualifikasi Liga champions pada musim 2005-06.
Di atas kertas, Inter jelas diunggulkan atas Shakhtar. Pasalnya komposisi pemain Nerrazzurri jelas lebih apik ketimbang wakil Ukraina tersebut.
Pujian Conte untuk Shakhtar
Meski demikian, Antonio Conte memperingatkan semua pihak, termasuk anak-anak asuhnya agar tidak meremehkan Shakhtar Donetsk. Pasalnya mereka tetap merupakan sebuah tim yang solid.
Mereka punya banyak pemain berkualitas. Yang paling membuat Conte terkesan adalah, klub tersebut nampaknya selalu bisa tampil oke meski berganti pelatih dan pemain.
"Shakhtar adalah tim yang penuh dengan bakat dan telah menunjukkan selama bertahun-tahun bahwa mereka dapat mengganti pelatih atau pemain, tetapi mereka selalu membangun kembali dan mempertahankan level yang sangat tinggi," ucapnya, seperti dilansir Football Italia.
“Saya ingat ketika saya berada di Juventus melawan Shakhtar di Liga Champions dan bersama-sama kami mengalahkan Chelsea, yang merupakan juara bertahannya. Pada saat itu, mereka memiliki pemain-pemain yang belum begitu terkenal, tetapi mereka seperti Henrikh Mkhitaryan, Darijo Srna, Pyatov, dll."
“Saya angkat topi kepada mereka dan direktur mereka karena dapat terus-menerus menemukan bakat-bakat ini. Saya pikir Shakhtar bermain dengan kekuatan mereka sendiri, jadi bergantian periode tekanan dengan lebih banyak duduk dan mencoba memukul kami melalui serangan balik. Mereka memiliki identitas yang sangat jelas," tuturnya.
Pujian untuk Luis Castro
Antonio Conte pun tak lupa untuk menyematkan pujian kepada pelatih Shakhtar Donetsk saat ini, Luis Castro. Conte terkesan dengan kemahiran sang arsitek memoles khususnya para gelandang serangnya dan penyerangnya.
“Luis Castro pantas mendapatkan pujian karena telah meyakinkan begitu banyak pemain berbakat untuk bekerja keras untuk tim. Tidak mudah untuk mendapatkan gelandang dan penyerang yang kreatif untuk juga bekerja sangat keras dan tetap terkonsentrasi di pertahanan, jadi itu membutuhkan kerja keras," puji Conte.
Antonio Conte memang layak memuji Luis Castro. Sejak ditunjuk jadi pelatih Shakhtar Donetsk pada Juli 2019 lalu, ia telah meraih 31 kemenangan dari 45 pertandingan, dan hanya kalah enam kali saja.
(Football Italia)
Berita Inter Milan Lainnya:
- Lionel Messi, Lebih Dari Sekadar Mimpi Bagi Inter Milan
- Data dan Fakta Liga Europa: Inter Milan vs Shakhtar Donetsk
- Prediksi Inter Milan vs Shakhtar Donetsk 18 Agustus 2020
- Jadwal Babak Semifinal Liga Europa 2019/2020: Siaran Langsung di SCTV
- Setelah Alexis Sanchez, Inikah Rekrutan Kedua Inter Milan?
- Terungkap, Solskjaer Jadi Alasan Ashley Young Pindah ke Inter Milan
- Peringatan Bagi Barcelona: Inter Punya Kemampuan untuk Datangkan Messi
- Moratti Akui Salah Tentang Lukaku, Soal Apa?
- Antonio Conte Coba Bawa N'Golo Kante ke Inter Milan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Antonio Conte Angkat Topi Pada Shakhtar Donetsk, Buat Apa?
Liga Eropa UEFA 17 Agustus 2020, 04:15
-
Antonio Conte Coba Bawa N'Golo Kante ke Inter Milan
Liga Italia 14 Agustus 2020, 21:40
-
Inter Milan Singkirkan Leverkusen
Galeri 13 Agustus 2020, 09:37
-
Terakhir Kali Lolos ke Semifinal Kompetisi Eropa, Inter Milan Juara
Liga Eropa UEFA 12 Agustus 2020, 15:06
-
Eks Pemain Inter Milan Ini Berpeluang Gantikan Antonio Conte
Liga Italia 11 Agustus 2020, 21:24
LATEST UPDATE
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
-
Prediksi Arsenal vs Liverpool 9 Januari 2026
Liga Inggris 8 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
























KOMENTAR