
Bola.net - Manajer Tottenham, Jose Mourinho, tidak cukup senang dengan regulasi peserta babak 32 Besar Liga Europa. Mourinho menilai tidak adil jika ada tim yang gagal di Liga Champions bermain di Liga Europa.
Mourinho sukses membawa Tottenham melaju ke babak 32 Besar Liga Europa 2020/2021. Tottenham melaju usai menjadi juara Grup J dengan 13 poin dari enam laga.
Tottenham menjadi juara grup usai menang 2-0 lawan Antwerp pada laga terakhir Grup J, Jumat (11/12/2020) dini hari WIB. Dua gol Tottenham dicetak Carlos Vinicius dan Giovani Lo Celso.
Tidak Adil
Ada dua jalur untuk bisa berlaga 32 Besar Liga Europa. Pertama, dengan menempati dua posisi paling atas fase grup Liga Europa. Kedua, berada di posisi ketiga fase Grup Liga Champions.
"Sejujurnya itu [8 tim dari Liga Champions] membuat kompetisi ini lebih berkualitas," buka Mourinho dikutip dari SportsMole.
"Ketika Anda punya delapan tim baru di kompetisi ini, delapan tim dengan level lain dan mereka turun ke Liga Europa, tentu saja level kompetisi akan meningkat," imbuh Mourinho.
Namun, di sisi lain Mourinho menilai situasi ini tidak adil. Sebab, mereka adalah tim yang sudah tersingkir. "Tidak adil bahwa tim yang gagal di satu kompetisi turun ke kompetisi lainnya," kata Mourinho.
Manchester United Favorit Juara
Jose Mourinho yakin bahwa tim dari Liga Champions bakal menjadi favorit juara Liga Europa. Sebab, mereka memang punya kualitas yang lebih baik dari kebanyakan tim yang berlaga di Liga Europa sejak awal.
"Bayangkan, ini seperti tim yang ada di peringkat ketiga Liga Europa, alih-alih selesai, mereka akan bermain dalam kompetisi dalam hierarti ketiga sepak bola Eropa," kata Mourinho.
"Tentu saja, kini Manchester United menjadi salah satu favorit juara Liga Europa. Tim yang turun selalu kuat. Biasanya, mereka tidak masuk dalam level kompetisi Liga Europa," tutup Mourinho.
Sumber: SportsMole
Baca Ini Juga:
- 5 Pelajaran Duel Tottenham vs Antwerp: Kandidat Kuat Juara Liga Europa?
- Lupakan Liga Europa, Arteta Minta Timnya Mulai Menang di Premier League
- Bersinar di AC Milan, Apa Lagi yang Harus Diperbaiki Jens Petter Hauge?
- Warganet Sepakat, Folarin Balogun Lebih Hebat Ketimbang Pierre-Emerick Aubameyang
- Sempurna di Liga Europa, Sekarang Hadapi Kenyataan di Premier League Ya, Arsenal!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ferdinand Sebut Liverpool Sebagai Kandidat Terkuat Juara UCL dari Inggris
Liga Champions 11 Desember 2020, 20:27
-
4 Rapor Merah Ole Gunnar Solskjaer Bersama Manchester United di Pentas Liga Champions
Liga Inggris 11 Desember 2020, 13:51
-
Bukan Lawan Barcelona, Ini 5 Aksi Terbaik Cristiano Ronaldo di Liga Champions
Liga Champions 11 Desember 2020, 13:17
-
MU Tersingkir dari Liga Champions, Taktik Ole Gunnar Solskjaer Dianggap Tak Masuk Akal
Liga Inggris 11 Desember 2020, 11:05
-
Kecuali MU, Tim-Tim Inggris Jadi Juara Grup di Pentas Eropa
Liga Champions 11 Desember 2020, 09:34
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
-
Man of the Match Bologna vs Inter Milan: Federico Bernardeschi
Liga Italia 24 Mei 2026, 01:44
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Klasemen Pembalap Formula 1 2026
Otomotif 23 Mei 2026, 23:41
-
Bruno Fernandes jadi Pemain Terbaik Premier League 2025/2026
Liga Inggris 23 Mei 2026, 22:43
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR